SHE IS MAFIA!

SHE IS MAFIA!
SHE IS MAFIA 21



Nay pun melakukan yang seharusnya dia lakukan tapi masalahnya saat ini Nay membekapnya dengan tubuhnya dan tangannya menjalar ke pinggang nay dengan Ketelitian dan kehati hatian Nay pun melepaskan Tangan Sean saat dia melepaskan langsung lah dia mengambil permen karet dan menempelkannya ke jari sean sampai terjiplak lah garis garis jari sean


"Gotcah oke misi selesai besok tinggal kita mengucapkan selamat tinggal kepada rumah ini dan boom Malam nanti aku akan Pergi jauh"batin Nay  dan langsung mengacungkan jempolnya kepada CCTV


"Kau memang adik ku"kata Gerald melihat dari monitor


KEBESOKAN HARINYA


3 hari lagi adalah pernikahan Nay dan Sean


Tapi sesuai janji sean hari ini semua pelayan di kumpulkan ini lah yang membuat nay was was apakah dia akan diperiksa juga?


Karna seperti yang kalian tau bahwa Edward sudah mencurigai dia.


Nay pun Berdiri disamping sean


"Semuanya Periksa!"Kata Sean menyuruh


Bodyguardnya


semuanya diperiksa tanpa sisa Nay pun mulai keringat dingin tapi dia tetap menetralkan nya


Sean pun melihatnya nampak sedikit Aneh


"Sayang kau tak apa apa?"tanyanya


"Ahh tidak tidak apa apa.."Kata Nay mengandeng tangan Sean dan memeluk tangannya


"Ehmm baiklah"kata Sean mengecup kepala Nay


semuanya aman..semuanya sudah periksa..


Sean duduk sembari membelai Nay dengan lembut dan memperhatikan semuanya


"Ehmm edward sepertinya dugaan mu salah kau membuang waktuku"kata sean


"Tuan sepertinya Kau ketinggalan satu yang belum diperiksa"kata Edward dengan sopan


"SHIT EDWARD!MATILAH KAU!LIHAT SAJA AKAN KUBUNUH KAU NANTI!"batin Nay


"EDWARD KAU INGIN MENCELAKAN ADIK KU *******"kata Gerald


"Siapa semuanya sudah jelas edward"kata sean sembari ingin berdiri begitu juga Nay


"Tuan Nona Nay belum anda periksa"kata edward


"F*CK!"batin Nay


"Sampah!"kata Gerald


Tiba tiba Sean mengambil kerah edward


"Apa maksud Mu kau ingin kubunuh?kau menganggap Kekasih ku calon Istriku..SEBAGAI PELAYAN?!"Kata Sean


"Terimakasih sean"batin Nay


"Sudah kuduga"kata Gerald


Edward diperilakukan seperti itu pun terkejut pasalnya Sean tidak pernah kasar atau menyentuhnya sama sekali..tiba tiba gara gara seorang wanita dia sampai tega.


"Sean sudahlah tidak apa apa"kata Nay mengambil lengan sean


"Bukan begitu tuan saya mohon maaf"kata Edward


Dan sean pun melepaskannya karna Nay menyuruhnya


"Dengar edward jangan sekali sekali kau me gatakan itu lagi.karna aku tidak akan segan segan menghabisi mu jika kau berkata seperti itu kepada Nay lupakan hari ini"Kata sean mengandeng nay langsung dan pergi dari situ


Saat pergi Nay pun memberi senyum smirk sangat tipis


Dan edward pun melihatnya


"Wanita itu...matanya...dan senyumannya menandakan jika dia bukan wanita baik baik sabar edward...kau tidak boleh gegabah lihat perlakuan Tuan sean pada mu tadi "batin Edward


Semuanya berjalan lancar seperti semula saat ini Sean dan Edward sedang membahas kerjaan di ruang kerja mereka


"Tuan bagaimana kita check cip yang ada diruang bawah tanah?"kata edward


"Boleh boleh saja"kata Sean tanpa disadari Nay tersenyum smirk dan datang membawa teh


"Sean ini teh untuk mu"kata Nay


"Terimakasih sayang.."Kata sean langsung meminum teh tersebut


"Sean?aku baru tau bahwa ada ruang bawah tanah"kata Nay berpura pura


"Iya ada tapi itu untuk hal hal penting"kata Sean dan Edward hanya mengangguk


"Wahhh boleh kah aku kesana?"kata Nay menanyakan


"Mengapa"tanya Nay murung dan itu dilihat sean


"Karna disitu tempat tempat barang barang yang sangat penting nanti hilang.."kata Edward


"Kau menuduh kekasih ku pencuri edward?"tanya sean tak suka


Sean bingung dengan edward mengapa edward akhir akhir ini kenapa dia seperti sangat tidak menyukai pujaan hatinya itu


"Bukan seperti itu tuan hanya memperingatkan"kata Edward


"Ehmm Nay sayang nanti sore kita akan pergi keruang bawah tanah sekalian kita melihat barang yang sangat berharga jadi keluarlah dulu kita akan membahasnya nanti"kata sean mencium kening Nay


"Baiklah"kata Nay tersenyum dan mencium pipi Sean yang membuat Sean seperti kerang rebus karna malu dicium Nay seperti itu... dia harus menetralkan detak jantungnya...edward yang melihatnya hanya diam..


Nay pun keluar dengan senang dan dalam kesenangannya itu ada sesuatu yang sangat licik


"Gotcha akan lebih mudah bagi ku untuk menelusurinya dulu baru kita akan keluar "batin Nay melihat Kamera CCTV


"Nice"Kata gerald didepan Layar monitor


SEAN POV


AUTHOR POV


Sean sudah tak tahan karna tingkah edward tadi dia sudah menetralkan detak jantungnya tadi dan saatnya dia bertanya


"edward mengapa Kau ku lihat begitu curiga dengan Nay apa masalah mu?"tanya Sean


"Tidak tuan aku rasa Nona Nay punya maksud yang buruk kemarin saja dia seperti mengeluarkan senyuman jahat kepada ku disaat kau memarahi ku tuan dan tampaknya dia juga sangat khawatir tentang pemeriksaan pelayan tadi"kata Edward panjang kali lebar.


"Bagaimana bisa kau mencurigainya?"kata Sean bertanya lagi


"CCTV.aku yakin CCTV itu sudah di manipulasi oleh seseorang"kata Edward


"Tapi kau sudah tau tidak apa apakan edward"kata Sean


"Iya semuanya baik baik saja dan itu yang membuat ku aneh tuan..karna aku sangat yakin bahwa CCTV itu bermasalah tapi tiba tiba tidak. Jika ada mata mata itu pasti nona Nay karna Semuanya sudah diperiksa dan apa lagi tuan mengajak Nona Nay keruangan bawah tanah yang memiliki cip yang sangat berharga"kata Edward terus terang


"Jangan kau berburuk sangka seperti itu tentanga kekasih ku Edward dia gadis baik baik aku sudah mencari taunya.jangan kau berburuk sangka!"kata Sean menegaskan


"Baiklah tuan aku sudah memperingatkan"kata Edward dan sean jengkel mendengar itu dan langsung keluar dia tidak suka jika ada yang menjelek jelekan Nay pujaanya..obsesinya..cintanya..


Dia tidak suka!


SORE HARINYA


Nay,Edward,dan Sean sedang berada di dekat lorong yang jika kalian ingat Nay pernah menemukan lantai yang berbeda disaat bersih bersih dan benar saja mereka ada disini dan Edward pun menekan Lantai tersebut dan gotcha dinding pun terbuka yang memperlihatkan lift disana


Nay pun pura pura terpelongo dengan kecanggihannya sebenarnya dia biasa saja karna dia sudah pernah melihat seperti ini


"wahh canggihnya"kata Nay


"tentu saja"kata Sean bangga bisa membuat Nay terkejut


mereka pun masuk kedalam lift sean mengandeng tangan Nay mereka pun turun dan terlihat ada laser


yang mengelilingi jalan mereka


nay melihat bahwa edward meletakkan pupilnya di salah satu benda dan tiba tiba lasernya hilang


nay pun bertanya agar dia bisa menelusurinya


"wahhh laser tadi tiba tiba hilang kenapa?"tanya Nay antusias


karna gemas sean mengacak ngacak rambut Nay


"laser itu bisa membunuh siapapun yang menyentuhnya makanya harus di matikan dengan mata edward"kata Sean menjelaskan


nay tidak terkejut dengan perkataan sean karna dia bisa melewati laser itu dengan mudah nanti


"oh begituu ihh seremnya "kata Nay


"tidak apa apa sayang selama masih ada aku kau akan aman"kata sean


nay pun tersenyum manis kepada sean


"thanks"kata Nay


mereka pun berjalan kedepan dan tibalah mereka di depan pintu brangkasnya..


nay memperhatikan sean dari awal..


dia melihat sean Menjulurkan jarinya dan Nay kira bahwa itu akan terbuka tapi


"buka"kata sean dan langsung pintu terbuka


"EH?!JADI BERANGKASNYA HARUS PAKAI SUARA JUGA?! ****** 2 HARI LAGI PERNIKAHAN GIMANA AKU REKAM SUARA SEAN?!"batin Nay