
"Ughh"Ucap seseorang yang baru bangun
"Ah? Kau sudah bangun?"Ucap seorang anak lelaki
"Hmn"Ucap Anak perempuan yang baru bangun sambil mengangguk pelan
"Ariaaa~ Sudah hampir waktunya makan malam nih, kau ingin kembali ke kamar dulu apa langsung ke ruang makan?"Tanya seorang anak laki-laki disana
"HM...........Aku ke kamar dulu deh kak Rion" Ucap Aria setelah berpikir
"Ok. Kalau begitu kita berpisah disini.... Dadah!" Ucap seorang anak lelaki
"Dadah"Ucap Aria masih dengan lemas
-------------------
Kemudian setelah Aria kembali ke kamar ia pun langsung membersihkan tubuhnya dibantu dengan beberapa pelayan
"Hoammm. Ayah dan para kakak sudah diruang makan?" Tanya Aria pada pelayan yang sedang menyisir rambut Aria
"Ya tuan putri. Para pangeran dan Yang mulia raja sudah disitu" Ucap sang pelayan
"Ok. Kalau begitu aku akan pergi ke sana sekarang"Ucap Aria yang langsung memakai sandalnya kemudian berlari menuju ruang makan
"Tunggu tuan putri!! Setidaknya ganti sandal anda menjadi sepatu terlebih dahulu" Teriak salah satu pelayannya
"Gak! Gamau! Gini aja"Teriak Aria balik dari depan
Kemudian Aria pun langsung berlari keluar kamarnya
-----------------
Tak butuh waktu lama, Aria pun sampai ke ruang makan
"Ah akhirnya kau sampai Aria"Ucap seseorang dari dalam ruangan
"Iya. Maaf, Aku lama ya kak Ares?"Tanya Aria kepada Ares
"Ga, enggak kok. Kita tak menunggu terlalu lama"Ucap Ares sambil tertawa hambar
'Ka, setidaknya hilangkan kebiasaan berbohong mu dulu' Batin Aria
Kemudian mereka pun memulai makan malamnya
------------------
"Ayah!"Ucap seorang anak laki-laki sambil berteriak sedikit kencang
"Ada apa Arion?" Tanya Arthur yang hampir tersedak karna teriakan anak ketiga nya
"Ayah! Apa benar ayah menyuruh Aria membaca buku sejarah kerajaan?" Tanya Arion
"Ya benar kar-"Ucap Arthur yang terpotong
"KENAPA?!" Ucap Ares yang memotong ucapan Arthur
"Kan Aria sudah menjelaskannya, Ares" Ucap Arkhdal dengan tenang
"Tap-" Ucap Ares yang terpotong
Ternyata tanpa Aria sadari Arthur memberi kode pada Ares
"O-oh" Ucap Ares dengan pelan
"Aku akan kembali duluan" Ucap Aria yang langsung pergi
"Vous aussi" Ucap Aria
"Wah hebat kau sudah bisa menguasai bahasa Prancis"Puji Arion
Kemudian Aria pun langsung pergi setelah tersenyum akan pujian yang is dapat dari Arion
----------------
Dan sesampainya Aria di kamar nya
"Tinggalkan aku sendiri"Ucap Aria pada para pelayan nya
"Baik Tuan Putri"Ucap para pelayan nya yang langsung pergi dan menutup erat pintu kamar
"Je t'appelle Hirio" Ucap Aria dengan suara kecil
"Ada apa?" Tanya Hirio
"Aku ingin kembali ke dunia itu" Ucap Aria kepada Aria
"Hanya seperti itu kan kau juga bisa Arianne La'Vincent" Ucap Hirio dengan kesal
'Ada apa hingga kau sekesal itu?'Batin Aria yang bertanya kepada Hirio
"Gapapa cepat tidur sana" Ucap Hirio kepada Aria
'Hmn' Batin Aria yang langsung tidur diatas tempat tidur nya
-------------------
Tak butuh waktu lama Aria sudah sampai ke alam bawah sadarnya
'Kakek tua dimana kau?'Teriak Aria memanggil Lire
'Dasar murid tak tau diri!' Teriak Lire balik
'Siapa murid mu?' Tanya Aria
'Ya kau lah' Jawab Lire
'Mulai lagi deh' Batin Hirio muak dengan pertengkaran mereka
Dan..... Lire sama Aria bertengkar dalam waktu yang cukup lama hingga....
"CUKUPPPP" Teriak Hirio yang kesal
"Kalau kalian bertengkar lagi aku akan menyerap energi kalian dan kalian akan langsung kehabisan energi!"
"Lire, kalau Rio marah nyeremin ya"Bisik Aria dengan pelan kepada Lire
"Iya. Dari dulu dia seperti monster saat sedang marah"Bisik Lire lagi kepada Aria
"KA-LI-AN!!! BISIKAN KALIAN KEDENGERAN TAUK!" Hirio yang kesal pun akhirnya tambah kesal
✨ TBC ✨
Jangan lupa tetep komen dan like ya. Jangan lupa tambahin novel ini ke daftar favorit kalian ya ( ˘ ³˘)♥
BABAYYYY~
🌹Note 🌹
Vous Aussi \= Kau juga