
Previous•
"Aria!~Cepatlah! Ini hari kelulusan mu kan?" Teriak seseorang sambil berlari
"Baik baik! Ah- Tunggu sebentar!" Ucap seorang perempuan yang dipanggil Aria sedang memakai sepatunya
"Cepatlah Aria!~" Ucap seseorang lagi
"Baik baik! Tunggu sebentar~" Ucap Perempuan itu lagi
"Aria, kamu akan segera lulus masa masih lama?" Tanya orang yang pertama kali berbicara
"Iya, sebentar lagi berarti kamu pesta debutante loh~" Ucap seorang lelaki lagi sambil tersenyum manis
"EHHH? SUDAH JANGAN BAHAS HAL INI!" Teriak perempuan bernama Aria~
"Tap-" Ucap seorang yang terpotong
Present•
"Sudahlah! Ayo cepat!" Teriak Aria buru buru berlari pergi
Kemudian ke-empat orang tersebut langsung berlari menuju aula utama Akademi. Untungnya mereka belum telat, tapi hampir telat. Dan sang kepala sekolah pun memulai pidatonya selama sekitar 1 jam yang kemudian dilanjutkan oleh salah satu murid baru yang dipilih.
Akhirnya setelah mendengar pidato yang amat panjang dan lama, sekarang pengambilan bola sihir mereka (Di akademi sihir, tiap murid yg lulus dikasih bola sihir. Penanda bahwa mereka udh lulus)
Bola sihir milik Aria bersinar dan berubah warna menjadi biru terang (Biru pastel gitu lah)
"Wah~ bola sihir mu keren!" Puji Arion saat melihat Aria sudah kembali dengan sebuah bola berukuran sedang
"Tentu saja! Kan bola sihirku makanya keren!" Ucap Aria dengan percaya diri tingkat tinggi
"Iyain deh biar cepet" Pasrah Arion melihat tingkah laku adik perempuan tersayang nya yang sangat amat terlampau percaya diri
"Setelah ini kita akan ke istana kan?" Tanya Aria sambil mengelus bola sihirnya dengan pelan dan hati hati
"Iya" Jawab Arkhdal sambil melihat Ares yang sedang meminta seorang pengawal istana yang menjaga mereka untuk segera menyiapkan kereta kuda
Akhirnya setelah kereta kuda yang diminta Ares datang mereka pun langsung bergegas menuju Istana yang jaraknya lumayan jauh dari akademi
Dan akhirnya mereka sampai setelah melewati perjalanan yang cukup jauh dan melelahkan (Padahal duduk doang)
"Selamat datang kembali para yang mulia" Sapa para Pelayan yang telah berbaris di depan istana hingga masuk ke istana
"Anda ingin mandi dulu atau makan dulu yang mulia?" Tanya Yvotte pada Aria
________________________
Mari menuju Arthur P.O.V
________________________
'Knock knock' Suara ketokan pintu pada ruang kerja ku terdengar sangat jelas
Lalu saat aku bilang kata 'iya' pintu itu langsung terbuka tanpa dalam dan seseorang pun masuk
"Papa! Papa merindukan ku kan?" Tanya anak perempuan ku satu satunya
Kita sudah tak bertemu sekitar 2 tahun semenjak kedatangan nya ke Istana 2 tahun yang lalu di bawa oleh para putraku, dan sekarang ia telah berdiri di depan meja ku. Tersenyum lebar dan juga memegang sebuah bola sihir, yang artinya ia telah berhasil lulus
"Iya" Hanya satu kata itu yang dapat keluar dari mulutku
Kemudian putri ku maju dan mendekat padaku. Lalu ia memelukku erat dan berkata
"Papa! Lihatlah aku berhasil lulus! Bola sihirku kerenkan? Aku ingin hadiah kelulusanku!" Ucapnya dengan sangat amat antusias
**Tentu saja aku meng-iya kan ucapannya dengan menganguk kan kepalaku, tapi aku cukup penasaran apa yang di inginkan putri ku sebagai hadiah kelulusannya. Bukannya ia tinggal mengambil saja? Tak usah repot-repot hingga harus meminta padaku
Tapi karna ia telah meminta sesuatu padaku, aku harus mengabulkan nya bukan**
"Apa yang kau inginkan?" Tanya ku dengan nada yang melembut dan senyuman tipis dibibirku
"PAPAAAAA! AKU ING-" Ucapan nya terpotong
'Brakkk'
_______________________
TBC
See you in next Chapter
___________________________________
Oh iya! Di chap sebelumnya dijelasin bahwa lama cewek&cowok belajar di akademi beda-beda kan ya? Nah di chap ini, Arkhdal, Ares, sama Arion udh lulus
Maap makin gaje dan makasih udh tetep baca sampe sini
Jangan lupa like, komen & masukin ke daftar fav kalian ya!~