Reborn As A King'S Daughter

Reborn As A King'S Daughter
|Chapter 10|



Previous•


"Mari kita lanjut ke pangeran keenam dan juga pangeran terakhir namanya adalah Kav-" Ucap Yvotte yang terpotong akan suara pintu yang terbuka


'Brakkkkk' Suara pintu yang terbuka dengan agak kencang pun terdengar


Present•


"Ada apa?" Tanya Aria pada pelayan yang baru masuk


"Ini dia buku-buku yang diperlukan oleh yang mulia" Ucap pelayan tersebut yang baru saja masuk yang ternyata adalah Nina * Masih inget ga? Di eps 5 dia dah keluar kok*


"Baiklah, terimakasih Nina. Kau boleh pergi mengerjakan tugas mu sekarang" Ucap Aria yang mengisyaratkan bahwa ia menyuruh Nina pergi


"Baik. Saya permisi yang mulia" Ucap Nina yang peka akan kode Aria lalu langsung pergi keluar kamar


"Baiklah lanjut Yvotte" Ucap Aria pada Yvotte


"Baiklah. Nama pangeran ke 6 adalah Kavien lavio de Arte dia adalah pangeran yang terkenal sangat amat misterius, ia tidak pernah terlibat skandal dengan perempuan maupun skandal lainnya" Jelas Yvotte


"Jadi intinya dia adalah pangeran yang baik?" Tanya Aria dengan sedikit keraguan


"Ya" Ucap Yvotte


'Ga seru ih kalau pangerannya baik' Batin Aria


"Baiklah nanti yang jadi perwakilan harusnya raja-nya kan dan bukannya pangeran nya?" Tanya Aria


"Tidak. Nanti yang datang sebagai perwakilan adalah para pangerannya, katanya sih sebagai latihan untuk menjadi seorang raja" Terang Yvotte


*Maksudnya menerangkan gitu ke Aria, bukan terang lampu *


"Oh" Ucap Aria singkat padat dan jelas


Mohon maap nih ya mau time skip soalnya.


Skip pas perwakilan delegasinya sampai


------------------


"Selamat datang para pangeran kerajaan Arte serta para menteri sekalian" Salam Perdana Mentri kerajaan Vinte


* Kerajaan yang ditempatin Aria*


"Ya. Terima kasih atas salamnya perdana Mentri" Ucap putra mahkota kerjaan Arte alias


Kenzo Alvaro de Arte


"Mari kita mulai rapatnya sekarang" Ucap Sang perdana mentri kerajaan Vinte


"Tunggu, kenapa disini ada seorang anak kecil dan lagi dia seorang perempuan yang mulia?" Tanya Kenzo Alvaro de Arte


"Dia anakku, biarkan saja. Lagi pula ini bisa menjadi wawasannya" Ucap Arthur


"Baiklah" Pasrah Kenzo


Skip..... Waktu istirahat. Istirahat dlu lah ya capek ngomong mulu mereka di ruang rapat


-------------------


"Ariaa~" Panggil sang kakak kedua Aria alias Ares


"Ya?" Tanya Aria sambil berjalan ke taman tanpa melihat kebelakang sama sekali


"Lihat deh aku berteman dengan salah satu pangeran kerajaan Arte dia adalah pangeran ke 4 yang bernama Kallious Vartoes de Arte" Ucap Ares dengan nada senang dan ceria


"Ya" Ucap Aria yang masih berjalan tanpa menengok ke belakang sama sekali


"Hallo yang mulia putri. Saya Kallious Vartoes de Arte pangeran ke 4 kerajaan Arte member-" Ucap sang pangeran ke 4 alias Kallious Vartoes de Arte


"Cukup. Tidak usah sampai memberi salam.


Namaku Arianne La'Vincent" Ucap Aria


"Loh kalian tidak punya nama pemberkatan?" Tanya sang pangeran ke 4 keajaan Arte dengan penasaran


"Tentu saja punya. Tapi disini nama tengah tak begitu dihiraukan oleh karna itu jarang memperkenalkan diri dengan nama tengah" Jelas Ares


"Kalau begitu apa nama tengah kalian?" Tanya sang pangeran ke 4


"Hellion. Ares Hellion La'Vincent" Ucap Ares


"Ange . Arianne Ange La'Vincent" Ucap Aria


"Wah~ Nama tengah kalian bagus sekali


"Makasih" Ucap Ares


-----------------------


"Selamat datang yang mulia sekalian" Ucap para pelayan Aria yang disuruh Dateng buat nyiapin cemilan


"Ya" Ucap Aria singkat


"Wah~~ Seperti biasa kue buatan DAN * ini nama koki istana ya ceritanya* enak ya" Ucap Aria sambil tersenyum manis karna senang memakan kue yang manis


"Terimakasih atas pujian anda yang mulia" Ucap DAN senang atas pujian Aria


"Kakak ga mau?" Tanya Aria dengan wajah polos nan manis


"Bagi dikit aja deh. Buat kamu aja sisanya" Ucap Ares


"Kamu? Mau ga?" Tanya Aria pada sang pangeran ke 4, Kallious Vartoes de Arte


"Terimakasih atas tawaran anda y-" Ucap Kallious Vartoes de Arte yang terpotong


"Cepetan kek jawabnya ga usah kepanjangan" Ucap Aria motong ucapan Kallious


"Baiklah. Saya menerima tawaran anda" Ucap Kallious dengan amat sangat sopan


"Aria" Panggil kedua orang yang baru saja datang dengan beberapa orang dibelakang mereka


"Ya? Kalian baru datang? Dari mana saja kalian?" Tanya Aria panjang


"Ah tadi kami mengobrol sebentar" Jawab Arion yang lalu mengambil sepotong kue dan duduk


"Bukannya mereka para pangeran kerajaan Arte?" Tanya Aria


"Ya. Kukira kau tidak tau" Ucap Arkhdal dengan nada datar


"Aku merhatiin rapatnya tau!" Ucap Aria sambil mengambil kue lagi


"Kalian mau? Kalau mau ambil aja" Ucap Aria yang lalu beberapa pangeran mengambil kue-nya


"Yang mulia sekalian, rapat sudah akan dimulai lagi dalam 6 menit" Ucap salah seorang kesatria penjaga di depan taman


---------------------


Skip pas udh selesai rapat ya


----------------------


"Sampai bertemu lagi dijamuan makan malam yang mulia sekalian dan mohon kerjasamanya" Ucap perdana menteri Arte dan Vinte


"Ya, mohon kerjasamanya juga" Jawab hampir semua orang didalam ruang rapat


"Akhirnya selesai juga" Ucap Aria saat sudah didepan pintu rapat


"Mau diantar hingga sampai di kamarmu?" Tanya Arkhdal


"Ga usah makasih. Bukannya kakak harus meladeni mereka?" Tanya Aria


"Baiklah. Tapi kalau ada apa" langsung katakan saja pada kakakmu ini ya" Ucap Arkhdal sambil menepuk pelan kepala Aria


"Baik. Dadah ka~ Sampai jumpa di jamuan makan malam" Ucap Aria sambil berjalan menjauh dan melambai pada Arkhdal


"Dadah" Ucap Arkhdal dengan nada datar


--------------------


Saat jamuan makan malam


--------------------


"Hahahaha. Selamat akan mendapatkan surat lepas jajahannya yang mulia dan juga atas kerja sama dengan kerjaan Vinte. Yang mulia raja pasti akan bangga" Ucap perdana mentri kerajaan Arte pada Kenzo


"Terimakasih perdana Mentri" Balas Kenzo sangan putra mahkota kerajaan Arte


"Mari kita mulai perjamuannya" Ucap Arthur yang lalu mengangkat gelas wine-nya lalu diikuti oleh semua orang di jamuan makan malam


* Ga semuanya ngangkat gelas wine sih ada yang cuman jus*


"Bukannya perjamuannya seru Aria?" Tanya Arion pada Aria


"Seru kok" Ucap Aria


"Tapi kok kamu seperti tidak menikmati perjamuannya?" Tanya Ares


"Oh. Hanya perasaanku tidak enak rasanya kak"Jelas Aria


"Iya aku juga" Ucap Arkhdal


"Ah palingan juga hanya perasaan kalian" Ucap Ares


'CRAZZZZZZ'


'ARKHHHH'


'JANGANNNN'


Kurang lebih begitu suara teriakkan dari luar ruangan perjamuan


"Ada apa ini?" Tanya Kenzo selaku putra mahkota


"Entahlah" Jawab Arkhdal


"JANGAN ADA YANG BERGERAK ATAU KAMI AKAN MEMBUNUH KALIAN SEMUA!" Ucap seorang berbaju hitam


"Apa yang kalian inginkan?" Tanya Kenzo


"KAMI INGIN MENGHANCURKAN CORE SIHIR KALIAN DAN JUGA MEMBUNUH ARTHUR!!" Ucap orang berbaju hitam tersebut


"Kau gila ya?" Ucap Aria diantara keheningan itu


"Tentu tidak!" Ucap orang berbaju hitam


"Kok langsung menyerang ruangan perjamuan" Tanya Aria sambil ngasih kode ke ketiga kakaknya. Dan mereka langsung ngejalanin kode nya


"Tentu saja untuk langsung membunuh Arthur dan menghancurkan core sihir kalian!" Jelas Orang berbaju hitam tersebut


"Ga kreatif ih. Bukannya pake racun atau nunggu papa ke kamar baru bunuh" Ucap Aria


'Iya juga ya' Batin orang berbaju hitam tersebut


'Gila. Ini anak jago banget dalam hal pembunuhan' Batin hampir semua orang di dalam ruang perjamuan


'Ini baru anakku ' Batin Arthur


"Tch. Biarkan saja" Ucap orang berbaju hitam tersebut


" Diam atau ketua kalian akan mati ditangan kami!" Ucap Ares sambil mengarahkan sihir ke leher orang tersebut dan juga Arkhdal yang mengarahkan pedang ke kepala ketuanya


'Zhrashhhhh' Suara tebasan pedang terdengar dan kepala salah satu Mentri kerajaan Vinte putus


"Oh jadi ini yang kalian pilih" Ucap Arthur yang lalu mengangkat pedangnya dan juga maju untuk menyerang mereka dan juga melindungi Aria


"Lepaskan aku!" Ucap Aria sambil gerak" karna dia tertangkap


"Diam! Ayo ikut aku"Ucap orang berbaju hitam 1


"Kalau kau disini, kau hanya akan mati nak. Kami juga tak sekejam itu sampai membunuh anak kecil" Ucap orang berbaju hitam 2


"Ayok kita mundur sebisa mungkin" Ucap orang berbaju hitam 2


"Ya" Ucap beberapa orang yang masih bisa kabur karna jalan dibuka oleh orang yang tidak takut mati


---------------------


Setelah beberapa menit......


"DIMANA ARIA?" Teriak Arion


"Bukannya ia ada dibelakang Ayah?" Tanya Ares


"Tidak. Tadi kan dia dibelakang kamu Arion" Ucap Arthur


"Lalu sekarang ia dimana?"Tanya Ares


"Kemungkinan besar Aria.........diculik oleh mereka"


✨ TBC ✨


Sebagai permintaan maaf karna ga upload pas kemaren"


Maap telat uploadnya ya......


Jangan lupa Like, komen, dan masukin ke daftar fav kalian dong masa baca doang


Sekian terima gaji auhor pamit :)