Reborn As A King'S Daughter

Reborn As A King'S Daughter
|Chapter 23|



Previous•


*Baca sendiri di chapter 22 kalau mau, itu cuman Slice Of life nya Aria hari itu sih, terserah mau baca apa engga.


Ga gitu berhubungan sama Chap ini sih*


Present•


Aria's POV


Hari ini, pagi yang cerah. Teramat cerah, karena cahaya nya sangat amat terang saat Yvotte membuka gorden. Dan aku pun langsung terbangun dari tidurku


"Selamat pagi, anda sudah bangun ternyata yang mulia" Ucap Yvotte menyapa Aria saat melihat Aria yang sudah bangun


Namun bukan jawaban yang didapat dari pertanyaan yang ditanyakan Yvotte, melainkan hanya sebuah deheman


"Apa anda ingin mandi sekarang Yang mulia?" Tanya Yvotte sembari mengikat gorden kesamping


Sekali lagi, Yvotte tak mendapat kan jawaban dan hanya sebuah deheman panjang dari Aria. Setelah mendengar deheman tuan nya, ia pun langsung menuju ke kamar mandi. menyiapkan air mandi, sabun, dan alat mandi lainnya lalu pergi memanggil Aria


-------------


**kini sudah tengah hari, yang artinya saat saat dimana matahari berada di tengah-tengah. membuat banyak orang memilih untuk duduk diam di rumah tanpa ada rasa ingin keluar sedikit pun, begitu juga dengan Aria


Rasanya Aria bosan, terlalu bosan. Tak ada hal yang bisa dilakukan olehnya, ia ingin membantu pekerjaan Ayahnya. tapi nanti ia malah mengganggu, oleh karna itu ia memilih melakukan piknik kecil kecilan di taman yang rindang sambil meminum teh yang dingin**


"Yvotte" Panggil Aria dengan pelan


"Ya, Yang mulia?" Jawab Yvotte dengan cepat


"Aku ingin piknik" Ucap Aria sambil menatap Yvotte


"Baiklah, saya mengerti. Saya akan segera mempersiapkan segalanya, ingin Piknik dimana yang mulia?" Tanya Yvotte


"Bagaimana dengan Taman bunga Putih?"Saran Aria masih sambil memperhatikan Yvotte


"Baiklah" Ucap Yvotte kemudian keluar kamar


-----------


**Panas matahari langsung menyengat saat Aria menginjakkan kakinya ke luar Istana, tapi untungnya dia memakai Topi dan juga membawa payung. Jadi lah dia tak terlalu kepanasan


Setelah berjalan beberapa menit, Aria dan rombongan nya pun sampai di Taman bungan Putih. Hampir semua bunga disini berwarna putih, mulai dari mawar sampai teratai. Aria memilih untuk duduk di dekat kolam kecil supaya suhu panas tidak terlalu menyengat**


"Mari piknik disini" Ucap Aria lalu meminta beberapa pelayan untuk menggelar Karpet supaya ia bisa duduk


"HEY! KAU CURANG! AKU SUDAH MENANDAI TEMPAT INI!"Teriak seseorang dengan sangat kencang


"Curang?" Tanya Aria, takut telinga nya salah mendengar apa yang mahkluk ini ucapkan


"IYA! AKU SUDAH MENANDAI TEMPAT INI!" Ulang orang tersebut


"Dimana kau menandainya?" Tanya Aria dengan wajah datar dan dingin


"I-itu! Kau tak melihat lingkaran sihirku?" Tanya orang tersebut menunjuk ke lingkaran sihir kecil yang berada di depan sebuah pohon yang ukurannya lumayan besar


"Oh maaf~ Karna terlalu kecil aku jadi tak melihatnya" Ejek Aria sambil melihat ke arah lingkaran sihir


"PERGI! APA KAU TAK TAU INI LINGKARAN SIHIR MILIK ANAK DUKE EVEREST YANG TERKENAL?!"Tanya orang tersebut sambil menunjuk-nunjuk dirinya


"Kau? Anak Duke Everest? Malionne Amera Everest?" Tanya Aria dengan agak ragu ragu


//Dia lupa namanya coy soalnya//


"Ya! Kau takut sekarang?" Tanya Orang tersebut ternyata Malionne Amera Everest


"Tidak, untuk apa aku takut?" Tanya Aria


"Hei!" Bentak Yvotte yang kesal akan ucapan Malionne


"KAU HANYA PELAYAN RENDAHAN BERANI BERANINYA MEMBENTAK DIRIKU YANG MULIA INI?!" Teriak Malionne dengan sangat kencang


"Ada apa keributan ini?" Tanya seseorang yang mendengar keributan dari suara Malionne


"YANG MULIA!" Teriak Malionne yang kaget akan kedatangan orang tersebut


"Ada apa? Kenapa kalian ribut sekali?" Ulang orang tersebut


"ORANG INI! ORANG INI MENCURI TEMPAT PIKNIK KU YANG MULIA!" Teriak Malionne kepada orang tersebut


"Terus? Istana ini milik orang ini, jika ia mau bahkan keluargamu bisa langsung hancur!" Jelas orang tersebut


"MEMANGNYA SIAPA DIA YANG MULIA PANGERAN ARES?!" Tanya Malionne pada orang tersebut, yang ternyata Ares kakak kedua Aria


"Aku? Bukan siapa siapa, hanya Arianne Ange La'Vincent" Ucap Aria dengan santai


"A-a-arianne A-an-ang-e La'Vincent?! K-KAU TUAN PUTRI YANG HILANG ITU?!" Teriak Malionne kaget


"Ya" Ucap Aria singkat


**Setelah kejadian itu, Aria pun memilih untuk pergi kembali ke kamarnya. Dia sudah terlalu kesal karna diluar panas, dan juga kejadian Malionne yang tidak jelas memarahinya


Aria sekarang memilih untuk tiduran di dalam kamarnya yang dingin, daripada ke luar Istana dan berdiri dibawah matahari yang bisa membuatnya kesal batin dan jiwa**


"ARGHHH! AKU BOSAN! AKU INGIN KELUAR! AKU BUTUH SESUATU YANG MENYENANGKAN!" Teriak Aria frustasi karna kesal ingin keluar, tapi tidak ingin kepanasan


//Memang banyak maunya ni anak//


"Bagaimana jika ke Istana Kristal di Utara yang mulia? Keadaan disana selalu sejuk dan dingin, biasanya anggota kerajaan akan kesana saat cuaca sedang panas" Saran Yvotte


"Istana Kristal? Boleh juga" Ucap Aria dengan semangat


"Yvotte persiapkan kereta kuda dan juga persiapkan pakaian ku!" Ucap Aria lalu bangkit dari kasur nya


"Tapi yan---" Ucap Yvotte yang terpotong oleh ucapan Aria


"Aku akan meminta izin ke papa kok" Ucap Aria lalu melenggang keluar kamar


-----------


Pintu kerja Arthur dibuka dengan kasar oleh Aria dan langsung masuk ke dalam tanpa minta izin ke pemilik ruangan


"Ada apa Aria?" Tanya Arthur sambil melihat kertas yang ada di mejanya


"PAPA!"Teriak Aria dengan semangat


"Ya?" Jawab Arthur singkat masih sambil melihat ke arah kertas tersebut


"Aku ingin pergi ke Istana Kristal!" Ucap Aria dengan semangat


"Istana Kristal? Kenapa?" Tanya Arthur kaget akan ucapan Aria lalu melihat ke arah Aria


"Aku bosan! Disini panas!" Rengek Aria seperti anak kecil


"Baiklah, tapi dengan pasukan Emas dan..."


-------------


TBC :)


Bai bai, iya singkat? Maaf 🥺


Sampai jumpa Minggu depan!~