
Previous•
"Aku ingin pergi ke Istana Kristal!" Ucap Aria dengan semangat
"Istana Kristal? Kenapa?" Tanya Arthur kaget akan ucapan Aria lalu melihat ke arah Aria
"Aku bosan! Disini panas!" Rengek Aria seperti anak kecil
"Baiklah, tapi dengan pasukan Emas dan..."
Present•
Sekarang Aria sedang duduk di atas kereta kuda dengan wajah murung, padahal ia sudah mendapat izin untuk pergi ke Istana Kristal dan sekarang ia sudah sedang dalam perjalanan. Lalu kenapa ia sedih? Ya karna ia tak sendirian dalam kereta kuda ini ada---
"Aria Aria~ kau pasti bosan kan? Ayo bermain kartu dengan ku, aku membawa kartu" Ucap salah seorang yang berada di dalam kereta kuda
"Aria~, bukan kah lebih baik jika kau membaca buku?" Ucap salah seorang yang berada di dalam kereta juga
"Tidak, istirahat lah. Nanti di Istana Kristal jadinya kau bisa bermain" Ucap orang yang paling tua diantara mereka
"Lebih baik, kamu makan.." Ucap orang yang paling irit bicara
"Tidak-- Aria"
"Aria~ Aria~"
"Aria~"
"Ria"
Yah, kurang lebih itulah yang membuat Aria menjadi murung.
---------
Akhirnya setelah perjalanan yang lumayan panjang, mereka semua sampai di Istana Kristal.
"Akhirnya sampai" Ucap Aria saat ia keluar dari kereta kuda
"Yang mulia ingin istirahat dulu?" Tanya Yvotte
"Boleh" Ucap Aria singkat, lalu beranjak masuk ke dalam Istana Kristal
**Sesampainya di dalam Istana Kristal, Aria sekeluarga langsung disambut oleh para pelayan yang sudah menjaga Istana Kristal sedari dulu. Para pelayan memberi tau letak ruangan-ruangan serta kamar yang sudah dipersiapkan untuk mereka.
Mereka semua memilih untuk istirahat terlebih dahulu didalam kamar mereka sendiri-sendiri sebelum pergi untuk bermain di luar**
---------------_--------------_------------
Mari kita lihat keadaan FL tercinta kita, Aria
---------------_--------------_-------------
Saat ini Aria memilih untuk berganti baju menjadi yang lebih hangat, lalu meminum coklat panas. Saat ini ia sedang bermain dengan sebuah alat sihir yang ada di dalam kamarnya (Yang sedang dihuni Sekarang)
"Wah~ Alat sihir disini canggih sekali" Kagum Aria
"Tentu saja yang mulia, hampir semua pelayan disini itu mantan penyihir atau memang penyihir" Terang Yvotte yang sedang merapihkan barang-barang Aria
"Ah~ Begitu ternyata, berarti mereka selalu menggunakan sihir dimana pun dong?" Tanya Aria sekali lagi
"Tidak juga nona, karna ada penyihir yang mana nya sedikit" Ucap Seorang pelayan yang baru saja datang
"Mana......Semacam energi yang terkumpul dalam tubuh manusia, bukan?"Tanya Aria sedikit ragu-ragu
//Padahal kagak, dia udh tau//
"Ya nona" Ucap pelayan yang tadi lalu menunduk sedikit
"Apa ada sesuatu yang anda perlukan?" Tanya pelayan itu lagi
Tanpa menjawab sepatah katapun, Aria menggeleng. Dan pelayan tersebut pun, memilih mundur ke arah pintu.
------------
"Ah~ Aku bosan. Aku ingin main di luar, kurasa istirahat ini sudah cukup"
//Tau lah siapa yang bilang begitu//
Ya, kemudian Aria pun memilih untuk keluar kamarnya. Tentu saja diikuti beberapa kesatria dan juga pelayan dari belakang nya
**Aria memilih untuk langsung pergi ke taman Istana Kristal untuk melihat-lihat, disana ada banyak patung yang terbuat dari Kristal. Mulai dari Kristal mana hingga kristal biasa
Tentu saja lama kelamaan Aria pun bosan**
"Aku bosannn~" Rengek Aria yang sedang duduk disalah satu kursi yang telah disebutkan
"Kan tadi sudah dibilang untuk istirahat duku baru main sama papa. Kamu nya malah langsung ke sini" Ucap seseorang dari belakang Aria
"Kak Ares!" Ucap Aria dengan riang gembira karna datang seseorang yang bisa ia ajak main
"Heum? Mau bermain?" Tanya Ares diselangi tawa
"Ya! Ayo bermain!" Ucap Aria
------------
Kemudian mereka bermain catur hingga main kejar-kejaran. Cukup kekanak-kanakan tapi mereka senang. Tak lama kemudian Arion dan Arkhdal pun juga ikutan bermain, tentu saja Arkhdal tidak ikut bermain kejar-kejaran
"WAHHH~ SANGAT MENYENANGKAN!" Ucap Aria dengan senyum yang mengembang di wajah manis dan cantik miliknya
"Haha, kau senang Sekarang?" Tanya sang ayah yang baru saja datang dengan beberapa pelayan yang membawa banyak makanan ringan dan minuman
"Ya! Tentu saja aku senang!" Ucap Aria masih dengan senyum yang mengembang
"Kapan kita akan pulang pah?" Tanya Aria pada sang ayah tercinta
"3 Hari lagi kita kembali ke istana" Ucap sayang ayah tercinta, Arthur
---Time Skip, 3 Hari kemudian---
**Akhirnya pun hari untuk kembali ke istana datang juga, pada pagi hari sebelum jam sarapan Aria sempat beberapa kali merengek-rengek karna kesal hari ini mereka akan kembali
Tapi Untungnya Yvotte bisa menangani itu dengan baik, dengan cara seperti ini**....
"Kita akan pulang pada siang hari yang mulia, anda bisa bermain terlebih dahulu" Ucap Yvotte
"AH! BENAR JUGA!" Ucap Aria yang sudah kembali riang gembira
//Makin moody-an aje ni botcah satu :')
Readers: KAN ELU YANG BIKIN
Oke, maap 🥺
Readers: Lanjut ah, ngapain berbacot disini
Oh iya iya, lanjut!~//
Pada siang hari nya, lebih tepatnya saat barang-barang sudah dimasukan ke dalam kereta kuda
"Iya Aria" Bukan Arthur yang menjawab malah kakak pertama Aria yang menjawab sambil mengelus pelan pucuk kepala Aria
"Yah...." Ucap Aria yang kembali murung
"Ne, ne, ne Aria!~ Jangan sedih, kita bisa melakukan banyak hal kok di istana! Atau kita bisa kabur lalu berjalan-jalan diluar" Ucap Arion sambil membisikkan kalimat terakhir
"AHHH! BE--"Teriak Aria tapi keburu mulutnya ditutup duluan oleh Arkhdal pake sihir
"hmmmm... hmmm hnnnmm" Ucap Aria dengan bahasa ala-ala mbak nejuko
//SALAH SEVER WOEEE//
"Shh, jangan teriak-teriak ya Aria~" Ucap Ares lalu melepas sihir yang dipasangkan oleh Arkhdal
"Iya, aku diam kok" Ucap Aria lalu diam hingga mereka sampai di Istana Kerajaan
-------
Keesokan harinya setelah Aria kembali ke Istana Kerajaan...
"Selamat pagi yang mulia" Ucap Yvotte dengan sopan ke Aria yang baru saja bangun
"Euhm.." Tidak ada ucapan selamat pagi kembali ke Yvotte, tentu saja Yvotte sudah biasa dengan kelakuan Tuan nya yang seperti ini
"Nona, sebentar lagi ada anggota delegasi dari kerajaan tetangga akan datang!" Ucap Yvotte
"Anggota Delegasi?" Tanya Aria dengan binggung
"Ya, yang............"
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
//CIEEEE NUNGGUIN~//
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
TBC, Tuberculosis-- Maksudnya To be continue
**Cuman mau bilang, kalau sekarang jadw update nya ga nentu ya. Ya, seselesai nya jadi Chapter bakal langsung di upload
YANG PASTI MASIH 1 MINGGU SEKALI KOK**!
BYE!~ HAVE A NICE DAY❤️🥺