Reborn As A King'S Daughter

Reborn As A King'S Daughter
|Chapter 18|



PERINGATAN! ADA KETIKAN TENTANG DARAH (ADA DIKIT DOANG) JIKA ANDA, TIDAK NYAMAN TENTANG DARAH/PHOBIA HARAP JANGAN BACA CHAPTER INI!


Sekian terima kasih


-Author tercinta ♥️


Previous•


"Wahh~ masih sama seperti dulu!" Ucap Aria saat membuka pintu kamarnya


'Brukk' Suara barang terjatuh mengalihkan perhatian Aria yang lalu melihat ke belakang


"TUANNN PUTRIIIIIIIIIII"


"YANG MULIAAAAAAAA"


Present•


"Wah~ ada Yvotte sama Nina ya?" Ucap Aria setelah mendengar teriakan dari belakangnya


"Yang mulia kami merindukan mu" Ucap Yvotte lalu memeluk Aria


"Ya, tuan putri selama ini anda dimana?" Tanya Nina


"Hahahaha, terimakasih telah merindukan ku ya. Selama ini aku ada di suatu tempat yang tidak bisa aku beri tahu, yang pasti aku selalu aman dari ancaman orang jahat disitu" Ucap Aria panjang lebar


"Baiklah kalau begitu, Yang mulia ingin mandi dulu?" Tanya Yvotte dengan senyuman manis


"Ah iya, aku akan mandi dulu" Ucap Aria


Setelah selesai mandi dan siap siap


"Wah Yang mulai memang cantik banget ya" Ucap Yvotte setelah melihat Aria yang udh siap siap


"Biasa aja, toh cuman pake baju simple doang kan habis makan juga nanti tidur" Ucap Aria santai sambil melangkahkan kaki menuju pintu kamar


"Kalau begitu ayo tuan putri!" Ucap Nina sambil mengikuti Aria dari belakang


"Salam kepada yang mulia tuan putri" Ucap para pelayan yang tadi juga ikut membantu Aria bersiap siap


"Ya, santai saja" Ucap Arua sambil membuka pintu


Di ruang makan~


"Ayah ayah!" Panggil Arion pada sang ayah dengan semangat


"Ya? Ada apa?" Tanya sang ayah


"Aria! Aria akan ikut makan malam" Ucap Arion dengan sangat amat semangat


"Benarkah? Aria sudah ditemukan? Dimana dia?" Tanya Sang ayah dengan sangat amat semangat


"*Ekhem* Ayah" Ucap Arkhdal


"Ah, maaf sepertinya ayah terlalu bersemangat ya?" sang ayah meminta maaf


"Akan ku jelaskan pelan pelan. Pertama tama, iya yang Arion ucapkan benar. Kedua, benar Aria sudah ditemukan. Ketiga, Aria sedang bersiap-siap di kamarnya" Jelas Ares penuh kesabaran


"Yahoo~ Ayah~ Aku kembali" Ucap Aria dengan nada senang dan juga disertai senyuman manisnya


"Aria!" Panggil sang ayah pada putri tercintanya lalu memeluk nya erat


"Hahaha, lebih baik kita mulai makan malamnya?" Ucap Aria sambil tertawa


"Baiklah, pelayan bawa masuk makanannya" Ucap Ares


"Wah~ Aku kenyang banget~" Ucap Aria saat ia keluar makan malam


"Sekarang kita akan kembali ke kamar tuan putri?" Tanya Nina dari belakang Aria dan juga 4 kesatria di belakangnya


"Hm... Baiklah lebih baik sekarang istirahat dulu!" Ucap Aria lalu ia berjalan dengan riang menuju kamarnya tapi itu tak terjadi lama karena...


'Swosh' Suara anak panah melewati depan Aria lalu muncul seseorang dengan jubah serba hitam


"Wah~ baru juga balik ke istana udh ada pembunuh aja~" Ucap Aria sambil tersenyum sedangkan para kesatria sudah bersiap-siap di depan Aria untuk menjaganya


"Yang mulia hati hati" Ucap salah seorang kesatria saat anak panah kedua telah melesat menuju arah Aria


"Ya" Ucap Aria singkat dan saat anak panah sudah mendekat Aria langsung menghindar kesamping


"Tch, Demon i call you with my blood please come and grand my wish (Arti: Iblis, aku memanggilmu dengan Darahku tolong datang dan kabulkan permintaanku)" Ucap orang yang memakai baju serba hitam sambil mengeluarkan kertas berwarna Hitam lalu sambil mengores lengannya hingga darah keluar dan menetes di atas kertas


"What's your wish human? (Apa permintaan mu manusia?)"Tanya Iblis yang dipanggil orang berbaju hitam itu


"Kill h- (Bunuh di-)" Ucap orang berbaju hitam tersebut sambil menunjuk Aria tapi terpotong


'Duak' Suara seperti pukulan terdengar


"Demon, you can come back to hell or eat his soul ( Iblis, kamu bisa kembali ke neraka atau makan nyawanya/jiwanya) " Ucap Aria setelah membunuh orang tersebut dengan meninjunya sekali


"Thank you (Terimakasih)" Ucap sang iblis tersebut berterima kasih pada Aria


"Sure (Ya)" Ucap Aria lalu berjalan menuju kamarnya lagi


"Cepatlah, ngapain kalian diam ngeliatin orang tersebut? Bawa orang tersebut menuju yang mulia raja nanti" Ucap Nina pada para kesatria


"B-baik" Ucap para kesatria serempak Kemudian dua dari kesatria membawa orang yang nyawanya sudah diambil iblis sedangkan dua nya lagi mengikuti Aria


Sesampainya Aria di kamarnya


"Hwa~ hari yang melelahkan" Ucap Aria lalu langsung menidurkan dirinya diatas kasur


"Yvotte, Nina dan yang lain kalian bisa kembali ke kamar kalian. Kalau aku butuh apa apa nanti baru akan kupanggil" Ucap Aria menyuruh mereka pergi


"Baiklah yang mulia/tuan putri" Ucap para pelayan serentak


"Why? ( Kenapa? )" Tanya Aria tiba tiba


"I just wanna ask something ( Aku hanya ingin bertanya sesuatu )" Ucap iblis yang tadi ternyata dari tadi mengikuti Aria


"Hurry and ask ( Cepatlah dan tanya )" Ucap Aria tidak sabaran


"Can you sign a contract to my friend? He needs someone to have a contract with him so he can go out from that stupid magic circle ( Bisakah kamu menandatangi kontrak dengan temanku? Dia butuh seseorang untuk memiliki kontrak dengannya agar dia bisa keluar dari lingkaran sihir bodoh itu )" Jelas iblis tersebut panjang lebar


"And why you choose me? ( Dan kenapa kau memilihku? )" Tanya Aria pada iblis tersebut


"Why? Because.............. ( Kenapa? Karena.......)"


TBC~


Maap sekali lagi update nya malah Senin bukan Minggu


Oh iya, yang bagian bahasa Inggris ada translate nya ya ^^


Oh, iya author mau nanya sesuatu. Novel ini kyknya akhir akhir ini ngebosenin ya? Jawab dong di komen ^^


Jangan lupa like, komen, sama masukkin ke daftar bacaan favorit kalian ya~💕


Sampai jumpa~ Babai~~~~