Reborn As A King'S Daughter

Reborn As A King'S Daughter
|Chapter 22|



WARNING!!


•Typo bertebaran


• Slice of life, khusus chap ini. Fyi Makasidnya Slice of life itu kek cerita kebiasaan yang biasa dilakukan Aria~


• Percakapan everywhere~


• Lawakan garing


-Ga suka? Silahkan untuk skip chap ini, toh juga engga begitu berperngaruh-


-Tertanda, Author tercinta


Previous•


"Apa yang kau inginkan?" Tanya ku dengan nada yang melembut dan senyuman tipis dibibirku


"PAPAAAAA! AKU ING-" Ucapan nya terpotong


'Brakkk'


Present•


Third POV


"Ada apa?" Tanya Arthur pada orang yang baru saja masuk dan mengbrak pintu dengan sangat kencang


"AYAH! Kami mencarimu!" Teriak orang yang baru masuk tersebut, yang ternyata Ares


"Untuk apa? Dan aku kan selalu disini untuk apa kalian mencari ku susah susah?" Tanya Arthur dengan wajah binggung


"Begini! Rapat antar dewan dan bangsawan sudah dimulai! Ayah harus cepat manghadirinya! Kasian perdana menteri tau!" ucap Ares panjang lebar sambil mengatur nafasny


//ngos ngosan dia gaes//


"Baiklah" Ucap Arthur lalu ia bangkit dari duduknya


"Nanti baru kita bicarakan lagi Aria" Ucap Arthur sambil berjalan menuju pintu keluar dan segera keluar untuk menghadiri rapat antar dewan dan bangsawan


Setelah Arthur pergi lumayan jauh Ares pun akhirnya menghampiri Aria yang sedang berdiri termenung dan segera memanggil nama Aria


"Aria?" Panggil Ares untuk pertama kali


"Aria?" Panggil Ares untuk kedua kali


"Aria?" Panggil Ares untuk ketiga kali


"ARIAAA" Panggil (baca: Teriak) Ares ke empat kali dan Aria masih nggak ngeh


//Aria budeg gaiss//


"ARIANNE!" Teriak Ares (lagi) dan Aria masih benggong


//Fix, Aria budeg ih. Habis ini ke tht ya nak


Aria: Apaan sih, orng yang ngetik anda kok, malah ngatain saya


kamu budeg banget sih ri


Aria: Ga mirror ih


Readers: LANJOT WOE GW PENGEN COT BACA NEXT NYA


Okeh"//


"ARIANNE ANGE LA'VINCENT!!" Teriak Ares tepat di depan telinga Aria


//Abis ini, Aria dilarikan ke that terdekat. G//


"Astaga, ka ngangetin aja" Ucap Aria sambil mengusap telinganya dan juga mengelus dadanya


"Dari tadi dipanggil engga mau jawab sih lagian kamunya" Ucap Ares santai lalu berjalan keluar


"Mau kemana ka?" Tanya Aria saat mereka sudah keluar


"Ketemu kekeyi" Ucap Ares frontal


"Hah? Seriusan ka? Ada kekeyi disini?" Tanya Aria dengan wajah binggung-binggung polos


//maaf maaf, garing bgt)


"Ya engga ada lah sayang. Kita mau kumpul bareng" Ucap Ares sambil berjalan melewati koridor istana yang sangat amat panjang dan bercabang sama sini. Engga kaya cintaku padamu, cuman ada satu arah yaitu kamu~


//Gombal mulu//


Setelah beberapa lama Ares dan Aria berjalan, mereka berjalan menuju istana bagian barat rupanya. Dan saat mereka memasuki suatu ruangan, disitu sudah ada Arkhdal yang duduk di sofa sambil membaca buku. Dan Arion yang sedang duduk sambil memeluk sebuah bantal sambil duduk disalah satu sofa sambil memakan camilan yang sudah disiapkan


"Hai~" Sapa Ares lalu berjalan menuju salah satu sofa dekat Arion dan juga mengambil camilan


"Hai" Sapa Aria juga lalu masuk ke ruangan sambil berjalan ke sofa depan Arion


"Jadii, apa yang akan kita lakukan disini?" Tanya Aria


"Mengobrol?" Jawab Ares dengan agak ragu


"Ngobrolin apa?" Tanya Aria lagi


Bukan nya menjawab pertanyaan Aria, Ares malah menyikut tangan Arion memberi kode supaya Arion membantu nya menjawab pertanyaan Aria. Karna ia juga binggung mau ngobrolin apa, padahal ia yang mengumpulkan mereka semua didalam ruangan ini


"Bagaimana klo ngomongin tentang........ Kehidupan? Kehidupan mu di akademi tanpa adanya kehadiran kita bertiga" Jawab Arion setelah berpikir sebentar


"Ah--" Ucap Aria yang terpotong oleh suatu suara


'Hatchimm' Suara bersin. Iya suara bersin, Suara bersin siapa? Tebak hayo~


" Idih ka Ares jorok, bukannya ditutupin malah di biarin" Ucap Arion menusuk kokoro (hati) sang kakak


"Jangan sebar Virus/Penyakit" Ucap Arkhdal yang dari tadi diam akhirinya berbicara


"Jahat sekali ya kalian" Ucap Ares dengan kesal


"Iya dong~/mhm/Pasti! Klo sama ka Ares mah" Jawab ketiga orang tadi


"Ugh, right in kokoro (tepat di hati) tau ga?" Ucap Ares dramatis


"Lebay" Ucap Arkhdal menohok hati Ares untuk yang kedua kalinya


Setelah puas mem-bully Ares, mereka memilih untuk mengbrol hal lain. Katanya kasian, ntr ngambek Aresnya. Lalu mereka kurang lebih sudah mengobrol selama 4 jam.


"Arghh, badanku pegal rasanya" Ucap Ares yang sedang meregangkan badannya


"Sama" Arion bangun juga dari duduk cantekz nya dan ikut meregangkan badan nya yang kaku


"Ayo kembali" Ucap Arkhdal lalu berjalan menuju pintu keluar


**Dan mereka pun kembali ke kamar mereka untuk mandi karna sudah lelah mengobrol dan memilih untuk merilekskan tubuh.


---------------------------------•\=\=\=•--------------------------------


Dan sekarang Aria sedang tiduran di atas kasur, dan tidak ingin pergi ke ruang makan. Lagian klo kesana juga engga ada orang, dah pada istirahat/Masih kerja/Belajar di kamar mereka masing-masing**


" Yang mulia, anda ingin makan malam Sekarang?" Tanya Yvotte (inget?)


Kemudian setelah beberapa saat, akhrinya Yvotte masuk dengan membawa beberapa makanan seperti Sup daging, dua potong roti, Ayam panggang yang sedikit pedas, segelas susu dan juga air putih. Kurang lebih seperti itu menu makan malam Aria


"Selamat makan!~" Ucap Aria lalu mulai makan makan malamnya


"Enak!" Ucap Aria setelah mencoba makanan nya sesuap


Kemudian Aria pun melanjutkan acara makan malamnya di dalam kamar hingga semua makanan yang dibawa Yvotte telah kandas dan berpindah tempat ke dalam perut Aria


"Anda ingin langsung tidur, tuan putri?" Tanya Nina setelah ia membereskan tempat makan Aria yang sudah kosong


"Tidak, aku ingin membaca beberapa buku dulu" Ucap Aria lalu mengambil salah satu buku dari atas nakasnya (Fyi, nakas: Meja kecil samping kasur)


Setelah sekitar 1 jam dan 26 menit Aria membaca buku, ia mulai bosan dan akhirnya pun malah ngegabut. Ia ngapain? Ia memilih berbincang dengan naga yang sudah ia ikatan kontrak dengan dirinya, nama naganya adalah Stark, yang artinya kuat.


//Ini Para pelayan udh pada keluar semua, karn Aria blng mau sendiri//


"Stark! Aku bo--" Ucapan Aria lagi lagi dipotong karna suara ketukan pintu yang sangat kencang


'Menghilang lah Stark' Batin Aria menyuruh Stark pergi menghilang


"KALAU KAU TIDAK MENJAWAB KU ARTIKAN IYA! AKU MASUK!" Teriak seseorang yang masuk


"Eeh?! Ad-" Tanya Aria tapi terpotong (lagi)


.


.


.


.


.


.


.


.


------------------------------------------------------------------------


•Tbc•


Tapi bo'ong, lanjut aja lah ya kan


------------------------------------------------------------------------


'Brakk'Suara pintu yang didobrak dengan sangat kencang lalu derap kaki orang yang berlari dari depan kamar dan juga ada beberapa suara bisikan saat pintu terbuka


"ARIAAAA AYO CEPAT" Teriak orang yang mendobrak pintu


"Hah?" Tanya Aria dengan binggung


"Ada rapat malam dadakan, kamu juga harus ikut" Ucap Ares yang muncul dari belakang Arion, ya. Yang mendobrak pintu kamar Aria adalah Arion


"Kenapa tiba-tiba sekali?" Tanya Aria


"Ya karna namanya dadakan, klo perencanaan engga bakal tiba-tiba Aria adikku sayang" Ucap Ares dengan gemas


"Yasudah, kalian keluar dulu. Aku akan berganti pakaian" Ucap Aria lalu Ares dan Arion pun keluar kamar


Beberapa saat kemudian


'Ceklek' Suara pintu yang dibuka dengan pelan pun terdengar dan seorang perempuan muda yang cantik keluar, ya yang keluar adalah Aria


"Sudah selesai kan? Ayo cepat, waktu kita tinggal 5 menit!" Ucap Ares lalu menteleport kalian ber3


"Iy---" Belum sempat Aria menjawab tapi mereka sudah terteleport


Di tempat rapat~


"Mrk belum sampai?" Tanya Arthur kepada seseorang yang duduk disampingnya


"Belum" Hanya satu kata yang terucap dari mulut orang tersebut


"Yang mulia, kita harusnya sudah memulai rapat nya!" Ucap salah seorang menteri dengan raut kesal


"Ya ya ya, lagian kita sudah sampai kok. Kalau mau menyampaikan sesuatu bisa di depan kita" Ucap Arion dengan malas sambil berjalan menuju tempat duduknya


Rapatpun dimulai~


Time Skip, Rapat berakhir


//Kok di skip? Iya udh kepanjangan, jadi biar cepet aja//


"Hwaa, melelahkan ya" Ucap Aria menguap


"Iya, berapa lama sih kita didalam sana" Tanya Arion


"Sekitar 4 jam" Ucap Ares sambil melihat jam lewat alat sihir


"HAH? 4 JAM?! Sekarang sudah larut malam dong?" Ucap/Tanya Arion pada Ares


"Iya, makanya ayo cepat kembali ke kamar masing-masing" Ucap Ares lalu berjalan mengikuti Arkhdal yang sudah didepan dengan Aria


Skip mereka semua sampai di kamar mereka masing-masing


"HWAAAA, AKU MALAS GANTI BAJU" Ucap Aria


'Sihir aja lah, bodo amat mana habis. Toh udh mau tidur gini, nanti juga penuh lagi saat aku bangun' Bantin Aria bermonolog sendiri


//Ya karna masa berdua//


'Ctakk' Suara jentikan jari terdengar dan pakaian Aria berubah menjadi piyama


"Saatnya tidur....." Ucap Aria lalu menutup matanya dan tidur~


.


.


.


.


.


.


------------------------------•\=\=\=•----------------------------


YO YO YO YO YO YO YO YO!


OKE! UNTUK CHAP KALI INI, AUTHOR MAU BERTERIMA KASIH SAMA YANG BACA! Arigathanks~ (arigato & thanks)


Untuk chap kali ini yang engga baca juga gpp kok, terserah kalian ^^


Jangan lupa like, komen, sama masukin ke daftar bacaan favorit kalian ya! Author engga menuntut Vote kok, tapi yang udh Vote makasih ya!~


JAA NE!~~~~