Rafael Bimasakti

Rafael Bimasakti
Kekuatan Saturnus



"Sebagian bintang memang di dominasi dengan kekuatan telekinesis artinya untuk memudahkan mereka. namun seiring waktu ada sebuah berita yang memberitahu bahwa ada generasi artinya keturunan yang di sebut pemilik telekinesis artinya dia yang menciptakan kekuatan itu pertama kali, dan tentu saja kekuatan pertama dan yang selanjutnya pasti memiliki perbedaan yang signifikan."


"Aku masih binggung...."


"Telekinesis adalah kemampuan batin yang mampu menggerakkan obyek fisik. Menurut pendapat ku saat aku membaca buku di perpustakaan telekinesis ditimbulkan oleh tingkat kesadaran yang lebih tinggi. 'Energi yang digunakan untuk membuat benda bergerak atau tertekuk, ditimbulkan oleh pikiran seseorang dari pikiran bawah sadarnya (subconscious mind),"ucap Bumi menjelaskan.


"Itu artinya untuk mencari tau kita harus bisa membuktikannya, Saturnus kau harapan kami menemukan siapa orang itu!"ucap Rafael.


Ucapan Rafael membuat Saturnus entah kenapa merasakan hal suatu, dia juga baru mengetahui fakta bahwa selain keturunan bintang terkuat yaitu Bimasakti ternyata selama ini kekuatan yang ia miliki bisa menjadi sesuatu yang lebih luar biasa itu artinya dia bisa menjadi lebih kuat untuk melindungi teman-temannya.


...


"Apa kalian yakin?bagaimana cara membuktikannya kalau keturunanku dulu adalah satu satu pencipta kekuatan telekinesis pertama?"tanya Saturnus.


Pemuda berambut coklat itu mengerutkan dahinya seolah berpikir keras mencari jawabannya sendiri, sementara teman-temannya saling pandang sambil mengangkat bahu.


"Aku akan mencobanya."ucapnya tiba-tiba yakin membuat Uranus tertegun karna melihat sahabatnya kini begitu serius menunjukkan kekuatannya, karna selain telekinesis Saturnus sering mengunakan kekuatan perisai cincin sebagai tameng atau pelindung.


Pemuda itu lebih suka bertahan ketimbang menjadi penyerang karna ketika Saturnus menjadi penyerang maka ia bisa mengalahkan beberapa lawan karna teknik cerdas yang ia susun seperti strategi perang, sudah Rafael bilang kan kalau Saturnus itu salah temannya yang paling pintar.


Tiba-tiba benda di sekitar mereka melayang, ternyata pelakunya adalah Saturnus yang mengerakkan dan membuat benda-benda itu seolah kehilangan daya tarik, memang di planet tidak ada gravitasi tapi mereka adalah makhluk bintang serta alat-alat canggih mereka juga anti dari gravitasi artinya alat yang mereka ciptakan bisa menyesuaikan perubahan gravitasi semisal jika senjata itu di bawa ke bulan atau ke bumi.


Saturnus mengerakkan jarinya memutar ke kanan dan ke kiri dan benda itu mengikuti arahannya hingga saat Merkurius mencoba mengunakan shotgun diam-diam tembakan itu tak berhasil mengenai Saturnus karna area yang Saturnus buat sebagai kekuatan telekinesis seolah menghentikan waktu bahkan peluru yang melesat dengan cepat itu bisa di lihat oleh kedipan mata saja, dan bergabung dengan benda yang mulai melayang ke atas.


"Ini hebat!apa kau bisa meluaskan jangka panjangnya Saturnus?"ucap Bumi.


Saturnus mengangguk dia mulai melebarkan kekuatannya dan perlahan tidak hanya benda tapi mereka juga melayang sama seperti kekuatan Rafael yang bisa menghilangkan gaya gravitasi mereka.


"Sudah di pastikan ini bukan kekuatan telekinesis yang biasa, mungkin kau bisa memperlambat kecepatan seseorang dan melambatkan peluru yang menyerang mu seperti mengendalikan waktu."ucap Leo.


"Ya barusan dia menghentikan peluru Merkurius yang hampir saja mengenainya."ucap Mars.


"Bagaimana kalau lawannya sekarang sihir?"ucap Rafael tiba-tiba membuat mereka sadar.


"Kau benar, kita harus bisa membuat tingkatan kekuatan Saturnus meningkat, bang Komet apa kau bisa melakukannya lebih serius?"tanya Neptunus.


"Ayolah aku serius melawan kalian tapi kalian hanya bermain-main saja saat latihan."ucap Komet membuat yang lain menghela napas panjang.


Sihir Komet memang kuat, bahkan beberapa dari bintang pemilik kekuatan planet saja tak bisa menandingi nya entahlah padahal pemuda bersurai putih hanya komat-kamit tak jelas menurut Jupiters.


"Ayo mulai!aku tak sabar menonton!"ucap Venus dengan kelakukan absurd ya.


"Baiklah."


Komet mulai bersiap dan Saturnus memusatkan pikirannya agar kekuatannya terkumpul, bagaimana pengendali kekuatan bintang adalah dari sang pemilik itu sendiri dan pemikiran tenang serta fokus membantu mengendalikan atau mengontrol penggunaaan kekuatan tsb.


Setiap orang yang memiliki kekuatan maka tak heran jika dia memiliki banyak musuh, sebaliknya orang yang lemah dia memang memiliki orang kuat tapi sewaktu-waktu jika ia tak berkembang maka ia dengan mudah jatuh di hempaskan bahkan mati secara perlahan karna dia manfaatkan.


Itulah yang di namakan hukum alam, dan tata Surya juga memiliki hukum yang sama hanya aturan dari kekuatan galaksi yang membedakannya.


Seseorang bisa berpetualang ke negri manapun untuk menambah wawasan luas, tapi seseorang yang berpengalaman bisa mempelajari hal baru yang tak pernah terpikirkan oleh manusia.


Itu di sebut kepintaran.


Ilmuwan membaginya, mengamati, meneliti dan mulai membuat.


Terus mencoba tanpa takut salah itu bisa berhasil tapi seseorang yang membuat seperti yang inginkan oleh rasa puasnya bisa menciptakan hal fatal karna berlebihan memiliki konsekuensi dan hukum.


Musuh terbesar bukan hanya dari orang lain tapi diri sendiri serta ego, oleh karna itu ketika manusia di ciptakan dengan akal dia mengetahui kebajikan dan keburukan.


Kebajikan akan membuatnya sukses dan damai.


Sementara keburukan akan membuat rasa tak aman dan kehancuran.


Ketika kalian melihat cuplikan video kehancuran bisakah kalian mengambarkan apa yang terjadi di masa depan ketika ego menguasai diri manusia dan bumi hancur?


Anggap saja itu gambaran sekilas, author sedikit bermain pikiran dengan kalian.


Tapi ada satu nasehat yang author pernah curi dari seseorang pepatah, kamu menyerah?kamu benar memilih menyerah?


Pepatah bilang masa lalu itu sejarah dan masa depan itu misteri.


Kenapa tidak mencobanya, kamu pernah menjadi baik lalu buruk, kamu pernah buruk menjadi baik.


Tidak ada yang tau mana yang menang kan?


Tapi kalau kamu bisa memahami kata pepatah itu, apa kamu tetapi memilih buruk lalu karma datang, atau kebaikan lalu kebahagiaan datang?


...


Friendship is stronger than the heat of enmity.


Facts never come into friendship by magic. The truth takes away the magic. One fact corresponds to another fact in this world, and that is your way of telling whether it is a fact or not. A lie is compatible with nothing but another lie.


Persahabatan lebih kuat dari pada panasnya permusuhan.


Fakta tidak pernah datang ke dalam sebuah persahabatan dengan keajaiban. Kebenaran menghilangkan keajaiban. Sebuah fakta akan sesuai dengan fakta lainnya di dunia ini, dan itulah caramu untuk mengatakan apakah itu fakta atau bukan. Sebuah kebohongan tidak akan cocok dengan apapun, kecuali dengan kebohongan lainnya.


Terima kasih sudah baca karya-karya Aiden, pokoknya You are the best!😘