
There is no love more than a brother to his younger siblings. He is a strong fortress to protect his sister, he is the best guide to guide his sister. Thank you sis for being a complement in my life.
Tak ada cinta yang lebih dari seorang kakak kepada adik-adiknya. Ia adalah benteng yang kokoh untuk melindungi adiknya, ia adalah petunjuk terbaik untuk membimbing adiknya. Terimakasih kak kau telah menjadi pelengkap dalam hidupku.
Note : Rafael Bimasakti.
...
Rafa POV.
Melihat bintang yang menghias galaksi membuatku teringat akan seseorang.
Seseorang hebat yang pernah mengisi kehidupanku.
Aku merindukan kak Galaksi...
Bagaimana kabarnya di sana?
Apa tempat orang yang sudah pergi itu sangat jauh hingga tak bisa ku gapai meski menaiki kapal angkasa?
Kakakku itu, orang yang angat baik dan peduli terhadap orang lain.
Ada banyak hal yang ku kagumi darinya, sampai aku ingin menjadi seperti kakakku dan ketika aku besar nanti ku bertekad akan jauh melampauinya menjadi lebih kuat seperti sosoknya.
Sayangnya semua harapan untuk terus bersama menjadi sebuah kenangan lama yang tak pernah terlupakan.
Janji yang tak pernah di tepati karna takdir.
Harusnya aku menyalahkan takdir?
Akan tetapi takdir sebenarnya bukanlah alasan kepergian seseorang atau membuatnya hanya menjadi sebuah pelarian dari kenyataan.
Bagaimanapun putaran takdir di dunia kita harus tetap menerimanya.
Kehidupan masa lalu atau sekarang sama sama mempunyai kesamaan bahkan kemiripan, ada kala kita menemukan twins flame seseorang yang memiliki karakter yang sangat mirip dengan kita dan soulmate dua karakter yang saling melengkapi.
Ada dua pertemuan.
Pertemuan yang di sengaja atau tidak sengaja.
Bukankah setiap kehidupan itu penuh dengan kejutan dan karakteristik masing-masing.
Tergantung bagaimana kita melakukannya.
Untuk terus berjalan.
...
"Rafael!"
Panggilan itu membuat pemuda yang tengah melamun menatap luar kapal di jendela tersentak, menghadap ke samping kirinya di mana sahabatnya yang dulu menjauhinya kini menjadi sangat dekat.
"Bumi...."
"Kau sedang melamun kan apa?"tanya pemuda berambut coklat itu.
"Tidak apa-apa, oh ya apa yang lain belum kembali?"ucap Rafa berusaha mengalihkan topik.
"Mereka masih mengurus keadaan di luar setelah itu kita akan kembali ke planet Ophiuchus. Terutama temannya Leo beberapa anggota mereka mengalami luka yang cukup parah."jelas Bumi.
"Benarkah?tapi Aqua bilang bahwa planet Aquarius mempunyai mutiara yang dapat menyembuhkan luka apapun kenapa mereka tak mengunakan itu untuk mengobati yang lain?"ucap Rafa mengingat perkataan gadis berambut biru itu.
Oleh karna itu mereka tak berani untuk menyelam dulu sebelum memastikannya karna bagaimanapun keselamatan yang lain juga penting."
"Ya kau benar, kita ataupun mereka mempunyai misi yang sama."
"Setelah misi kita tuntas apa yang kau lakukan?"
Tiba-tiba Bumi menanyakan hal itu membuat Rafael binggung.
"Huh?apa maksudmu?"
"Ini tugas kita menyelesaikan misi pertama dari Ophiuchus bukan?lalu setelah selesai apa yang kita lakukan lebih tepatnya kau, karna dia sangat percaya padamu untuk menutup gerbang Zathura Rafael."
"Apa kita harus pergi kesana?"
"Ini keputusanmu tapi sebaiknya pikirkan dengan rencana matang ataupun jangan bertindak sendiri, karna sama saja kau ceroboh membahayakan nyawamu sendiri meski kau lebih kuat dari kami. Berpeganglah pada teman-temanmu Rafa...."
Ucapan Bumi menyentuh hatinya.
Dia telah memiliki teman.
Teman perjuangan yang hebat.
"Aku hanya tidak percaya pada diriku sendiri Bumi."ucap Rafael memanggil nama teman masa kecilnya itu.
Pemuda bermata hazel itu menatap kearah Rafael dengan pandangan tak dapat di artikan, dia lalu menepuk bahu sahabatnya.
"Kau tak tau, kau hanya kurang percaya jika terkadang dunia berpusat padamu akan tetapi kau mencoba menghindarinya dengan mengelaknya sama seperti ketika kau mendengar kabar kematian Galaksi."ucap Bumi sambil memandang ke depan.
"Kenapa harus kakak...."
"Rafa, ini tidak selalu sama dan berbeda, setiap hari berganti pagi menjadi malam, bahwa waktu sedetik saja bisa mengubah seseorang dalam sekejap.
Aku tau menerima kenyataan besar apalagi ini adalah tanggung jawab yang besar pula aku pikir kau tak bisa melakukannya, tapi ternyata kau bisa melakukanya!kau luar biasa mengerjakan semuanya sendiri hingga kau lupa bahwa masih ada seseorang di sampingmu.
Dunia memang tidak selalu berpusat padamu tapi dunia juga bisa berubah berpusat pada orang yang mempunyai tekad dan keteguhan hati. Sama seperti seseorang yang sukses dia membutuhkan penopang nya yang membuatnya bangkit dari nol begitu halnya dunia terbentuk dia membutuhkan makhluk di dalamnya. Apa kau mengerti apa yang ku ucapkan?"
Mendengar petuah Bumi membuat Rafael sadar.
Ya dia sungguh mengerti.
"Kau benar, melihat kebelakang tak membuat orang berjalan ke depan dengan baik dan merasa ragu tak membuat seseorang ia maju karna tak mempunyai sebuah tekad semangat.
Aku merindukan kakakku, aku selalu merindukannya, mungkin aku juga bodoh melupakan petuah-petuah yang sering ia lontarkan dulu saat aku kecil. Bumi kau berjanji untuk melindungi ku, ya aku mendengarnya sendiri saat aku tidur walau sebenarnya aku pura-pura tertidur karna aku sudah sadar saat kau mengendong ku dan betapa beruntungnya aku mempunyai orang orang seperti kalian, teman-temanku yang selalu mendukungku ketika duka datang dan cara membuatku tertawa dengan kebahagiaan sederhana.
Karna di dunia ini tidak ada namanya kebahagian yang sempurna hanya sang pencipta lah yang bisa membuatnya, para makhluk, manusia bahkan kita sendiri tak akan pernah bisa menyaingi atau membandingkan apapun itu, bahwa kehidupan selalu berputar secara acak untuk membuka satu persatu kotak rahasia dan kunci harta karun itu adalah diri kita sendiri."
...
There are three ways to achieve the highest success: The first way is to be kind. The second way is to be kind. The third way is to be kind.
No one can go back in time and make a fresh start again. But, everyone can start today and make a new ending.
People who never make mistakes are people who never do anything.
Ada tiga cara untuk mencapai kesuksesan tertinggi: Cara pertama adalah bersikap baik. Cara kedua adalah bersikap baik. Cara ketiga adalah menjadi baik.
Tidak ada seorang pun yang bisa kembali ke masa lalu dan memulai awal yang baru lagi. Tapi, semua orang bisa memulai hari ini dan membuat akhir yang baru.
Orang yang tak pernah membuat kesalahan adalah orang yang tidak pernah berbuat apa-apa.