Rafael Bimasakti

Rafael Bimasakti
Berhasil melewatinya



Flashback on.


Bram!


Suara dentuman terdengar tak jauh dari kapal mereka hingga membuat mereka semua mendengarnya.


Entah apa penyebabnya tapi membuat Leo dan yang lain menjadi waspada karna tiba-tiba medan kapal dalam sekejap berubah kasar.


Di sekeliling kapal di penuhi dengan bebatuan Asteroid besar dan kecil.


"Hati-hati jangan sampai menabraknya, karna walau kapal ini kuat aku tak yakin jika terkena maka akan menyebabkan kerusakan fatal di mesin dalam."


Ya perjalanan tenang mereka menjadi menegangkan...


Flashback off.


.


.


.


Dengan keahlian tingkat A, Leo dengan lihai menghindari bebatuan itu.


Kapal menjadi gesit dan lebih cepat karna bahan bakar mesin juga akan habis oleh karna itu Leo mempercepat perjalanan mereka.


Mesin angkasa hanya akan bertahan selama 30 menit berjalanan dan bahan bakar mereka kan terisi  kembali dengan sendirinya jika tak di gunakan.


Walaupun boros tapi kapal itu sangat berguna dan cepat seperti kecepatan komet.


Lalu apa bahan bakar kapal itu hingga mampu terisi kembali?


Yaitu sebuah atmosfer galaksi yang di sebut udara bagi mahluk bulan berbeda dengan astronot manusia yang mengunakan tabung oksigen dan pakaian berat jika keluar dari kapal.


Karna selain bumi tidak ada planet yang memiliki gravitasi oleh karna itu semua benda langit akan melayang sama halnya manusia yang tidak memakai pelengkapan lengkap saat berpergian ke luar angkasa.


Uranus yang melihat kemampuan Leo dan kekompakan si kembar hanya bisa berdecak kagum hingga Neptunus yang berada di sampingnya menutup mulut pemuda itu yang terbuka lebar.


"Ura tutup mulutmu nanti kemasukan ratu lebah!"celutuk Rafael membuat Bumi tersedak karna bagaimana bisa adiknya berbicara bermulut pedas seperti itu seperti Merkurius yang suka julid.


"Ya ya, aku hanya kagum pada mereka saja."ucap Uranus tak terima.


Saturnus dan Mars yang duduk di belakang mereka mencoba tak tertawa.


"Kak Leo memang hebat!dulu kak Leo pernah cerita bahwa sebelum planet zodiak berjalan maju atau modern, banyak masalah dan kesulitan untuk pergi antar planet.


Oleh karna itu untuk mengatasi masalah itu mereka mengunakan kekuatan lain yang sebut sihir teleportasi."jelas Rafael membuat Komet terkejut.


"Benarkah?kau pernah mengunakan sihir teleportasi!"ucap Komet.


"Kenapa bang?"tanya Saturnus binggung.


"Ah iya bang Komet kan dari klan sihir aku jadi penasaran seperti apa planet yang di tinggali bang Komet."ucap Venus.


"Apa itu jauh sekali?"tanya Jupiter ikut penasaran.


Sepertinya dia harus membuka indentitas aslinya karna bagaimana mereka telah bersama-sama atau berjuang untuk mengalahkan sebuah kehancuran besar yang mengancam seluruh bintang Galaksi.


Persahabatan di bentuk dari solidaritas, dan kesetiaan di bentuk dari kepercayaan.


Untuk membangun hal itu bukan hanya dari satu orang tapi dua atau lima teman yang bisa menciptakan sebuah perubahan walau kalian menjalani hari-hari yang sama dan akan terus selalu sama seterusnya.


Di sisi lain Komet mulai menjelaskan indentitasnya, sementara yang lain hanya menyimak mendengarnya. Bagaimana mereka menghargai seseorang yang lebih tua atau muda dari mereka.


"Aku adalah keturunan klan sihir, di planet yang sama sekali tidak ada air atau makanan, kami hanya mengandalkan sihir untuk bertahan hidup.


Apa kalian pernah mendengar tentang Nebula Helix?di situlah klan kami terlahir dan tinggal. Akan tetapi setiap penghuni membentuk klannya masing-masing sesuai keunggulan mereka.


Ada nama klan api dan air, sedikit mirip dengan element tapi kekuatannya sangat berbeda, dan menurut ku mungkin kalian menganggapnya aneh atau unik.


Aku adalah satu keturunan klan sihir paling kuat oleh karna itu rambutku putih, klan berambut putih biasanya bisa membaca sekilas masa depan planet yang akan terjadi untuk waspada tapi kemampuan itu hanya bisa di gunakan saat umur 23 tahun jika di bawahnya maka mereka tak bisa menggunakannya karna belum cukup umur."ucap Komet, akan panjang dan rumit di jelaskan karna keberadaan klan mereka di tutupi atau rahasia karna suatu alasan oleh karna itu dia mencoba mempersingkatnya.


"Tempat tinggal mu justru sangat luar biasa dari bulan, aku juga menyukai tinggal di tempat kelahiranku.


Bagiku bulan adalah tempat yang nyaman karna dia dekat di bumi untuk menyinari bumi saat malam hari. Dia terlihat sangat indah, putih dan cantik.


Ada kala astronot pergi kesana tapi karna kami memilih tempat yang tak pernah di kunjungi oleh karna itu keberadaan makhluk seperti kami tak pernah terlihat di mata manusia, aku bukannya membenci manusia tapi aku terkadang ingin benar-benar ke bumi untuk melihat aktivitas mereka.


Setiap rumah memiliki tempat ter aman oleh karna itu saat tanggung jawabku selesai di sini maka aku akan kembali ke bulan bertemu dengan orang tuaku dan orang terdekatku yang menungguku."


Ucap Rafael.


Perkataan pemuda itu penuh makna, bahwa dia mengajari kita bagaimana menyikapi sifat kita saat bertemu dengan orang asing sama halnya manusia.


Makhluk seperti mereka memang tak akan pernah di ketahui oleh manusia tapi oleh karna itu setiap perbedaan membuat mereka sadar akan kebajikan.


Yaitu melindungi manusia di bumi tanpa ada imbalan apapun yang mereka minta atau beri.


Karna setiap planet yang memiliki kehidupan berhak hidup tanpa ada dasar kesombongan karna hanya sang pencipta lah yang pantas memiliki sifat itu.


Apa kalian pernah mendengar Nebula Helix?



Nebula Helix adalah formasi planet besar di konstelasi Aquarius. Jaraknya sekitar 700 tahun cahaya, salah satu nebula terdekat dengan Bumi. Nebula ini kerap dijuluki "Mata Tuhan" karena bentuknya yang menyerupai sebuah mata.


...


Of course risk is a part of space flight. We accept some of them to achieve greater goals in exploration and finding out more about ourselves and the universe.


When forced to summarize the general theory of relativity in one sentence: Time and space and gravity have no existence separate from matter.


'One of the basic rules of the universe is that nobody is perfect. Perfection does not exist…..Without imperfections, neither you nor I would exist.


Tentu saja risiko adalah bagian dari penerbangan luar angkasa. Kami menerima beberapa di antaranya untuk mencapai tujuan yang lebih besar dalam eksplorasi dan mencari tahu lebih banyak tentang diri kita dan alam semesta.


Ketika dipaksa untuk meringkas teori relativitas umum dalam satu kalimat: Waktu dan ruang serta gravitasi tidak memiliki keberadaan yang terpisah dari materi.


'Salah satu aturan dasar alam semesta adalah tidak ada yang sempurna. Kesempurnaan tidak ada… ..Tanpa ketaksempurnaan, baik Anda maupun saya tidak akan ada.