
1. Awal Mula part. 2
Ibu itupun merasa panik dan terus memikirkan Hanna yang keadaanya sangat kritis. Saat itu juga, Nina sedang mencari tempat tinggal. Namun, ia kehilangan bawaaannya di bandar, sehingga ia mencari pekerjaan yang dapat menghasilkan banyak uang. Tetapi, pekerjaan itu sangat buruk dan bisa dibilang tidak baik untuknya. Namun, ia
tetap melakukannya. Akhirnya, ia pun mendapatkan uang yang sangat banyak sekaligus membawa uang tersebut untuk mencari rumah sewaan.
Kembali ke Hanna, setelah beberapa hari , akhirnya hanna sadar dan sembuh. Namun, yang hanya ia ingat adalah namannya dan ia tidak tahu kenapa ia ada disana. Ibu yang menemaninya tersebut mengatakan bahwa ia adalah ibunya. Hanna pun menjadi anak dari ibu tersebut yang bernama Kirina Hanami. Ia pun mengalami hidup yang sangat enak, berbeda dengan Nina yang hidupnya menderita dan penuh dendam.
Lalu, Mereka dipertemukan dalam sebuah rapat keluarga. Keluarga angkat Hanna adalah salah satu keluarga terkaya didunia. Oleh sebab itu, setiap anggota keluarga memiliki pembantunya masing-masing, dan suatu kebetulan pamannya Hanna memiliki pembantu yaitu Nina. Akhirnya, mereka dipertemukan dan saat itu juga Hanna mulai memiliki sedikit memori tentang Kana.
“Awww, sakit”, Hanna yang mengeluh karena mengingat sesuatu.
“Kenapa nak.. kenapa keponakanku… issh kenapa?..”, Ucap para keluarga.
“Tidak-tidak, aku seperti mengingat sesuatu.. Ouh iya paman, apakah aku boleh meminta pembantu mu yang itu (menunjuk kea rah kana)”, Hanna yang sedang membujuk.
“Ouh ini, ambil saja, siapa tau kamu senang bermain dengan nya… Jaga dia ya, Nina!”, Pamannya Hanna yang bertindak.
“B-bbaik pak..”, Nina yang mulai mendekati Hanna dan berada disampingnya.
“Aku sedikit ingat tentangmu…(berbisik ke nana sembari berjalan mendekati pamannya)”, Hanna yang berbisik ke Nana.
“Makasih paman.. Mmuah, dah ya!”, Hanna yang pergi meninggalkan paman dan bibinya sembari pulang membawa Nina.
“Baik kak, kakak ipar.. Saya pulang dulu..”, Ucap Bu Hanami.
“Hati-hati, ya!..”, Ucap Paman dan Bibinya Hanna.
Mereka pun pulang dan bercerita bersama. Lalu, Bu Hanami mulai menanyakan hal-hal mendasar kepada Nina. Hanna pun ingin melihatnya dengan berduduk santai.
“Nama kamu siapa?, Tanya Bu Hanami,
“Saya adalah Nina Kirisu”, Nina menjelaskan kepada Bu Hanami.
“Saya orang asli eropa. Saya berasal dari negara Norwegia..”, Ucap Nina.
Hal itu, membuat Hanna menjadi sakit kepala lagi. Namun kali ini, ia tahan dan mencoba untuk menutupi sakit kepalanya itu dengan berkata, “Huh, panas sekali..”. Ibunya pun merasa bingung dan mencoba membuat ruangan itu menjadi dingin. Lalu, Bu Hanami pun kembali mengobrol bersama Kana.
“Sudahi dulu ya, kapan-kapan kita mengobrol lagi..”, Bu Hanami yang kembali pergi.
Lalu…
“Hey, katanya kamu tau aku.. Cepat katakan!!!”, Kana yang merubah sikapnya menjadi kesal dan penuh dendam.
“K-kkenapa? Aku hanya tau kau adalah temanku, itu saja.. Kok kamu kasar?”, Hanna yang sangat polos.
“Bruhh.. Aku kira apa?... Kamu lupa ingatan ya?..”, Nina yang salah sangka kepada Hanna.
“I-iiya, aku lupa ingatan, kata ibuku aku adalah anaknya dan aku benar-benar tidak ingat apa-apa (memegang kepalanya)..”, Hanna yang masih sangat ketakutan.
“Sudahlah jangan dipikirkan tadi. Itu adalah salam kenal orang eropa.. Oke!”, Nina yang membujuk Hanna supaya mau menjadi temannya.
“B-bbbaiklah…”, Hanna yang mulai mengalah dan mau berteman dengan Nina.
“Nah gituh dong!!... Mulai sekarang kita teman (mengaitkan jari kelingking ke tangan Hanna)..”, Nina yang mulai menjadi temannya.
“Hmm”..
Mereka pun menjadi sangat akrab dan akur. Ini bukan ending tetapi ini adalah mode flashback dari kisah si Azazel, Nina dan Hanna yang baru kalian ketahui disini dan masih banyak sesuatu yang harus dijawab di Novel ini. Mode flashbacknya akan dimatikan!
Flashback Off…
To Be Continued…
PRINCE & PRINCESS SCHOOL S2?