
Aku pun masuk kedalam rumah…”hey kotarou…ngapain sekolah, katanya kamu mirip seperti ayah yang nolep…ya, kalau seperti ituh, kamu terusin perusahaan ayah aja nih….”,ucap ayahku. ”yeuhh…masa cuma kerja jualan kertas
polio untungnya selangitt ogah”,ucapku. ”itu saham bodoh…asset berharga….berjualan saham itu untungnya besar….gak banyak mikir dan gerak lagih..”,ucap ayahku. ”terserah
dah..aku mau kekamar, besok ada lomba …jadi aku ikut…”,ucapku. ”baiklah…jangan lupa …ibu kamu sudah masak makanan kesukaanmu…nanti kamu makan ya…”,ucap ayahku……….
Berlanjut ke Furati eh futari, minami….
Kalau minami…dia adalah seorang cewek yang kaya tetapi, tidak mempunyai saudara …. Ayah nya adalah sahabat ayahku. Namun, aku tidak tahu..
Minami pun pulang ke istana nya…Ia berdiam-diam agar tidak ketahuan bahwa ia adalah anak yang kaya raya (menurutku) …Setelah memasuki rumah, tiba-tiba seseorang mengejutkannya dengan berkata…”hey minami…kamu malam-malam pulangnya…besok jangan diulangin lagi, ingat pesan papah”,ucap ayahnya…Ternyata, bukan karena dia orang kaya yah, haduhh....”iya ayah…”,ucap minami…
Ke-esokan harinya….Kami berdua pergi ke sekolah….Setelah itu,kami menuju aula sekolah yang menyelenggarakan lomba itu….Lomba pun dimulai…..Dan pada akhirnya, kami lah yang memenangkan lomba ituh.....ituh apanya nih…
Kompetisi itu pun telah selesai disaat bel pulang sekolah…Aku pun pergi ke perpustakaan untuk meluangkan sedikit waktuku,dan mencari sebuah buku novel yang bernama The Scared Love.
Aku tertarik dengan novel itu, tetapi
ada hal lain yang mengganggu pikiran dan konsentrasiku…Ada suara berisik dari barisan ujung perpustakaan…
Aku pun diam-diam menuju suara itu, aku juga melihat seorang cewek yang sedang mengintip sesuatu kearah suara itu…Ternyata, ada adegan *mawang: burungku* dan perempuan yang sedang mengintip itu adalah Minami. Aku pun menutup mulut Minami. Dia kaget dan panik, Ia kira aku penculik dan ingin menggigit tanganku. Aku pun berbisik,”hey..aku kotaru, panggil taro saja…Sudahlah,kita pergi saja dari sini…”. Aku pun pergi keluar,dan bertanya padanya siapa yang melakukan hal itu di perpustakaan?. Tiba2 dia memelukku dengan menangis,
seraya berkata,”tarou….Dia temanku Irina, dengan seorang laki2 hidung belang yang mengincarku..hwaa…aku tidak bisa menolong nya, aku yang menyebabkannya seperti ini, hwaa….tolonglah dia taro….”,ucap Minami meninta tolong. Sebenarnya
, aku tidak mau,tetapi karena aku melihat kesedihan yang mendalam di
matanya…udah, gak usah lebayy..
Aku pun menuju perpustakaan itu, dan aku memikirkan sebuah ide untuk mengeluarkan laki-laki itu dengan cara memancing nya…”hoyyy,ada orang gak??....”,ucap ku. Ternyata, belum berhasil. ”oyy FBI datengg…”. Belum berhasil juga….hmmm, satu lagi…dan aku yakin, pasti berhasill….”mbah sendog nagih utangg bareng paman nori…kaburr cepatt…”. Seketika, pintu perpustakaan dibuka sekencang-kencang nya. Pemuda itu pun lari kabur meninggalkan ruangan. Tetapi, mukaku sakit karena terkena pintu perpus….
Aku pun mengajak Minami masuk untuk memeriksa kondisi temannya….Minami pun masuk, Ia bertanya kepada temannya,”heyy Irina…aapa kau terluka…sakit…sinih,aku peluk..”. ”nami…..aku takut…aku takut …. Aku takut janda…”,ucapnya. ”(nih
suami, jadi janda dongg…)”,ucap Minami. ”bukan itu yang aku masalah kan…aku takut hamilll….”.”tidak kok, kita serahkan semua dengan yang diatas, siapa memangnya ya, pelaku tadi, sepertinya aku tidak mengenalnya?",ucap Minami. ”tapi dia anak kepala sekolah kok”,ucapku. ”kau tau darimana?..”,ucap minami. ”hey2 aku ini lebih duluan kesini, jadi aku tau lah chubby..bener gak Irine..”,ucapku. ”ya,..benar…”,ucapnya. ”baiklah kami bawa kamu pulang,ya!….hari sudah gelap…seharusnya aku bisa belajar IPA sekarang, sudahlah…hayo..”,ucapku. ”iya …”,ucap minami. ”hey minami…Kotaru itu orang baik, loh…Sewaktu, temannya kesusahan, pasti ia berikan sedikit uangnya…lebih mengejutkannya lagi, uang yang diberikan selalu banyak..padahal orangtua nya miskin..”,ucap Irine berbisik. ”ngepet kali…”,ucap minami berbisik. ”hush ..
sembarangan , gak kok, isunya dia anak pengusaha…Tetapi, dirahasiakan oleh kedua orang tuannya..”,ucap Irine. ”hey2…ngomong apa si…bicarain orang gak bagus tau…Nami….ehh minami, kau antar dia pulang..arahku tak serah dengan mu..”,ucapku. ”baik…”,ucap minami. ”hey2…kok bisa yah , anak maniak pendiem , bisa terbiasa
dengan kamu…uhhh so sweet “,ucap Irine. ”huhh…k-kakamu ngomong apaseh…udahlah ,
lanjut jalannya…”,ucap Minami…
Ke-esokan paginya…”huhhhh Menikahhhh…”, kejut aku dan futari. ”iya benar…kalian disuruh orang tua kalian masing2, karena kasus video *mawang: burungku* itu terekam cctv..”,ucap bu Kana. ”tapi itu bukan kami…”,ucap Minami. ”iya .. kami sedang mengklarifikasinya..tetapi, berita ini tersebar di grup whatsup seluruh guru provinsi Kyoto..”,ucap bu Kana. ”baiklah bu…jangka waktu kami nikah berapa hari…?..”,ucapku..”hey…a-aaku belum setuju, kamu udah main nanya kawin ajah..”,ucap minami berbisik.
”sekarang…”,ucap bu Kana. ”nani…”,ucapku.
”omaewa mou…”,ucap bu Kana. ”kamvret”,ucap minami….Eehhh…
Aku pun kembali kekelas. Aku tidak pusing mengurusi itu, karena hal itu tidak memusingkan ku….hehe….Tetapi, Minami sangat stress memikirkan itu, Aku mencoba menghiburnya di kala istirahat sekolah..Aku membelikannya eskrim, dan berkata,”oyy, nih eskrim…si endut lagi illfeel nih…surammm..”. ”gak
seperti ituh…aku sedang memikirkan hidup berdua, tinggal sekamar,…aku belum siap akan hal itu…”,ucapnya. ”(kalau kau tau diriku siapa, pasti kau …. bertambah stress…sudhlah ku coba menenangkannya lagi..) jadi seperti inih,.. anak yangterkenal di Tokyo, nyerah cuma karena video. Seorang cewek galak , mengisut karena
dihadang hal seperti inih..huh payah”,ucapku. ”hehe….gak kok, aku kuat…..kuat omong doang…hahah”,ucap minami. ”hahahahahah…gak lucu,..bercanda…”,ucapku. ”hahahaha….garing…”,ucapnya. Kami pun tertawa lepas, sampai ketika …. Orang tua Minami menjemput kami, dan membawa kami ke gedung pernikahan Aku memakai gaun ehhh salah-salah, Aku memakai Kemeja…Minami pun memakai gaun yang sangat anggun, sesuai dengan dirinya yang cantik….Namun, aku tidak fokus setelah mendengar lucunya nama Ayah futari , yang bernama Pete…Kaya, makanan indo yang enak tetapi baunya gak
karuan….(just joke🤗)
Aku pun melakukan ritual pernikahan….dan kami pun resmi
sebagai suami istri…….
Mohon ditunggu ya! episode selanjutnya, terimakasih... : ucap author
****Prince** & Princess School**....