
Oke.. kali ini , kita lanjutkan cerita si Gane dan Hanna. Kita ambil klip di dekat halte bus…
Lanjut..
“hey.. kenapa wajahmu masih memerah?... aneh..”,ucap gane heran.
“ahh.. tidak.. sudah tidak apa-apa… ngomong-ngomong, t-ttterimakasih..”,saut Hanna.
“ah tidak apa-apa.. kau kena campak?... sepertinya , kau sakit .. cepat pulang lah..”,ucap Gane yang semakin khawatir terhadap hanna..
“nanti kau bagaimana, tidak ada yang menemanimu..”,ucap Hanna yang justru khawatir kepada Gane.
“sudahlah.. tidak apa-apa.. Aku sudah biasa sendiri.. “,saut gane yang mengingat waktu nya sudah malam.
“hah….. oh, oke.. mengingatkan aku akan sesuatu hal, yasudah aku tinggal yah….(author… aku ini bukan sindromm, tapi memang benar-benar.. ampun ahh..)..”,ucap Hanna...
Tiba-tiba…..
Brukkk…. Hanna pingsan karena kedinginan. Melihat hal itu, Gane pun bergegas menggendongnya. Lalu, Ia membawanya menuju rumahnya. Awalnya, gane tidak tahu dimana tempatnya. Namun, Ia menemukan kartu identitas dari sekolah didalam tasnya. Akhirnya, Ia sampai dirumahnya. Iapun kaget karena rumahnya yang megah. Tetapi, Gane tidak peduli apa yang akan dikatakan orang tua hanna nanti. Iapun bergegas masuk kedalam. Ia mulai mengetuk pintu rumahnya
hanna. Tak lama kemudian…
“iya.. ada apa?.. siapa ya, malam-malam begini?..”,ucap ibunya hanna..
Krekkk.. pintu terbuka..
“ah.. bibi!.. anak bibi terjatuh pingsan tadi di dekat halte bus..”,ucap gane mengucapkan perkataannya duluan.. Biar gak salah sangka tuh..
“oh.. sini masuk…”,ucap ibunya hanna..
Kami pun diajak masuk kedalam. Lalu, aku menaruh hanna diatas sofa. Aku mengira akan terjadi hal yang buruk kepadaku. Ternyata, itu semua hanya opini belaka…
“jadi, kamu pacarnya hanna…”,ucap ibunya hanna memastikan.
“bukan bibi.. kami hanya teman satu kelas, tadi kami hanya bertugas membersihkan ruang klub di sekolah. Lalu, hujan pun datang disaat kami keluar sekolah.. “,ucap gane memberitahu kebenarannya, walau masih ada yang ditutupi.. cieee…
“blom ada kata suka bagi gw, oke author..”,ucap gane ke author..
“iya…”,ucap author..
...
"oh iya, sekadar info.. gane itu mempunyai sifat yang introvert, sama seperti Futarou.. Namun, masalahnya berbeda dengan yang dihadapi oleh tarou.. Jadi, maklumi saja jika dia bergaya sok cool, padahal tidak... hi hi hi hi hi..", ucap author...
" thor.. aku gak menghina loh... lagi pula.. jangan percaya oleh perkataanya , ya! para reader... Naskahnya aja, udah dibawa ke dalam novel.. gimana mau direkap..",ucap gane yang tetap bersifat dingin...
"baru kali ini.. author diatur tokoh didalam cerita 😿..
Lanjut..
“nak, panggil saya ibu saja…. Dan, kamu mau saya ceritakan tentang hanna..”,ucap ibunya hanna..
“baik bi..eh maksudku, ibu.. itupun kalau tidak memaksa..”,ucap gane yang gugup.. ekhem, dulu benci.. sekarang suka, nanti cinta paling.. kayak novel aja…
“ini memang novel, kocag..!!”,ucap tarou..-_-..
Lanjut…
“jadi.. kejadiannya 8 tahun yang lalu.Kami sangat bahagia, dan keluarga kami masih sangat lengkap. Namun, disaat itu…
Saya pergi keluar untuk membeli sayur-sayuran. Tetapi, disaat saya kembali, rumah saya sudah terbakar. Saya ingin sekali menyelamatkan keluarga saya. Saya juga mencoba untuk menereobos masuk beberapa kali, tetap saja tidak bisa. Setelah pemadam datang, Mereka pun memasuki rumah kami yang terbakar. Mereka pun berhasil menemukan anakku, tetapi suamiku tidak….
“maksud bibi, maksudnya .. ibu?...”,ucap Gane penasaran.
“hanna itu phobia dengan hujan… karena, hal itu mengingatkan ia dengan ayahnya…”,ucap ibunya hanna yang semakin rumit..
“maksud ibu.. aku semakin tidak pahamm..”,ucap gane..
“yah.. karena, ayahnya yang sering mengajaknya hujan-hujanan.. Bahkan, ia sampai lupa waktu jika bermain hujanan.. tetapi , semenjak kehilangan ayahnya. Dia menjadi seorang yang takut air.. Namun, jika bertemu denganmu sepertinya , dia tidak apa-apa tuh dengan kondisi phobia nya… jadi, ibu mohon ya..”,ucap ibunya hanna..
“eto.. apa ya???..”,ucap gane yang semakin tidak mengerti kondisi dan situasi yang rumit ini..
“mohonnn.. jagalah putriku..”,ucap ibunya hanna dengan berdiri dan meminta mohon .
“(seharusnya kata-kata ini kan.. diucapin waktu mau nikah.. haduhh.. Tetapi, wajah coolku ini akan segera pudar juga pastinya… jadi..) Baiklah, jika itu yang ibu mau.. Saya bisa laksanakan.. tapi, aku tidak mau kalau dia terbebani. Aku juga tidak mau memberi tahunya sekarang. Lagipun, Jika anak ibu terluka, aku pun turut terluka.. Entah kenapa?... Mendengar cerita ibu tadi, aku merasa ada pencerah dibalik itu semua… kalau begitu, aku pamit bu..”,ucap gane.
Tiba-tiba.. Jwedddeeeeerrrr..
“ehh bujukkk.. nuklir kali.. gede amat bunyinya.. huh.. “,ucap gane yang kaget..
“pufttt (tertawa kecill).. Kamu menginap saja disini.. Tapi, kamu tidur dengan hanna saja, ya!.. Walau, kami keluarga yang mampu, tetapi kamar kami hanya 2… yang 1 nya lagi kamar tamu..”,ucap ibunya hanna..
“saya kan tamu bu..”,ucap gane..
“salah.. kamu, calon mantuku, eh maaf…”,ucap ibunya hanna.
“(baru diomongin tadi.. haduhh.. lepas gak ya?.. udahlah.. gw juga sendiri terus selama 12 tahun ini..) tidak apa-apa bu, ya sudahlah.. aku bawa hanna dulu
kekamar ya bu..”,ucap Gane..
“baik.. kamu boleh tidur sekarang , kok..”,ucap ibunya hanna.
“baiklah bu..”,ucap gane yang sebenarnya sangat malu.
Ia pun mengangkat tubuh hanna yang berada disofa, lalu memindahkannya ke dalam kamar. Ia pun menaruh nya di Kasur, sementara itu, Gane tidur dibangku yang berada didekat kasur. Tanpa sadar, Gane pun tertidur. Lalu,
tepat jam 12 malam…
“huahhh.. oh.. masih malam..ehhhh..”,ucap hanna yang kaget melihat Gane tidur di sofa yang berdekatan dengan kasur.
“humph.. eh, dia mengantarku ke rumah , ya?... huhhh, so sweat.. tapi, jangan kege-eran ah.. cuma, kasihan juga melihat dia tidur disofa..sendirian..
aku pindahin ah..”,ucap Hanna bergegas memindahkan gane yang tertidur ke kasur.
“uhh.. berat juga, jadi begini ya?... rasanya mengangkat laki-laki.. seperti mengangkat barbell 60 kg.., beratt…”,hanna yang sedang mengangkat Gane..
“huh.. sudah kataruh.. lalu, haahhhh.. aku lupa, aku tidur dimana?... Apa dia tidak keberatan?.. tidur bersamaku…”,ucap Hanna yang bingung..
“sudahlah aku tidur disampingnya saja… “,hanna yang langsung berbaring didekat gane tanpa berfikir lebih panjang lagi.
Keesokan paginya, Gane pun terbangun. Ia mulai membuka matanya pelan-pelan. Namun, Ia kaget dan panik karena, dihadapannya hanna sedang berbaring tidur dengan pulasnya. Lalu, Hanna tiba-tiba membuka matanya…
Apa yang akan terjadi?... saksikan di eps selanjutnya..
Author…… upp..
“gak usah berisik.. author juga tau.. mulai sekarang panggil thores aja.. (sesuai nama juga siih)..”,ucap author..
Oke….
Prince & Princess School..