Prince & Princess School

Prince & Princess School
2. Pertama kali kulihatnya...



Suatu hari, hiduplah seorang anak bernama Nubuki Kotarou . Dia adalah seorang anak misterius, karena tidak ada yang tahu tempat tinggal dan orang tuanya….Lebih misteriusnya lagi…nilainya selalu tinggi diatas dari siswa seusianya..Lalu, ada seorang anak perempuan bernama Futari Minami. Dia adalah seorang maniak pelajaran dikelas nya, dan hanya dialah anak yang dianggap kaya raya disekolah nya…Sekarang, Mereka berada di sekolah yang sama…..Bernama, SMA IKIGATA , Kyoto , Jepang…


Kisah ini pun dimulai….Eh, KISAH DIRIKU DENGANNYA PUN.....DIMULAI>>>>>>>>>>….


Suatu hari, Aku pergi sekolah dengan sebungkus nasi kepal….Rasanya yang sederhana membuat ku merasa dihempas angin yang tenang….Tiba-tiba ada seorang perempuan yang menabrakku dari samping.


Makananku pun terjatuh, Awalnya aku ingin marah dan memarahinya seraya berkata,”Hey, kamu sudah menjatuhkan makananku, loh…”.”Ah,maaff banget tetapi aku lagi terburu-buru….”,ucap perempuan itu. “Yasudah kalau begitu, siapa namamu? Sepertinya kau anak baru disini?....”,ucapku penasaran..”Ah, a-ku... Namaku Futari Minami… Ok , dah ya! Maafin aku yang ceroboh tadi ya…..(semoga gak ketemu di sekolah, malu banget…)”,ucapnya lari menuju sekolah.”Huh, semoga gak ketemu dia lagi..mengesalkan…”,ucapku menggerutu dengan berjalan menuju pagar sekolah..


Setelah sampai dikelas, aku menaruh tasku kearah bangku dengan cara flip agar aku tidak repot-repot kesana…Aku pun duduk di kursiku dengankeadaan malas.


Tiba-tiba seseorang menyapa,”Hey, Kotaru kun, kau sudah sarapan? Kau lapar ? Atau , kau haus?…”,ucap seorang perempuan dari jauh…”Tidak, aku sudah makan tadi, sayangnya, monyet lebih dulu mengambilnya…”,ucapku sinis…”Hah monyet! Siapa yang berani-beraninya sama kotarou ku, akan ku habisi dia.. T-ttunggu dulu, MONYET?...”,ucap perempuan itu dengan berani dan meyakinkan.”Iya monyet, besar lagih..”,lanjut ku.”Ahhh, aku jijik dengan monyet… GAK JADI AHH…. JIJIK….”,ucapnya lari ketakutan…Bruhh…Dia itu Himerawa Ishie, dia sangat takut akan hal monyet…Di sebut saja sudah lari ketakutan. Bagaimana di deketin sama monyetnya?....


Kelas pun dimulai, Sang guru bahenoy pun datang…”Halo anak-anak, apa kabar kalian semua…”,ucapnya.”Baiikkkkkk guruuu…”,pelajar lelaki mimisan sekaligus pingsan dan perempuan terpikat hatinya….”Bai..ik……orrghhh(mendengkur)”,ucapku dengan ngantuk.”(nih bocah punya elemen apa sih, dari dulu hanya dia yang tidak terpikat olehku ) Oke, hari ini kita kedatangan murid baru….Silahkan masukk….”,ucap bu bahenoy itu..


Seorang siswi itu pun masuk… Dia memperkenalkan dirinya,”Hmm…perkenalkan…Saya, Futari Minami…pindahan dari SMA JINYO , Tokyo…. Mohon bantuannya kawan-kawan".”Baiikkkk…”,pelajar laki mimisan dan pingsan lagi, sedangkan pelajar cewek sibuk meminta SOSMED nya…”Baik te-…rima kasih…”,ucap nya fokus kearah diriku dengan tatapan yang dingin. Aku pun membangunkan kepalaku sedikit agar bisa melihat murid baru itu….Setelah melihatnya, aku berkata,”Heh….menyebalkan…”.”Siapa yang kau bilang menyebalkan cecunguk…”,ucapnya.”Entah … mungkin , seseorang yang tubuhnya mirip panda…..sifat nya kaya banteng …”,ucapku meledek dengan perkataan sinis….”Sudah-sudah….Fukari, eh malah ngiklan…maksud ibu, Futari…kamu duduk samping Kotarou saja ya…”,ucap bu bahenoy.”(ohh jadi namanya kotarou….awas kau kotaru…lihat aja yah…) Baik bu…tapi kalau dia macam-macam gimana…”,ucap Futari dengan mengeluh…”Kamu tinggal buang saja ke tempat sampah selesai kan…”,ucap bu guru..”(di kata dia mantan ku ap … guru lontOng sayur….) Baik bu…..”,ucap futari menuju bangku kosong sebelahku…


Dia pun mencoba berkenalan dengan ku seraya berkata,”Hey….namamu siapa…?, berani-beraninya..menghina salah satu dari keluarga Futari….umurmu pasti pendek….”, ucapnya mengancam. ”Setiap umur pasti pendek lah , kocak ... kalau panjang,memang kamu mau mau tinggal disini sampai keriputmu mengikis…”,ucapku dengan melanjutkan tidur


malasku…”(nih bocah vangku juga….ngeselin banget …bruntung diriku bukan seitomi yang sekali tendang bisa menewaskan orang) Heyy, bangunn…heyyy…hoyyyy….hooyyyyyyy….o-y.”,ucapny terpotong dengan sebuah dentuman . Ternyata, sebuah spidol yang menancap di meja Futari…Spidol itu adalah spidol legenda milik guru yang ilmu pikat nya gak ada satunya didunia….hm….Bu Bahenol….


Bu bahenol pun berkata,”Oy, nak…jangan berisik kalau ibu lagi ngajar, ya…dan, Kotaru…kalau kamu tidur terus, ibu gak segan2 dengan menghukum kamu nih…”..”Tidak takut…udah aku bilangin berapa kali dengan ibu…….Berapa ya?...”,ucapku...”(gak bisa dibiarin nih , nanti malah melunjak..) udah lah, tidak usah bnyak basa-basi…khyaaaa…”,ucap bu guru…”Hyaaa rasainnih bu … mie ayam kurang micin…”,ucap ku…..”Soto kebanyakan micin..”,ucap bu guru….KYAAHAHHHHAHHHAAHHA


Batu , gunting , kertas…batu,gunting , kertas….YEyyyy..


"Ibu kalah lagi, kan saya sudah bilangin ke ibu , ibunya tidak percaya dengan omongan saya…”,ucap ku…”sudahlah,ibu nyerah…..”,ucap ibu guru….


(kelas ginih amat ya ….ucap futari didalam hati….)


Bel pulang pun berbunyi, tetapi kotaru dan futari masih disekolah…Mereka dipanggil guru MTK. ”Hey kalian…loh, ngapain masih disini?..ini sudah sore, cepat kalian pulang..”,ucap guru itu.”Saya kan dipanggil ibu, haduhh….”,ucap futari. ”Dasar….menyusahkan saja..”,ucapku. Nama guru itu adalah Bu Kana..Dia sering melupakan hal kecil maupun besar. Uniknya , setelah lupa, ia akan bersifat berkebalikan dari aslinya….seperti marah menjadi senang, dan senang menjadi sedih. nah, sekarang dia senang nih. Jadi, pengen tau berubah menjadi apa lagi?..


Minder Momon….eh salah novell…..


UHukk…tersedak kaget…


“Serius bu?..saya baru saja pindah ke sekolah ini, bu!”,ucap futari. ”Saya juga baru pindah bu….”,ucapku. ”Pindah apa?”,ucap Bu Kana. ”Memindahkan posisi tidur saya…”,ucapku. "Ehm….ya, seperti ini..Jika, kalian tidak mau, saya berdiskusi dengan orangtua kalian. Maksudnya, memaksa kalian agar kalian ikut...”,ucap Bu Kana. ”Saya sih, ikut kata ibu saja…tapi, saya tidak tau kalau si Kotarou setuju atau tidak...”,ucap Futari. ”Gak…saya tetap menolak…saya dengan bapak saya itu…kaum …No live…”,ucapku. ”kalau begituh, saya beritahu mbah sendog , tentang hutangmu yang belum dibayar...”,ucap Bu Kana. ”ya..bu saya ikut…jangan beritahu mbah sendog … apa lagi paman nori…sudahlah, saya menyerah..”,ucap ku..


“kalau begitu, keputusan sudah bulat…kalian harus mengikuti kejuaraan itu .. menangin ya, ibu selalu mendukung kok…”,ucap Bu Kana. ”baiklah…”,ucap kami seraya meninggalkan sekolah. ”semoga kalian


memenangkannya…”,ucap Bu Kana didalam hati….


Aku dan Futari pun pulang ke masing-masing arah yang berbeda.Tetapi, sebelum itu, futari berkata kepadaku,”hey kotarou…mulai sekarang panggil diriku dengan nama depan ku saja…masa aku nyebut nama depanmu, kamu gak nyebut nama depanku…gak adil tau..”. ”baik lah…minami….gendut….dahh…”,ucapku meledek dengan berlari pulang. ”humph,..awas saja besok gak bisa jawab…bisa2, kau kupanggil orang2 coffin..”,teriaknya. ”yasudah, aku pulang ya kotaru….dahh”,ucapnya dengan keras.


Aku pun pulang dan melalui jalur pintas dekat jembatan yang langsung menuju rumah besar…Itu rumah ku….Aku adalah anak dari seorang pengusaha yang anaknya ingin berusaha sendiri dan bersekolah…Aku memiliki adik bernama Nubuki Mari….Cewek yang sifatnya hemat banget, bahkan dikatakan peliters….contoh;


Kurir online:


“Pakett..Selamat pagi, pakett…..Kok gak ada orang , ya?….huh,ini ada surat…”.


Isi surat:”pak ini uangnya didalam amplop….amplopnya tidak usah dibuka. Kalau, bapak sudah sampai rumah saja dibukanya…50 ribu yen kan….tapi saya sudah menawar harga ongkir dengan harga barang nya, jadi saya bayar 30 ribu yen…”..


Kurir:”nih anak, pelit banget😥 ya….ongkir aja ditawar….”


Setelah kurir berada dirumahnya, ia membuka isi amplop tersebut..Ternyata, isinya surat lagi…


“Pak saya lupa beritahu …saya komen pengirimannya kurang memuaskan, dan barang tidak sesuai harga…Jadi pihak toko online mengurangi harganya lagi menjadi 14 ribu yen….Jadi , saya bayar 15 ribu yen….”


Kurir:”sialan nih anak….plis lah , tembak saya”….


Seperti itulah adikku, Ingin hemat, tapi menyusahkan orang….


Okey….kisah berlanjut di chapter 2