Prince & Princess School

Prince & Princess School
20. Klub Bar-bar...Part. 2



“hahhh.. klub bar-bar….”,ucap mereka.


“iya.. klub bar-bar… jangan mikir macem-macem.. bar-bar itu disingkat baru dan baru… ah sudahlah.. pokoknya menandakan ini baru..”,ucapku.


“asal nyeplos…”,bisik mereka..


“oyy… aku denger..”,ucapku dengan kesal.


“intinya gini.. kita kasih nama klub bar-bar.. tapi, kita harus berbuat sebaliknya dari nama bar-bar yang identik dengan kerusuhan atau semacanya seperti itu.. oke..”,ucap arya menegaskan ulang.


“ar… kamu memang terbaik… yasudah… gane saja yang atur semuanya... aku


pergi ke kantin dulu.. oh iya, minami sini….”,ucapku dengan menjelaskan semuanya.. dan mengajak minami. Lalu, kami pergi.


“ehh.. itu, urusannya gimana?.. hey.. hey, berhenti.. oy…”,minami yang malu karena dingenggam olehku dan khawatir dengan masalah yang ada di klub.


“oyy, jangan limpahkan ke aku semua..”,ucap gane..


“arr.. bantuin ya!...”,ucap gane.


“oh hiya, aku lupa sama basketnya.. kamu pergi sama dua cewek disana ajah.. bye..”,ucap arya meninggalkan gane..


“heyy.. oh iya, kalian..”,ucap gane yang terpotong karena ia melihat dua perempuan yang tadi sudah meninggalkannnya duluan.


“thorrr… kok hidupku susah banget.. tolongin ganti naskahnya, ya...”,ucap gane meminta author..


“oh iya.. lupa… eh udinnn, naskah yang buat besok udah selesai belom… selesain yuk!...”,ucap author yang tidak memperdulikan gane..


Lanjut….


Aku dan  Minami pergi


ke kantin, dan kami membeli makanan ringan disana. Lalu, Rui datang dan ia pun bergabung dengan kami. Aku tidak bermasalah dengan hal itu, tetapi…


“hey tarou, sudah lama kamu disini… ini lagi… minggir..”,ucap Rui menghadang Minami.


“heh.. kalau jalan lihat-lihat, kamu gak punya mata?....”,ucap minami dengan kesal.


“huh… kamu yang gak punya mata.. ihh…”,ucap Rui.


Mereka pun berkelahi. Aku hanya diam saja, dan menunggu saat momennya pas. Lalu, Minami ingin terjatuh. Aku pun bersiap untuk menggendongnya


agar tidak jatuh… Bruk… Aku tidak mendapatkannya……..Ia ditangkap oleh pak satpam sekolah..Bruhhh, aku memang tidak beruntung.


“kamu tidak apa-apa?... “,ucap pak satpam..


“gak apa-apa, pak…terimakasih pak..”,ucap minami.


“gak usah berterimakasih dek.. itu memang tugas bapak…”,ucap pak satpam yang bergegas pergi.


“kamu gak apa-apa, Nami?..(pakkk… harusnya aku yang disana..*oyyy nyolong…-ucap author…)”,ucapku yang khawatir dengannya.


“ga apa-apa…”,minami yang malu-malu..cie, shy-shy kucing.. gitu aja kok malu.. lebay..


“diem lu thor..”,aku yang kesal dengan aku..


“ihh.. Minami terus.. aku nya mana?..”,ucap Rui..


“tuh.. ditempat sampah..”,sautku yang menatap dingin kearahnya sekaligus menunjuk tempat sampah yang ada di sebelahnya.


“memangnya aku mantan.. sudahlah, kali ini.. kamu bebas Nami.. lainkali.. aku tak membiarkanmu lagi…”,ucap Rui yang pergi meninggalkan kami. Kok, Rui jadi arogan banget, biasanya dia ceria dan lucu… wah.. author, lu apain nih anak…


Kami pun pergi kedalam kelas, mengingat kondisi kantin yang heboh menjadi tidak memungkinkan untuk kami disana. Tak lama berselang, bel pun berbunyi….Ternyata, Pak Kushimura yang akan mengajar kami. Setelah waktu mengajarnya selesai, bel pulang pun berbunyi. Aku dan teman-teman klub pun menuju ruangan klub yang dulunya pernah dipakai dan sekarang sudah dibuang begitu saja. Setelah melihatnya, Kami…


“kenapa?.. bujukk, ini seperti ditinggal satu abad..”,ucap Gane yang sama kagetnya.


“kenapa si.. ohhh, sudahlah.. ayo, kita bereskan!...”,ucap Arya yang menyemangati kami.


Setelah membersihkan ruangan itu, Kami tidak sadar akan waktu. Kami kaget setelah melihat waktu yang menunjukkan pukul 8 malam. Akupun


menyuruh Gane untuk membersihkannya lagi, karena rumahnya yang dekat dan bus tujuannya yang sangat banyak . Aku juga menyuruh Hanna untuk menemaninya,


karena ia tinggal didekat perempatan lampu lalu lintas yang ada diseberang jalan.


Setelah itu, Kami yang tidak membersihkan ruangan pun kembali


kerumah masing-masing…..


Oke… kali ini, yang jadi prince & princess nya adalah Gane dan Hanna…tetapi gak seluruh cerita, hanya sedikit kisah romance saja…..


Berlanjut di Sekolah..


“huh… banyak banget yang harus dipindahin..”,ucap Gane yang lelah..


“mau dibantu?...”,usaut hanna menawarkan.


“tidak-tidak.. lihat saja dirimu dulu…. Kamu aja lagi makan snack dan sedang santai.. seharusnya, kamu juga tau, kan.. harus buat apa?.....”,ucap Gane kembali.


“humph.. iya deh..”,ucap Hanna yang sebal.


Setelah mereka selesai, mereka bersiap untuk kembali. Gane yang sedang mengambil tas, dan Hanna yang sedang menyapu dan mengepel ruangan yang hanya untuk formalitas saja. Setelah itu, Merekapun keluar dari sekolah. Namun, tak lama kemudian, hujan datang dengan derasnya…Gane yang kala itu sedang memakai jaketpun membuat jaket itu seperti naungan untuk Hanna dan untuknya.


“ahhh, sial…. Hujan lagi..”,ucap gane..


Srrrrttt… Gane menaungi hanna dengan jaketnya.


“eh… a-aaapa ini..”,ucap Hanna yang kaget sekaligus malu-malu.


“sudahlah , diam saja..”,ucap Gane yang mencari tempat naungan.


“baiklah..”,saut Hanna dengan muka memerah.


Setelah itu, Mereka pun menemukan halte bus yang biasa dinaikki oleh Gane. Mereka berteduh disana untuk sementara waktu. Gane pun menaruh jaketnya kembali ke tas.


“ahhh, sudah sampai… huh..”,ucap Gane…


“ah iya…”,ucap Hanna yang wajahnya masih memerah..


“heyheyhey…. Kenapa ini?.. mukamu memerah…. Kamu demam?... sini , beri aku tanganmu…”,ucap Gane yang khawatir akan kondisi Hanna..


“ah, tidak-tidak.. aku tidak apa-apa kok.. bruffff,.. dingin.. Achiuuu…”,Hanna yang kedinginan tetapi ia menahannya karena malu..


“tuh kan.. sudahlah, sini berikan tanganmu…”,Gane yang antusias mengambil tangannya hanna dan menggosok-gosokkannya..…


“huft.. baiklah…”,hanna yang hanya bisa pasrah dan malu….


Inilah kejadian-kejadian romantic yang sudah familiar tetapi ada beberapa adegan yang belum pernah dicoba oleh kalangan anak-anak muda…. Sudahlah.. author gak bisa ngomongnya.."Authornya jones sih..",ucap futarou.. "diem lahh..", saut author.. Oke, segini dulu.. saksikan kelanjutannya , ya!!.. stay tune…


“oyy.. udinn.. naskah nya udah blom?...”,ucap Author..


“udah nih, kirim lewat g-mail ya…”,ucap Udin Via online..


" ya.. udah kirimin aja sekarang..", saut author.


Prince & Princess School…