Prince & Princess School

Prince & Princess School
11. Berusaha



Akupun kembali ke rumah, dan ingin memberi tahu hal yang di sampaikan oleh Paman. Setelah dirumah, Aku melihat Minami yang sudah tidur,


karena kasihan, akupun tidak ingin membicarakan hal itu dengannya. Aku pergi ke ruang TV, dan melihat berita seputar info. Aku terkejut, karena kasus


perkelahian antara geng gak jelas dengan diriku terekam video dan disebar berita. Aku pun mematikannya kembali. “hey..ada apa tarou?, kok kamu


matiin…huwahh, gak tidur?..”,ucap minami yang muncul entah dari mana. “Huwahh… uhh, untung kamu..aku kira siapa?...mengagetkanku saja..”,ucapku terkejut. “hehe…tadi kau kerumah ayah?...bagaimana jawabannya?..”,ucap Minami. “e-eh, hmm… dia bilang , kamu harus istirahat saja, jika bayinya sudah lahir, baru kau boleh sekolah..Tetapi, ada satu syarat..”,ucapku. “apa syaratnya?...”,ucap Minami. “bayimu, paman yang urus..”,ucapku. “…..Aku pertimbangkan dulu, karena ini anakku dan kamu.. Tapi, apakah kita boleh merawatnya?, kita kan orang tuanya…”,ucapnya. “maybe, bolehlah..cuma , kita ikuti kata paman


dahulu…”,ucapku.


Ke-esokan harinya, “apa????”,ucapp kami. “iya, saya saja yang urus..”,ucap paman. “kenapa tidak kami saja? Kami kan orang tuanya..”,ucap Minami. “sekarang kau sudah dewasa ya, sudahlah, biar ayah yang urus…kalian


fokus sekolah saja..”,ucap paman. Kami pun membuat kesepakatan yang sama.


Akhirnya , kami setuju dengan keputusan pak Pete.


Kami pun segera pulang kerumah, karena aku harus bersekolah. Aku pun bergegas menuju sekolah dan Minami puang kerumah. Sesampainya di


sekolah, Aku dikejutkan dengan perayaan yang dibuat oleh teman-teman ku. Aku berkata,”ada apa ini? “. “kamu kemarin ngalahin para gangster yang sering ngangguin sekolah kita, kamu pahlawan….. iya-iya…”,ucap para siswa dan siswi. “haha…kamu terima saja lah bro..”,ucap arya. “ini… pasti ide mu?.. pasti..”,ucapku dengan dingin dan kesal. “ah- itu.. kaburrr..”,ucap arya dengan berlari meninggalkan ku. “i-itu, tarou.. ini buat mu . Hadiah dariku atas usaha engkau yang kemarin…”,ucap Irine. “ah,, terima kasih…”,ucapku. “awas kau irine, berani sekali kau…Ishi belum menyerah, minami pun makin menjadi..sekarang engkau mau mencoba-coba kesalll…”,ucap Rui dengan memendesis kesal. Para siswi yang didekatnya merasa seperti melihat iblis.. haha..


Bel istirahat berbunyi, aku pun berbicara masalah ku dengan bu bahenoy. Aku menceritakannya mulai dari pernikahanku dengan Minami sampai


kehamilannya yang direncanakan keluarga. Namun, bu bahenoy berkata,”hehe.. seseorang , maupun dia kaya, miskin , ceria , pemurung, pasti  memiliki masalahnya masing-masing. Namun, kau tidak boleh patah semangat, teruslah berusaha, biar ibu yang membatu Minami di rumah, kau fokus saja disini, yah mungkin ibu izinkan dia masuk sekolah lagi. Namun , harus dalam pengawasan ibu..”. Gak paman gak ibu, sama aja ngomong nya.


Author berpesan “jangn kamu mudah menyerah, karena masih ada harapan walau hanya sepercik cahaya yang bisa kau raih..”.


Sekian dulu, tunggu sampai beberapa hari ya… biar crazy up… dukung terus author…


Futarou: "lagi diusahain thor?"


Author: " iya.. oh iya, bilangin para reader biar terus dukung novel ini sampai tamat , ya!"


Futarou: "sip thor.."


Prince & Princess School..