
"Sejak kapan lo deket sama Renand, Syaa? sampe Renand udah manggil daddy aja ke bokap lo, haha" tanya Bianca sedikit meledek.
"Iyaa Syaa, ga asik lo pake ngga cerita sama kita kalau lagi deket sama babang tamvan itu" ujar Yuki melirik Renand.
"Apaan sih kalian, orang kita temen doang jadi gak masalah kan kalau dia juga manggil daddy ke bokap gue kayak kalian yang manggil gitu juga" ujar Syaa sedikit malu apalgi dari tadi Calvin hanya diam memperhatikannya dn Renand dengan tatapan sinis.
"Aelah, kalau suka lebihin aja dari sekedar teman, jadi hot news loh ntar dikampus kalau lo pacaran sama Renand, headline nya ntar gini ‘Seorang ratu kampus untuk pertama kalinya pacaran dan pacarnya adalah teman sekelas dan sejurusannya’ hahaha" ujar Bella meledek sekaligus tertawa pelan.
"Iihh apaan sih lo Bell, bikin malu gue ceritanya kalau kek gitu" ujar Syaa kesal.
"Emang bener kan lo belum pernah pacaran, sekalinya pacaran sama babang tamvan dan sekelas juga, Al aja yang dari dulu ngejar-ngejar lo nggak bisa luluhin hati lo padahal gantengnya udah maksimal trus pinter juga" ujar Yuki panjang lebar sembari menikmati kentang gorengnya.
"Serius Syaa, lo belum pernah pacaran sama sekali? " ujar Dicky yang penasaran memperhatikan perbincangan perempuan².
"Iyaa emang kenapa? mau ngeledek? udah sering gue diledek gitu jadi ga mempan" ujar Syaa ketus dan nyolot.
"Tenang Syaa bentar lagi lo gak bakal jomblo lagi, percaya deh" ujar Renand sembari tersenyum penuh arti.
"Kayak peramal aja lo Nand, kenapa lo gak ngeramal nasib percintaan lo aja duluan baru ngeramal gue" ujar Syaa bercanda.
"Udah gue ramal jauh-jauh hari dan kayaknya bentar lagi gue bakal jatuh cinta deh sama cewek cantik dan manis yang ada dibayangan gue" ujar Renand yang membuat semuanya mengerutkan keningnya bingung.
"Pengen tau gak kayak apa perempuan itu?" ujar Renand lagi sembari tersenyum manis.
"Emang udah ketemu gitu sama cewek yang lo ramal dan ada dibayang-bayang lo? " tanya Syaa penasaran.
"Udah dong, sini deh Syaa deketan gue tunjukin fotonya" ujar Renand sembari menepuk kursinya cukup lebar untuk dua orang. Syaa hanya menurut saja karena penasaran, tanpa Syaa sadari dia duduk terlalu menempel dengan Renand dan mulai melihat layar hp Renand yang gelap. Renand yang menyadari posisinya sekarang tersenyum bahagia sebab dia bisa sedekat ini dengan Syaa dab menghirup wangi vanila pada tubuh Syaa yang menenangkan.
"Mana fotonya kok layar hitam doang di dalam, lo bohong yah" ujar Syaa melihat Renand kesal.
"Mana ada gue bohongin lo, takut dosa gue bohongin ibunya anak gue" ujar Renand asal yang berhasil membuat Syaa malu karena ditatap oleh yang lainnya.
"Yaudah mana fotonya, gue penasaran" ujar Syaa.
"Nih orangnya, cantik banget kan? Manis banget kalau senyum, berasa pengen gue cubit pipinya kalau lagi memerah" ujar Renand sembari memperlihatkan foto tersebut pada Syaa yang berhasil membuat pipi Syaa merah merona karena malu dan juga sedikit slting akibat kelakuan Renand. Yang lain melihat Syaa terdiam dan wajah merona manahan malu penasaran dengan apa yang di tunjukkan Renand pada Syaa.
"Lo kenapa Syaa, muka jadi merah gitu" tanya Yuki polos.
"Ah...Eh gak kenapa-kenapa kok" ujar Syaa sembari menundukkan sedikit wajahnya karena diperhatikan oleh yang lain.
"Emang ceweknya cantik yah Syaa?? Sampe lo gak bisa ngomong gitu pas liat fotonya" tanya Bianca penasaran.
"Cantik...Cantik banget malah, manis juga kalau senyum ada lesung pipinya trus matanya indah banget serasa gak pengen berpaling kalau udah natap wjahnya apalagi matanya" bukan Syaa yang menjawab melainkan Renand, Syaa hanya terdiam dan semakin merona saat Renand berkata seperti itu sembari sesekali meliriknya dengan tersenyum manis. Syaa sedikit meluluh terhadap perlakuan Renand itu tapi belum dikategorikan dengan kata suka karena ia masih bingung dengan hatinya. Disatu sisi ia ingin mengatakan pada Calvin bahwa dia telah merenggut kehormatannya tapi ia takut mengatakannya melihat kedekatang sahabatnya dengan Calvin dan juga ia takut kalau Calvin menganggapnya bohong karena melakukannya dalam keadaan tak sadar alias mabok.
"Wahh beruntung dong dia bisa dapet cowok ganteng dan perhatian kayak lo" ujar Yuki.
Calvin yang dari tadi diam hanya memperhatikan Syaa dan Renand merasa malas melihat adegan bucin keduanya. Calvin melihat jam yang melingkar ditangannya pun segera beranjak dari duduknya.
"Nand Dii, kita pulang yuk udah sore nih, gue pasti dicariin nyokap soalnya gak pamit tadi" ujar Calvin melirik kedua temannya.
"Yaudah gue juga ada urusan" ujar Dicky
"Gue kayaknya nanti aja deh, gue mau disini dulu ama Syaa" ujar Renand sembari melirik Syaa. Syaa yang di lirik hanya merasa tak enak dengan Calvin karena Renand menolak Calvin dengan alasan dirinya.
"Oh, yaudah gue sama Dicky duluan yah, pulang dulu guys" ujar Calvin datar sembari berpamitan pada semuanya.
Calvin dan Dicky sudah melenggang pergi sedangkan Syaa dan teman-temannya masih disana.
"Syaa gue kangen deh masakan mommy" ujar Renand sambil tersenyum malu, ia mengatakan hal tersebut ingin mengode Syaa agar mengajaknya pulang bersama.
"Halahh, bilang aja pengen pulang bareng, iya kan? " ujar Syaa yang peka.
"Tau aja sih, tapi emang kangen juga sama masakan mommy" ujar Renand
"Yaudah, kita pulang sekarang aja yah, soalnya udab sore juga ntar mommy marah" ujar Syaa yang mulai merasa resah karena waktu sudah sore.
"Okee, lo duluan biar gue dibelakan mobil lo" ujar Renand.
"Guyss kayaknya gue balik duluan ya soalnya mommy nyuruh pulang sebelum jam 5" ujar Syaa pada sahabat-sahabatnya.
"Cihh, iya deh yang udah gak sabar pengen dinner bareng dirumah mama mertua" ujar Yuki meledek.
"Apaan sihh, udah gue duluan, byeee" ujar Syaa yang sudah merona malu begitu pula Renand yang tak kalah merona menahan malunya.
Syaa dan Renand sudah beranjak pergi dari restorant dan keluar dari mal, segera ia melajukan mobilnya ke kediamannya di ikuti mobil Renand dibelakangnya.
Bersambung....
Haii Reader! maaf kalau baru up lagi soalnya masih fokus baca" novel dari Author lain 😁 buat referensi menulis novel yang bagus dengan kata" yang baik dan benar 😁
Terima kasih buat yang udah baca cerita ku ini, semoga kalian suka dan menantikan episode" berikutnya 😊 jangan lupa kasi like, vote, dan juga bintang 5 nya yah!
**Gomawo 😊
*Follow ig :
@fnki.kmala***