Play With LOVE

Play With LOVE
Syakila Devina Setiawan



Pagi yang cerah, secerah hati wanita yang sedang menikmatinya dari balik jendela balkon kamarnya, ia adalah Syakila atau biasa dipanggil Syaa oleh teman kampusnya.


Kini Syaa sedang dikamar bersiap-siap untuk berangkat ke kampusnya, ia mengenakan rok jeans diatas lutut berwarna darkblue dengan setelan kaos pas body warna peach, heels wrn peach tinggi 4cm, dan tas selempang warna hitam, setelah siap ia bergegas menuruni anak tangga menuju ke meja makan sambil membawa beberapa buku, dan semua orang ternyata sedang menunggunya untuk sarapan....


"Pagi semuanya" sapanya tersenyum kepada daddy, Mommy (Laras Setiawan) dan adiknya (Valen Dirga Setiawan).


"Pagi sayang, ayo cepat sarapan nanti kamu telat ke kampus, nanti berangkatnya sama Valen aja yah" kata (Adi Wiraatmadja Setiawan) sang Daddy yang menariknya pelan duduk di sebelahnya.


"Nggak ah, Valen kan punya mobil biarin aja dia berangkat sendiri, udah gede juga kan?"kata Syaa sambil mengunyah sarapannya yang hanya ditanggapi gelengan oleh yang lain.


"Iya Dad aku berangkat pake mobil sendiri aja, soalnya aku mau mampir jemput temanku dulu" kata Valen menolak.


Setelah sarapan Syaa pamit ke kampus dengan menggunakan mobil sport miliknya, dan begitu pun Valen berangkat sendiri menggunakan mobil miliknya yang tak kalah keren dengan mobil Syaa.


45 menit telah berlalu, Syaa baru saja sampai di parkiran kampus dan langsung di sambut hangat oleh tatapan kagum para mahasiswa yang berada diparkiran kampus.


"Syaaaaa.... " teriak Bella, Yuki, dan Bianca serentak, dan membuat semua menoleh ke arah mereka.


"Astagaaa lu pada kenapa sih teriak gitu kayak gak punya kaki aja langsung nyamperin gua gitu" kata Syaa berjalan menghampiri mereka.


"Iya maafin deh, kan gua kangen sama lu" kata Yuki dengan nada manja.


"Lebayy lu, baru aja sehari gak ketemu udah kangen" kata Syaa dengan nada ketus.


"Ehh Syaa, ntar malem kita nongkrong yukk, kemana kek yang asik" kata Bianca.


"Gimana kalau kita ke Bramble Bar aja, itu tempat lagi hitzz sekarang" kata Bella.


"Nah gue sejutu tuh, nanti malam kumpul jam 08.30 aja soalnya gua mau makeup cantik dulu, mau kan Syaa??" tanya Yuki.


"Boleh deh, ntar malam langsung ketemu di sana aja yah, soalnya gue mungkin agak telat datangnya" kata Syaa.


"Yaudah masuk yuk" ajak Bianca.


Mereka pun masuk ke kampus dan segera masuk ke kelas, berhubung mata kuliah hari ini cuma ada dua jadi mereka bisa pulang cepat. Oh iya sekarang mereka udah semester akhir dan sebentar lagi skripsi dan wisuda.


Mata kuliah pertama sudah selesai dan mereka ber-4 keluar dari kelas menuju kantin.


"Syaa kamu mau makan apa?? " tanya Bianca.


"Apa aja deh yang penting makan" kata Syaa sambil memainkan Handphonenya.


"Kalo kalian berdua pesen apa?" tanya Bianca lagi.


" Samain aja" jawab Yuki dan Bella serempak.


Setelah Bianca pergi memesan makanan dan Syaa masih fokus dgn Hp-nya, tiba-tiba seorang pria duduk disamping Syaa dan membuat Yuki juga Bella terpaku akan ketampanannya. Dia adalah Alvaro Kusuma, pria tertampan pertama di kampus, kulit putih, tinggi dan gagah, membuatnya menjadi idola kampus. Dan yang tertampan kedua ada Valen adeknya Syaa.


"Haii Syaa, kamu cantik banget sih pagi ini" sapa Al basa-basi.


"Emang gua cantik dari dulu" kata Syaa dengan nada ketus dan wajah cuek.


"Sensi amat sih lu, cantik tapi galak haha" kata Al sambil tertawa pelan.


"Biarin aja, bleeee" kata Syaa yang menjulurkan lidah ke arah Al.


"Syaa, nanti malam nonton yukk, ada film bagus" ajak Al sambil tersenyum manis.


"Gak bisa, kita ada acara ntar malem" kata Yuki dan Bella bersamaan.


"Yaudah deh lain kali aja gua ajak lu, gua ke kelas dulu yah, byee" kata Al berlalu dengan wajah kecewa meninggalkan mereka.


"Syaa, ngapain tuh si Al samperin lu tadi?? " tanya Bianca sambil menarik kurusnya.


"Ngajak gue nonton tapi udah di tolak sama mereka" kata Syaa sambil menunjuk kearah Bella dan Yuki.


"Syaa, kayaknya si Al suka deh sama elu" kata Bianca sambil mengunyah makanannya.


"Iya Syaa, kayaknya emang suka deh soalnya dia suka banget deket-deket sama lu trus suka ngajak lu jalan lagi" kata Yuki yang antusias, karna Yuki salah satu fansnya si Al.


"Nggak mungkin lah, gua sama dia itu cuma teman biasa aja, jd gak mungkin pake perasaan" kata Syaa sambil meminum minumannya.


Ditempat lain, Valen yang satu kelas dan satu jurusan dengan Al sekaligus sahabat Al sibuk mendengarkan curhatan Al yang ditolak oleh Syaa untuk nonton bioskop bersama.


"Len gua harus gimana nih buat dapetin hati kakak lo??" tanya Al meminta saran.


"Mana gua tau, gue aja gak bisa nebak tipe cowok kakak gue itu kayak apa, soalnya dia tertutup banget kalau soal cowok" kata Valen.


"Jadi kakak lu belum pernah bawa cowok atau kenalin cowok ke lu sama bokap nyokap lu??" tanya Al penasaran.


"Iya belum pernah dan kayaknya belum ada" jawab Valen santai.


"Yesss, artinya gue masih ada kesempatan buat dapetin kakak lu" kata Al dengan raut wajah yang sangat bahagia dan tersenyum.


Dikantin setelah menghabiskan makanannya, Syaa dan teman-temannya kembali ke kelas untuk memulai mata kuliah kedua. Pelajaran berlangsung lancar dan berapa jam setelah itu akhirnya mereka keluar kelas dan pulang kerumah masing-masing.


Sesampainya dirumah, Syaa langsung disambut hangat oleh sang Mommy.


" Selamat siang Mommy syg" kata Syaa sambil mencium tangan dan pipi Mommynya.


"Siang jg anak Mommy, kamu ganti baju dulu trus makan, udah Mommy siapin tadi dimeja" kata Mommy Syaa berjalan kearah ruang keluarga.


Dikamar, Syaa langsung merebahkan tubuhnya sejenak, setelah itu dia membersihkan diri dan mengganti pakaiannya dengan kaos oversize dan hotpants. Dia lalu turun menuju meja makan yang berdekatan dengan ruang keluarga.


Dan memulai ritual makannya. Sehabis makan Syaa menghampiri mommy di ruang keluarga.


"Mommy, nanti malam Syaa mau pergi yah sama temen-temen" kata Syaa yang memeluk leher Mommynya dari belakang.


"Emang ada acara apa? " tanya Mommy.


"Cuma mau nongkrong bareng teman aja Mom, udah lama kan Syaa gak keluar" jawab Syaa.


"Ya udah boleh tapi inget yah pulangnya gak boleh lebih dari jam 10" kata Mommy.


"Makasih Mommy ku sayang" kata Syaa sambil mencium pipi Mommynya.


Syaa berlari menaiki tangga dan masuk ke kamar setelah mendapat izin dari Mommynya. Dia langsung merebahkan tubuhnya dikasur karena merasa capek dan akhirnya terlelap.


Bersambung....


Haii semua, maaf yah kalau novel ku ini ada kurang kata, salah ketik, kurang huruf, atau kurang bagus 😊😊 Soalnya ini novel pertama aku dan aku mencoba untuk menulis karena penasaran bagaimana sensasi jadi author, dan ternyata sulit dan tak semudah membaca novel lalu memahami isinya 😅😅.


Aku mohon dukungan kalian buat support novel aku agar aku jadi makin semangat nulisnya 😊


Jangan lupa like dan komen yah guyss, biar makin akrab kita, bersilaturahim itu penting!😇


Follow jg instagram ku:


@fnki.kmala