Nature's Other Relationship

Nature's Other Relationship
Terpaksa ikhlas 21+



Reina tengah duduk di pinggir teras villa mereka, menatap keindahan suasana ombak menggulung menghempas ke pasir berwarna keemasan. Sudah lebih dari 3 minnggu Reina Akiara menjadi istri Santo Mareno tanpa melakukan apapun selain melayani nafsu suaminya yang entah sampai kapan bisa lembut memperlakukan gadis polos itu.


Reina menatap sebuah kotak handphone terbaru di atas meja teras. Mencari seseorang yang mengendap masuk ke villa mereka. Perlahan Reina melihat kotak hitam yang bertuliskan salah satu merek handphone terkenal apel tergigit yaitu iPhone.


"Pasti punya Tuan," senyum Reina membalikkan tubuhnya kembali menatap ketitik awal.


Wajah cantik oriental nan manja alami sangat terlihat lebih kurus saat ini. Kalung dan anting menghiasi tubuhnya menandakan bahwa Reina bahagia menikah dengan Santo. Gelang berlian halus melekat di tangan kanan, hingga gelang kaki pun di berikan Santo untuk Reina.


Perlahan perutnya terasa ada yang memeluk dari belakang, Reina terkejut melihat sosok pria tampan tapi garang berada di belakang sambil menciumi tengkuk belakangnya.


Reina menoleh ke belakang dengan sangat cepat pria itu membalikkan tubuhnya, membuat kedua mata mereka saling bertemu.


"Tuan," ucap Reina.


Santo membelai lembut wajah mulus Reina.


"Bisakah kamu tidak memanggil aku Tuan? aku suami mu, panggil aku darling, honey atau apa yang enak di lidahmu yang manis ini," ucapnya serius.


Reina terdiam, kakinya terasa lemas.


"Kenapa dia kembali romantis? sudah dua hari ini dia tidak menyentuhku, bahkan hanya memelukku seperti ini. Kenapa dengan dia?" batin Reina bingung.


"I love you," ucapnya mencium lembut bibir Reina dengan penuh perasaan.


Tangan kekar itu menahan tengkuk Reina agar kembali membalas ciumannya.


Reina berusaha menikmati beberapa waktu lalu. Jika dia melawan akan sangat sakit untuk tubuhnya. Reina terpaksa ikhlas walau sebenarnya melawan hati nurani.


Mendengar ungkapan cinta Santo Reina tertegun, akhir akhir ini Reina merasa perhatian Santo sangat berlebihan padanya. Dari makanan, pakaian, underwear, bahkan baju tidur harus sesuai dengan keinginan Santo. Itu dia berikan dengan sangat lembut bahkan kejutan kecil membuat Reina tersenyum tipis di dalam hati.


"Maksud anda apa Tuan?" tanya Reina penasaran.


"Aku mencintaimu, sangat mencintai mu, jangan tinggalkan aku," bisiknya pelan sambil mendekap tubuh mungil itu.


"Bisa kita mulai dari awal? kita bina rumah tangga ini dengan penuh kasih sayang, jangan pernah melawan ku apa lagi berkata kasar karena aku tidak menyukai wanita kasar," jelas Santo.


Reina tertegun, seorang Santo yang kejam pada semua orang bisa jatuh cinta padanya dalam waktu 3 minggu, "apa yang membuat dia jatuh cinta padaku?" batin Reina.


"Anda kenapa Tuan? apa seseorang memberikan makanan basi kepada anda?" tanya Reina penasaran.


Santo tersenyum, meraih handphone yang berada di meja kecil memberikan pada Reina.


"Pakai ini, masukkan ke laut handphone jadul mu yang memalukan itu sayang," kecup Santo pada kening Reina.


Reina menelan salivanya, melihat handphone mahal berada di genggamannya.


"Apa ini untuk aku Tuan?" tanya Reina senang di dalam hati.


Santo mengangguk, memeluk tubuh mungil gadis itu.


"Kau suka? Altezza sudah mempersiapkan mobil sport terbaru untuk mu selama di Milan jika kau ingin berbelanja," jelas Santo membuat Reina kembali kebingungan.


"Satu lagi, panggil aku sayang atau cinta. Agar kau terbiasa," tegas Santo.


Reina menelan salivanya, hanya mengangguk pelan mendengar kata panggilan, "cinta, sangat unik," batinnya.


"Bisakah kau mencintaiku Rei?" tanya Santo menatap kedua bola mata gadis itu..


Reina tak sanggup menjawab. Perlahan cinta memang tumbuh karena kebersamaan. Perlakuan Santo yang berbeda sangat membingungkan bagi Reina. Tidak mudah untuk menebak pria paruh baya itu bisa mencintai gadis seperti Reina lebih cepat, karena pria Italia itu lebih kaku jarang sekali tertawa. Dia selalu menghabiskan waktu di depan laptop tanpa memikirkan perasaan siapapun.


Jika dia sedang ingin melakukan itu, sebenarnya dia sangat hati hati, tapi Reina yang selalu ketakutan menjadi trauma jika Santo menyentuhnya. Dia juga selalu bertanya tentang kepuasan Reina setelah melakukan hubungan. Terkadang jika dipikir dengan logika, adakah orang jatuh cinta dengan kasar tapi memberikan perhatian sangat luar biasa. Ada dong yaaah, hehehe...


"Apa kamu tidak bahagia degan ku sayang?" tanya Santo mengecup bibir manis Reina.


"Hmmmm aku mesti jawab apa?" batin Reina.


"Bahagia honey," jawab Reina menyembunyikan wajahnya di cerug leher Santo.


Santo tersenyum tipis.


"Setidaknya sangat mudah untuk kau jatuh cinta pada ku gadis kecil, kau akan benar benar aku buat nyaman setelah ini," janji Santo dalam hati untuk Reina.


"Maukah kau, melakukan itu lebih dulu untuk membahagiakan aku sayang?" bisik Santo.


Reina terdiam, jujur dia tidak pernah memulai lebih dulu saat bercinta dengan Santo. Dia selalu menerima perlakuan Santo padanya tanpa bisa melawan.


"Kenapa kali ini aku harus memulai?" batin Reina.


"Bagaimana ca ca caranya Tuan?" tanya Reina sedikit bingung.


Santo tersenyum.


Perlahan dia me lu mat bibir Reina, membawa tubuh mungil itu ke atasnya. Dia arahkan agar tangan Reina sedikit liar di atas tubuhnya.


"Tu Tu Tua," bisik Reina melepas ciuman mereka saat menyentuh jet tempur milik Santo.


"Hmmmm,"


Santo kembali mengarahkan tangan Reina yang menghindar.


"Kenapa kau lepas? apakah ini menakutkan bagimu?" tanya Santo.


"Sangat Tuan, sangat takut. Aku tidak berani menyentuhnya," jujur Reina membuat Santo mengambil kendali permainan mereka.


"Nikmati, aku akan membuat mu lebih melayang tinggi dari sebelumnya,"


Santo mengeksplore tubuh mungil yang mulus itu dengan penuh perasaan, cinta yang dia ungkapkan hari ini sangat tulus pada Reina, tapi jangan menolak, karena akan berdampak pada emosinya.


Kali ini wajah memerah Reina terlihat jelas, entah kenapa tubuhnya sangat lentur dan sangat menikmati sentuhan Santo. Jet pribadi siap lepas landas menuju angkasa membawa sebentuk cinta dan harapan. 3 minggu pernikahan walau tanpa cinta harus meninggal kan kesan yang berbeda meski hanya sehari.


Kali ini Reina benar benar menikmati, mata terpejam, de sa han yang keluar tulus dari bibir kecil itu, pelukan yang hangat saat Santo terus bermain di atasnya, membuat pria Italia itu membalikkan tubuh indah itu secara perlahan agar bermain di atas tubuhnya.


Reina yang merasa semakin sempurna melakukan gerakan sesuai permintaan Santo. Tentu er an g an Reina membuat Santo tersenyum puas. Melihat tubuh mungil itu bermain aktif menggerakkan pinggulnya, membuat Santo mendekap tubuh itu erat saat merasakan Reina dan dia mencapai pelepasan secara bersamaan.


"I love you Rei, I love you so much," ucap Santo.


Reina mengatur nafas yang masih memburu, perlahan dia menjawab,


"I love you to Tuan,"


Reina memejamkan matanya setelah pendaratan indah yang dia rasakan sangat sempurna.


"Apa tadi itu? apa aku benar benar merasakan cinta?" batin Reina tersenyum bahagia diatas tubuh Santo.


"Tidurlah," usap Santo enggan melepas jet pribadi miliknya.


Bersambung...


Jangan lupa Like and Fav... Jika kalian berbaik hati beri vote dong...❤️❤️