My sister my love

My sister my love
7. MSML7



Mereka pergi dengan rasa cemas terutama Dika dan Raka yang baru menyadari kalau lagu yang di nyanyikan Ria barusan ada hubungannya dengan masa lalu Dafa yang membuatnya sempat putus asa dan di kucilkan dari keluarganya.


Saat mereka sampai di sebuah rumah yang mewah, Raka dan Dika langsung keluar dari mobil dan di ikuti Ria, Tasya, dan Mia.


"Ayo!" ajak Raka pada Ria, Tasya, dan Mia karna Dika sudah berjalan terlebih dahulu dengan tergesa-gesa masuk ke dalam rumah itu.


"Bi! Dafa dimana ya?" tanya Dika pada Bi Ijah, asisten rumah tangga di keluarga Dafa.


"Eh Den Dika, Den Dafanya lagi duduk di taman belakang!" sahut Bi Ijah.


"Makasih Bi" ucap Dika lalu berjalan menuju taman belakang. Tak lama Raka, Ria, Tasya, dan Mia datang menghampiri Dika yang sedang meliat ke arah kursi taman.


 "Dik, sebenarnya ada apa?" tanya Ria langsung saat dia sudah berada di dekat Dika.


"Sebenarnya, lagu yang loe nyanyiin tadi ada kaitannya sama seseorang yang Dafa sayangi di masa lalunya," ucap Dika.


"Gue hanya bisa jelasin segitu aja. Kalo loe mau tau lebih, loe tanya aja langsung sama dia" ucapnya lagi.


Ria hanya mengangguk-angukan kepala nya.


"Sebaiknya loe temuin Dafa, Ri!" ucap Raka menimpali.


Saat itu juga, Ria berjalan mendekati kursi taman yang sedang diduduki oleh Dafa, yang sedang memejamkan matanya dan mendongakkan kepalanya menghadap langit. Saat sudah sampai Ria langsung duduk disebelah Dafa.


"Fa!" panggil Ria karna Dafa tidak menyadari keberadaan Ria beberapa menit yang lalu.


Dafa menoleh ke arah suara saat dia mendengar suara seseorang yang sangat di kenalnya.


"Kamu kenapa?" tanya Ria.


Dafa tersenyum tanpa menjawab pertanyaan dari Ria, saat dia mendengar apa yang Ria katakan.


"Kok gak dijawab sih!" ucap Ria cemberut.


Dafa semakin melebarkan senyumannya saat melihat ekspresi Ria yang menurutnya sangat menggemaskan itu.


"Ish...Fa jawab dong! Aku nanya loh!" ucap Ria lagi.


"Aku gak papa" ucap Dafa tersenyum tulus pada Ria.


"Kamu mau nggak janji sama aku kalau kamu gak akan ninggalin aku!" ucap Dafa dengan serius.


"Iya! Aku janji gak akan ninggalin kamu" ucap Ria dengan tersenyum.


"Kamu sendirian ya kesini?" tanya Dafa pada Ria.


"Enggak" ucap Ria singkat.


"Mereka di mana?" tanya Dafa lagi.


"Gak tau" sahut Ria dengan wajah tidak pedulinya.


"Ya udah. Yuk!" ucap Dafa dan mengulurkan tangannya pada Ria.


"Kemana?" tanya Ria sambil menyambut uluran tangan Dafa.


"Nemuin mereka" ucap Dafa sambil menarik tangan Ria.


*****


Di Ruang Keluarga


Saat sampai di ruang keluarga, Dafa dan Ria langsung duduk, bergabung dengan teman-temannya.


"Ri, loe ikut gak?" tanya Mia.


"Ikut kemana?" tanya Ria bingung.


"Kita mau liburan ke pantai akhir pekan ini. Loe mau ikut gak?" tanya Dika menjelaskan.


"Fa! Kamu ikut gak?" tanya Ria pada Dafa.


"Kalo kamu ikut, aku juga bakalan ikut" ucap Dafa tersenyum pada Ria.


"Ciee, yang udah manggil aku kamu!" ucap Mia menyoraki. Dan itu menjadi bahan ledekan mereka yang membuat kegaduhan di rumah Dafa.


******


Di Kantin


"Fa!" panggil Ria pada Dafa.


Dafa langsung menoleh saat Ria memanggilnya.


"Pulang sekolah aku nebeng pulang ya!" ucap Ria tidak enak karna harus meminta itu pada Dafa karna rumahnya searah dengan rumah Dafa sedangkan Rumah Tasya dan Mia berlawanan arah dengan rumahnya.


"Oke. Dengan senang hati nona" ucap Dafa dengan tersenyum karna sudah lama dia ingin mengantarkan Ria pulang tapi dia bingung harus berkata apa.


Semenjak hari itu Ria dan Dafa semakin dekat dan mereka sudah terbiasa bicara menggunakan aku kamu.


*****


Tettt...tettt...tettt...


Bel pulang sekolah berbunyi. Setelah guru pergi, Dafa langsung menuju kelas Ria.


Saat sampai di depan kelas Ria, suasana kelas sudah mulai sepi, Dafa langsung masuk ke kelas dan menghampiri Ria yang masih berbicara dengan Mia.


Saat Dafa sampai Ria langsung mengajaknya pulang dan Mia ikut bersama mereka.


Saat sampai di parkir sekolah, Mia langsung menuju mobilnya, dan mereka berpisah di depan gerbang sekolah karna arah rumah mereka yang berbeda.


******


Di Rumah Keluarga Paula


Ria langsung mengajak Dafa masuk kerumahnya setelah mobil Dafa terparkir dengan benar.


Awalnya Dafa ingin langsung pulang tapi karna paksaan dari Ria, akhirnya dia mengalah dan masuk ke rumah Ria untuk mampir.


"Bunda!" panggil Ria saat dia dan Dafa sudah berada di ruang tamu dan kebetulan bundanya sedang berjalan mendekat ke arah mereka.


"Bunda, kenalin ini Dafa temen aku," ucap Ria pada Bunda Lusi.


"Kamu ya! Temen datang bukannya disuruh duduk malah dibiarin berdiri," marah Bunda Lusi.


Ria hanya cengengesan saat mendengar perkataan bundanya, dan mempersilahkan Dafa untuk duduk di sofa.


"Aku ke atas dulu ya!" pamit Ria pada bundanya dan Dafa.


Setelah Ria pergi, barulah Bunda Lusi berbicara.


"Kamu udah lama ya temenan sama Ria? Karna biasanya yang datang kesini Tasya sama Mia," tanya Bunda Lusi pada Dafa.


"Iya, tant! Saya baru temenan sama Ria, belum terlalu lama," sahut Dafa merasa canggung karna baru pertama kali bertemu dengan Bunda Lusi.


"Pantesan aja kamu baru pernah kesini," ucap Bunda Lusi.


"Sepertinya aku pernah bertemu dengannya, tapi dimana?" batin Bunda Lusi.


Jangan lupa tambahkan ke favorit❤, like, vote dan tinggalkan jejak. Semangat dan saran dari kalian sangat membantu😊


Semoga kalian suka💕


Mohon maaf kalau ada banyak typo😊