My sister my love

My sister my love
18. MSML18



Sekarang mereka sedang makan bersama di ruang kerja Dafa. Mereka makan sambil bercanda dan ruangan itu sangat ribut. Dafa tidak menyangka kalau Ria bisa cepat akrab dengan mamanya.


Tak terasa, ternyata hari sudah sore, mereka pulang ke rumah dengan Dafa mengantar Ria terlebih dahulu karna Irwan pulang ke rumahnya bukan ke rumah Ria.


Awalnya Dafa ingin mengantar Ria pulang, tapi Ria menolak karna dia akan pulang bersama Irwan. Tapi Dafa tetap ngotot ingin mengantar Ria dengan alasan dia yang mengajak Ria datang ke restoran ini.


Ria akhirnya menyetujuinya karna Mama Nesa yang menyuruh Dafa untuk mengantarnya pulang.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Saat di perjalan susananya hening sampai akhirnya Dafa yang membuka mulutnya untuk bersuara.


"Besok aku jemput ya?" tanya Dafa.


"Eh, gak usah," jawab Ria menoleh ke arah Dafa yang sedang menyetir di sebelahnya.


"Kok gak usah?"


"Rumah kita jauh Fa, terus beda arah lagi."


"Gapapa, pokokmya besok kamu aku jemput jam 7 pagi!" sahut Dafa tidak ingin di bantah.


"Ish, kok gitu," sahut Ria cemberut.


"Gak ada penolakan! Okey?"


"Hmm."


"Kok hmm doang," protes Dafa.


"Lah, terus harus gimana?"


"Yang manis kalau ngomong tuh sama pacar!"


"Hah? Kapan jadian?" ucap Ria kaget.


"Aku gak ada mutusin kamu ya saat itu, emang kamu mutusin aku?" tanya Dafa.


"Gak ada sih," sahut Ria cengengesan.


"Yaudah kalau gak ada,"


"Berarti kita pacaran lagi nih?" tanya Ria.


"Iya sayang," sahut Dafa gemas.


"Besok kamu aku jemput jam 7 pagi!" ucap Dafa lagi.


"Baiklah," sahut Ria.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Keesokan harinya, Dafa menjemput Ria sebelum dia pergi ke sekolah. Dia menjemput tepat jam 7, sesuai janjinya tadi malam. Mereka pergi kesekolah bersama-sama.


Di sekolah


"Aku duluan ya!" ucap Ria dan ingin membuka pintu mobil tapi tertahan katna Dafa.


"Ada apa?" tanyanya lagi.


"Kita bareng aja ke kelasnya!" sahut Dafa.


"Kelas kita jauh loh, Fa!"


"Gapapa, aku pengen nganter my Queen sampai depan kelas dengan selamat!"


Saat mendengar itu, pipi Ria bersemu merah.


"Kamu kenapa?" tanya Dafa panik karna melihat wajah Ria yang memerah.


"Gapapa kok, ayo ke kelas entar telat!" sahut Ria mengalihkan pandangan dan ingin membuka pintu mobil.


"Tunggu! Kamu tunggu di sini sebentar jangan keluar!"


"Kamu mau kemana?" tanpa menjawab pertanyaan dari Ria, Dafa langsung beranjak pergi.


"Silahkan my Queen!" ucap Dafa setelah dia membuka pintu mobil yang ada di sebelah Ria.


Lagi-lagi pipi Ria besemu merah karna perlakuan manis yang sederhana yang diberikan oleh Dafa kepada nya.


"Kamu demam ya?" tanya Dafa khawatir dan memegang dahi Ria untuk mengecek.suhu tubuhnya.


"Aku baik-baik aja kok!" sahut Ria.


"Tapi kenapa wajah kamu merah?" tanya Dafa lagi.


"Gapapa kok, ayo cepat sebelum terlambat!" ucap Ria mengalihkan perhatian Dafa, padahal mereka tidak akan terlambat jika berjalan santai saja.


Saat sampai di kelas ternyata teman-temannya sudah berada di sana.


"Hai pasangan baru!"


"PJ nya mana nih!"


"Cieee... Yang udah baikan!"


"Wahhh... PJ nya mana nih!"


Begitulah yang Dafa dan Ria dengar saat mereka sudah berada di depan kelas Ria. Di sana sudah berada Irwan, Dika, Raka, Tasya, Mia, dan Alice.


"Gimana kalau kita jalan-jalan aja, ngerayain mereka udah baikan!" usul Tasya.


"Oke, tapi mau kemana?" tanya Mia.


"Kemana ya?" sahut Tasya sambil berpikir.


"Ke taman yang ada di dekat danau aja yuk!" saran Dika.


"Gue sih ikut aja," ucap Irwan.


"Oke, ide bagus!" sahut Tasya.


"Kapan kita perginya?" tanya Mia.


"Akhir pekan saja!" sahut Raka.


"Oke," sahut Dika, Mia, dan Tasya.


"Pasangan baru! Gimana?" tanya Tasya.


"Gimana apa nya?" tanya Dafa.


"Ikut kita liburan gak?" tanya Mia.


"Iya, kita ikut!" sahut Dafa.


"Kalau kalian?" tanya Tasya pada Irwan dan Alice.


"Ikut dong," sahut Alice.


"Gue ikut," sahut Irwan.


"Kita berangkatnya masing-masing atau barengan?" tanya Mia.


"Masing-masing aja, gak jauh juga tempatnya!" sahut Dika.


"Oke," sahut yang lain bersamaan.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Akhir Pekan


Dafa, Ria, Raka, Tasya, Dika, Mia, Alice dan Irwan akan berkumpul di taman dekat danau sesuai rencana mereka beberapa hari yang lalu.


Dafa dan Ria sekarang sedang di perjalanan menuju ke taman yang di maksud oleh Dika. Saat sampai di tempat parkiran, mereka sudah melihat teman-temannya yang sudah berkumpul di seberang sana.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Raka, Tasya, Dika, Mia, Alice dan Irwan sudah datang lebih dulu. Mereka menunggu kedatangan Dafa dan Ria. Tidak lama terlihat mobil Dafa menuju area parkir di seberang taman. Ria keluar dari mobil Dafa lebih dulu sambil melambaikan tangan nya kepada sahabat-sahabatnya.


Ria lebih dulu berjalan ke arah sahabat-sahabatnya sedangkan Dafa mengikuti dari belakang tapi Ria jauh lebih dulu berjalan karna Dafa mengambil makanan terlebih dahulu sebelum menyusul Ria. Saat Ria sudah di tengah jalan tiba-tiba ada mobil yang melintas dengan sangat kencang dan akhirnya...


Brakkkkk...


Jangan lupa tambahkan ke favorit❀, like, vote dan tinggalkan jejak. Semangat dan saran dari kalian sangat membantu😊


Semoga kalian sukaπŸ’•


Mohon maaf kalau ada banyak typo😊


Terima kasih😊