My New Journey as Shadow Monarch Ashborn

My New Journey as Shadow Monarch Ashborn
Debut Sang Monarch Terkuat



Pov Rimuru


Namaku adalah Rimuru Tempest seorang slime sekaligus raja iblis,saat ini aku sedang menuju kekota Tempest karena Souei memberitahuku bahwa ada musuh yang menyerang kotaku


Musuh itu memiliki rambut pirang dan sayap putih,aku beranggapan bahwa mereka adalah malaikat dan ketika aku sampai tebakanku benar


Dia adalah malaikat,dia terus menghancurkan kotaku aku menyerang namun sebuah sihir perlindungan muncul ketika aku memukulnya


"Raphael,bisa kau cari tau kelemahannya" (Rimuru)


< Maaf master aku tidak bisa menemukan kelemahannya > (Raphael)


Benimaru lalu mengeluarkan api hitam ditangannya dan menyerang makhluk itu dan Diablo ikut menyerangnya dengan serangan fisik tapi serangan itu tidak menimbulkan apapun


Aku menyerangnya dengan sihirku tapi tetap saja tidak menimbulkan kerusakan baginya,malaikat itu tersenyum dengan licik


"Kalian makhluk rendahan berusaha menuerangku yang seorang adalah malaikat" (Malaikat)


"Jangan bercanda,aku diberi tugas untuk memusnahkan makhluk rendahan seperti kalian" (Malaikat)


Lalu sebuah tanah mengenai pipinya dan yang melempar tanah itu adalah goblin malaikat itu memegang pipinya dan menatap goblin itu dengan tatapan yang sangat marah


"Kau,berani sekali kau mengotori wajahku yang suci ini tidak bisa diMAAFKAN!" (Malaikat)


Dan sebuah tombak cahaya bermunculan dilangit


< Peringatan,Master segeralah menghindar > (Raphael)


"Apa,kalian semua menghindar !" (Rimuru)


"Terlambat" (Malaikat)


Namun tiba tiba sesuatu membuat malaikat itu terpental akibat serangan yang dilakukannya,terlihat sebuah naga yang berukuran kecil seperti Wyrmn dengan seluruh tubuh bayangan beserta beberap bagian yang berkobaran api ungu dan seseorang yang menaiki punggungnya


Orang itu memiliki tubuh besar ditutupi armor yang diselimuti bayangan dengan rambut dan mata seperti kobaran api yang mengeluarkan warna ungu sambil memegang sebuah pedang yang cukup besar aku tersenyum ketika mengetahui siapa orang itu


"Nampaknya kau sedikit kesusahan ya ?" (?)


"Ya aku kesusahan,terima kasih sudah mau membantu" (Rimuru)


Orang itu adalah Ashborn,sang Shadow Monarch yang mengendalikan kematian aku bertemu dengannya beberapa waktu yang lalu akibat luapan mana darinya,bantuan sudah datang


Pov Ashborn


Saat ini aku sedang menaiki Kaisel dengan kecepatan penuhnya menuju ketimur lebih tepatnya menuju kota Federasi Jura Tempest


"Hey sistem,apakah ada senjata yang kuat untukku ?" (Ashborn


< Ada silahkan pilih Host >


Terdapat berbagai list pedang aku melihat pedang itu dan melihat pedang dengan nama Blade Of Chaos jadi tanpa basi aku langsung membelinya


< Pembelian berhasil,cek inventory Host >


Aku lalu mengbil Blade Of Chaos dari inventoryku dan menyuruh sistem meningkatkan senjataku hingga menjadi senjata terkuat


"Sistem tingkatkan Blade Of Chaos hingga menjadi pedang yang paling kuat" (Ashborn)


< Diperlukan points sejumlah ?,apakah Host ingin meningkatkan Blade Of Chaos >


"Tentu"


< Peningkatan dimulai.....,peningkatan berhasil,selamat Blade Of Chaos telah menjadi salah satu pedang terkuat diseluruh alam semesta >


Yosh,aku merasa cukup senang dengan ini dan beberapa menit kemudia aku sampai ditujuan aku melihat kota Tempest mengalami kerusakan parah dengan seorang malaikat yang mengeluarkan banyak tombak cahaya dilangit


"Kaisel serang malaikat itu dengan ekormu"


"Roarrrr"


Kaisel lalu melesat menuju malaikat itu dan menghamtamnya dengan ekornya,malaikat itu terpental akibatnya dan aku menoleh kebawah dan melihat Rimuru


"Nampaknya kau sedikit kesusahan ya ?" (Ashborn)


Ya aku kesusahan,terima kasih sudah mau membantu" (Rimuru)


Aku tersenyum setelah mendengar ucapan terima kasih dari Rimuru dan menoleh kearah malaikat itu,dia mulai berdiri dengan tubuh yang kotor akibat tanah dan debu


"BAJINGAN !,Kau membuat tubuhku makin ternodai !" (Malaikat)


"Apakah aku peduli dengan itu" (Ashborn)


Aku berusaha membuatnya menjadi marah dengan kata kataku dan berhasil,wajah malaikat itu sangat menunjukkan bahwa dia marah


"Sialan kau itu siapa !,mustahil makhluk fana bisa melukaiku" (Malaikat)


"Makhluk fana kah,tapi sayangnya aku bukan makhluk fana dasar idiot" (Ashborn)


"Sialan kau,aku adalah utusan Dewa kau berani menghinaku kau iblis" (Malaikat)


Nampaknya dia sudah mulai terprovokasi,baiklah waktunya membuat air semakin mendidih


"Are,aku bukanlah iblis lo tapi iblis yang asli ada dihadapanku" (Ashborn)


"KAU !" (Malaikat)


Malaikat itu mulai mengeluarkan tombak cahaya dilangit seperti tadi dengan senyum seakan dia akan menang aku yang melihat itu hanya bodo amat


"Terimalah hukum surgawi ini" (Malaikat)


Lalu tombak cahaya itu mengenaiku hingga membuat sebuah ledakan akibat jumlahnya,asap muncul akibat serangan itu hingga menutupi seluruh pandanganku


"Inilah akibat sombong" (Malaikat)


Ketika gumpalan asap itu menghilang,malaikat itu terkejut karena melihatku baik baik saja wajahnya mulai menunjukkan ketakutan


"Apakaj hanya itu ?" (Ashborn)


"Keparat !" (Malaikat)


Malaikat itu mulai menghujaniku dengan berbagai sihir cahaya dan sihir suci namun karena semua statusku MAX akhirnya serangannya tidak menimbulkan goresan apapun padaku


Malaikat itu ketakutan dan berusaha lari namun aku berlari kearahnya dengan cepat menangkap kepala dan menghempasnya ketanah setelah menghempasnya aku melempar malaikat itu Malaikat itu terluka dan memuntahkan darah


Apakah hanya segitu,bahkan ini sama sekali bukan pertarungan padahal aku berharap agar ketemu musuh kuat yah ini juga karena status MAX milikku


"Bajingan !,makhluk sepertimu membuatku seperti tidak bisa dimaafkan benar juga aku punya pasukan,KEMARILAH KALIAN WAHAI JENDRALKU !" (Malaikat)


Ketika malaikat itu memanggil pasukannya tidak terjadi apa apa nampaknya Igris,Beru dan Bellion berhasil


"Ada apa ini ?,kenapa pasukanku tidak ada" (Malaikat)


Wajah malaikat itu sangat ketakutan,tubuhnya gemetar sambil berkeringat aku yang melihatnya hanya menghela nafasku


"Nampaknya prajuritmu tidak ada ya" (Ashborn)


"Diam kau !" (Malaikat)


Hah...,apa apaan ini sangat menjengkelkan


"Keluarlah Greed"


Greed lalu keluar dari bayanganku dan bersujud padaku malaikat itu tak menghiraukan kami aku menatap Greed dan menyuruhnya untuk menghajar malaikat itu sampai babak belur


"Baik Rajaku" (Greed)


Greed lalu menuju malaikat itu dan malaikat yang tadi cuma memanggil pasukannya kini terkaget karena Greed yang menuju kearahnya lalu dengan cepat pukulan Greed mengenai wajah malaikat itu dan membuatnya terpental cukup jauh


Greed yang melihatnya terpental langsung menuju malaikat itu dan menghujaninya dengan pukulan,malaikat itu menjarit kesakitan dan meminta ampun namun Greed tetap memukulinya


Pov 3rd


Disisin lain saat ini Igris sedang menuju lokasi yang telah diperintahkan rajanya dan ketika sampai Igris melihat seorang malaikat lalu malaikat itu menatap Igris


"Are ?,padahal aku tidak mengundang orang asing lo" (Malaikat)


"..." (Igris)


Igris lalu menyerang malaikat itu dengan cepat namun sesaat sebelum pedenganya menebas leher malaikat itu sebuah akar pohon muncul dan membuat Igria menghindar


"Hmm..,kau hebat juga ya bisa menghindari seranganku" (Malaikat)


Igris hanya diam lalu malaikat itu memunculkan akar pohon lalu menyerang Igris namun semua itu dapat dengan mudah Igris potong


Malaikat yang awalnya seperti bercanda mulai serius dia lalu memunculkan akar pohon namun kali ini akar itu berbeda ketika Igris memotongnya pohon itu meregenerasi dengan sendiri bukan hanya itu saja bagian yang terpotong juga menimbulkan akar baru


Igris yang melihat itu langsung mengetahui bahwa mustahil terus memotong akar ini jika penggunanya masih hidup


Igris lalu menyerang malaikat itu namun serangannya tertahan oleh akar pohon yang tiba tiba muncul,Igris lalu melompat mundur sedangkan malaikat yang melihat Igris ternyum menyeringai


"Ada apa,apakah hanya segini ?" (Malaikat)


"....,kurasa aku akan serius" Igris


Lalu Blade Of Olympus mulai mengeluarkan kekuatan aslinya sedari awal Igris sama sekali tidak serius bertarung melawan malaikat dan Blade Of Olympus cahaya biru mulai menyelimuti pedangnya Igris


Malaikat itu lamgsung waspada terhadap Igris dia langsung membuat banyak akar pohon untuk menusuk Igris namun semua akar pohon itu tertebas dan malaikat itu kaget karena akar pohonnya tidak beregeneras


Ternyata ketika Igris memotong akar kayu itu Igris sedikit menempelkan energi itu pada tebasannya sehingga akar pohon itu tidak bisa beregenerasi Malaikat itu mulai panik dan terus menyerang Igris namun semua itu sia sia


"Mu..mustahil !,bagaimana bisa !" (Malaikat)


"....." (Igris) Igris menatap malaikat itu sedangakn wajah malaikat itu mulai bercucuran keringat akibat kekuatan Igris


"Tolong maafkan aku tuan.....,MATI !" (Mati)


Sebuah akar pohon raksasa muncul dan menyelimuti Igris akar pohon itu terus membesar dan melilit Igris seperti ular yang melilit mangsanya ketika Malaikat itu merasa lega dan berpikir Igris mati tiba tiba Igris berada dibelakangnya sehingga membuatnya terkejut


Lalu pedang Igris menebas lehernya sehingga kepala lepas dan mengambil kepala malaikat itu,Igris terjatuh kebawah setelah itu Igris langsung menuju ketempat Rajanya(Ashborn)


Sementara itu ditempat Beru diperbatasan Brumund,malaikat yang melihat kedatangan Beru langsung tidak senang dan menyerang Beru dengan berbagai serangan fisik namun hal itu dengan dapat mudah dihindari Beru karena kecepatannya yang sangat tidak masuk akal


Malaikat itu tau bahwa serangannya tidak mengenai Beru satupun dan dia melompat mundur


"Siapa kau !" (Malaikat)


"Orang mati sebaiknya diam saja" (Beru)


"JANGAN REMEHKAN AKU KAU !" (Malaikat)


Malaikat itu lalu menyerang Beru dengan kecepatan dan kekuatan 2x lipat dari sebelumnya namun karena Kristal Pelepasan kecepatan Beru juga meningkat 2x lipat dan mudah dihindari lalu Beru membuat cakarnya menajam dan dengan cepat kepala malaikat itu terutus dari tubuhnya wajah malaikat itu sangat terkejut bahkan saat dia mati


"Dasar lemah,KIIIIIIIIIIAK !" (Beru)


Author Note : Gua gak tau suara semut Beru lagi teriak jadi maaf ya


Dan disisi Bellion digunung kusha terlihat malaikat dengan 4 sayap dan full set armor dari segi pertahanan beserta senjata Bellion yang melihat itu menatapnya dengan diam


Malaikat itu merasakan kehadiran Bellion dan menatapnya,malaikat itu turun dari udara dan berdiri dihadapan Bellion


Malaikat itu mengacungkan pedangnya kearah Bellion dapat dilihat bahwa ukuran Bellion lebih besar dari malaikat


"Kau,siapa kau ?" (Malaikat) Bellion yang mendengar pertanyaan malaikat itu menjawabnya


"Namaku adalah Bellion,seorang Grand-Marshal Grade dari Shadow Monarch dan kau siapa ?" (Bellion)


"Oh maafkan ketidaksopananku,namaku adalah Michael salah satu dari 5 jendral surga" (Malaikat)


Mereka berdua memperkenalkan diri sendiri lalu saling menatap,Michael sedikit tersenyum karena dia dapat merasakan kekuatan Bellion


"Bellion,aku menantangmu bertarung"(Malaikat)


Bellion yang mendengar itu sedikit tertawa


"Aku terima tantanganmu,lagipula tujuanku juga untuk membawa kepalamu kepada Rajaku" (Bellion)


Lalu Bellion mengeluarkan Cosmic Swordnya dan Michaelpun menyerang Bellion,Bellion lalu mengangkat pedangnya Michael yang melihat Bellion mengangkat pedangnya langsung waspada dan benar saja Bellion membuat oedangnya seperti cambut dan menyerang Michael namum serangan itu dapat ditahan oleh Michael


Michael lalu mengeluarkan sebuah cahaya diseluruh tubuhnya dan melesat menuju Bellion tapi Bellion yang sudah menyadari itu langsung memukul Michael namun pukulan Bellion dapat dihadang Michael dengan perisainya


Akibatnya Michael sedikit terdorong karena kekuatan pukulan Bellion dan bukan hanya itu perisai yang tadinya utuh langsung hancur berkeping keping


"Hahaha,nampaknya aku tidak bisa meremehkanmu kalau begitu ayo lanjutkan" (Michael)


Michael lalu terbang menuju Bellion dan Bellion membuat pedangnya seperti semula dan bersiap menebas Michael,Michael yang melihat itu juga siap menebas Bellion


Dan ketika kedua pedang dari Michael dan Bellion berbenturan menyebabkan gelombang yang kuat bagian sekitar mereka hancur dan Michael yang terpental dengan pedangnya yang berhamburan Bellion yang mengambil kesempatan itu langsung menuju Michael dan mengarahkan pedangnya kehadapan Michael nampaknya pedang milik Michael hancur akibat pedang milik Bellion


"Nampaknya aku kalah" (Michael)


"......" (Bellion)


"Sebelum kau membunuhku aku ingin bertanya,apa kau dari tadi tidak serius" (Michael)


Bellion hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan Michael,Michael yang melihatpertanyaan dihiraukan Bellion menghela nafasnya


"Kurasa aku memang lemah" (Michael)


"Apa kau menyesal ?" (Bellion)


"Um...kurasa tidak,aku sudah banyak melawan musuh yang kuat dan tetap mempertahankan posisiku sebagai jendral surga bisa menghadapi musuh yang kuat adalah sesuatu yang menyenangkan dan bisa menjalankan perintah terakhir dariNYA membuatku senang" (Michael)


Bellion lalu mengarahkan pedangnya keleher Michael,wajah Michael sama sekali tidak menunjukkan penyesalan malahan wajahnya tersenyum seakan puas dengan hidup yang telah dia jalani


"Kau....,adalah ksatria yang terhormat aku kagum padamu" (Bellion)


Bellion lalu memenggal kepala Michael dengan sangat cepat,kepala Michael beserta tubuhnya terjatuh ketanah namun sebelum itu terjadi Bellion menangkapnya,Bellion nampaknya menghormati Michael sebagai Jendral Surga lalu pergi menuju Ashborn


Pov Ashborn


Aku menghentikan Greed memukuli malaikat itu dan membeli potion penyembuh lalu melemparnya kearah malaikat itu


Seketika wajah yang hancur itu sembuh seperti semula lalu malaikat itu langsung melompat keudara


"Kau,apa tujuanmu !" (Malaikat)


Apa tujuanku,tentu saja membunuhmu dasar idiot


"Hah..,bahkan kau tidak bisa menghadapi bawahanku apa kau ini kuat" (Ashborn)


"Keuh" (Malaikat)


Yah lagipula aku juga punya tujuan lain,semenjak aku tiba didunia ini aku belum mencoba kekuatanku,kurasa ini cocok


"Greed kembalilah" (Ashborn)


Lalu Greed masuk kedalam bayanganku dan menatap malaikat itu dan menunjuknya


"Apa yang ingin kau lakukan ?"


Wajahnya nampak sudah ketakutan setengah mati,keringat membanjiri dirinya dan getaran tubuh yang tak terkendali lalu aku menggunakan [Dominator's Touch] dan seketika tubuh malaikat itu seperti ditangkap oleh tangan raksasa


Aku mulai mengencangkan genggamanku dan tubuh malaikat mulai remuk dia berteriak kesakitan dan terus memohon ampun


"Tolong ampuni,tuan mohon lepaskan aku,jika kau membunuhku maka surga tidak akan memaafkanmu dasar BAJINGAN !" (Malaikat)


Aku menghiraukan kata katanya lalu menarik tanganku seketika malaikat itu tertarik kearahku dan menangkap wajah malaikat itu dengan tangan kananku


"Lepaskan aku kau makhluk kotor" (Malaikat)


Aku lalu memukul perutnya dengan tangan kiri lalu menendang perutnya memakai lutut kakiku malaikat itu mengeluarkan darah dari mulutnya,dia menggeliat layaknya cacing dan berusaha melepaskan genggamanku dari kepalanya


Aku yang melihatnya hanya diam aku lalu melepaskannya malaikat itu jatuh ketanah dan kesusahan untuk bergerak


Dia merintih kesakitan dan meminta tolong namun tidak ada yang mau membantunya


"Kau Brengsek !" (Malaikat)


Lalu Igris,Beru dan Bellion muncul dibelakangku mereka membawa sebuah kepala masing masing kecuali Bellion yang membawa tubuh malaikat


"Kami menghadap Raja" (Igris,Beru & Bellion)


"Nampaknya kalian berhasil ya" (Ashborn)


Lalu wajah malaikat yang tadi langsung pucat melihat kepala dari bawahanha apalagi yang dibawa Bellion,aku berpikir bahwa yang dilawan Bellion itu adalah malaikat yang kuat


"Mu..mustahil !,bagaimana bisa jendral surga mati ditangan makhluk seperti kalian,tidak bisa dimaafkan tidak bisa dimaafkan !" (Malaikat)


Aku lalu menginjak kepala hingga remuk tak bersisa,darah malaikat itu menempel dikakiku dan aku merasa seperti tidak ada apa apa,padahal ini kali pertamanya aku membunuh mungkin ini karena diriku yang dulu rasa akan peperangan dan kematian yang selalu ada dijalan Ashborn lalu notifikasi muncul dihadapanku


Note Author : Disini gua gambarkan malaikat tidak memiliki kelamin karena pada dasarnya emang begitu yang gua tau mereka itu tidak memiliki kelamin dan juga bisa jadi cewe atau cowo


< Selamat karena telah menyelesaikan misi pertama Host,Host telah naik level,hadiah telah disimpan di inventory Host >


"Cek status"


Nama : Ryu/Ashborn


Umur : 18


Ras : ?


Mana : 100.000.000.000.000


Level : 113


Job : Shadow Monarch


Title : Ashborn Reincarnation


Skill : Ruler's Authority,Shadow Extraction,Shadow Preservation,Reanimation,Shadow Summon,Shadow Save,Shadow Exchange,Shadow Monarch's Domain,Regeneration,Vital Strike,Mutilate,Dominator's Touch,Dominator's Authority


Kekuatan : MAX Kelincahan : MAX


Kecepatan : MAX Ketahanan : MAX


Ini sangat gila,levelku yang awalnnya 1 langsung naik ke level 113 aku berpikir berapa exp yang kudapat dari Malaikat itu dan hal itu juga berlaku untuk malaikat yang dibunuh Igris,Beru dan Bellion


Aku melihat sekeliling dan menemukan Rimuru,Benimaru dan Diablo yang menonton aku lupa bahwa mereka masih ada ditempat ini lalu menjelang beberapa saat Milimpun datang


Milim nampak terlejut dengan keadaan kota Tempest saat ini lalu aku melihat Bellion yang sedang memegang kepala malaikat beserta tubuhnya


"Bellion,kenapa kau membawa tubuh malaikat itu" (Ashborn)


"Rajaku maaf atas tindalanku tapi aku ingin menguburkan tubuhnya ditempat yang indah karena sifat ksatrianya" (Bellion)


"Begitukah" (Ashborn)


Aku tidak bagaimana pertarungan antara Bellion dan malaikat itu tapi kurasa itu pertarungan yang cukup seru aku mendatangi Rimuru dan muali berbicara dengannya


"Bagaimana keadaanmu Rimuru" (Ashborn)


"Seperti yang kau lihat,aku tidak apa apa tapi...nampaknya kotaku mengalami kerusakan yang cukup parah" (Rimuru)


"Kurasa begitu,um...bagaimana kalau aku ikut membantu membangun kembali kota Tempest" (Ashborn)


"Eh ?" (Rimuru)


Rimuru cukup terkejut dengan tawaran bantuan dariku tapi dia melihat kotanya lagi


"Jika kau membantuku berarti kau akan tinggal disinikan Ashborn ?" (Rimuru)


"Benar,aku akan tinggal disini anggao saja aku ini sebagai sekutu Tempest hahaha" (Ashborn)


Aku tertawa kecil sambil mengarahkan tanganku ke Rimuru untuk berjabat tangan lalu Rimuru menjabat tanganku


"Keluarlah"


Lalu semua prajurit knight dan semut muncul dari bayanganku dan itu membuat Rimuru terdiam sebentar,jumlah yang keluar cukup banyak yaitu seribu lebih


"Shadow Soldierku akan membantu dalam pembangunan kota Tempest jadi mohon kerja samanya Rimuru san" (Ashborn)


"Aku juga Ashborn san" (Rimuru)


Dengan Raja Iblis Rimuru Tempest telah resmi mendapatkan rekan/sekutu yaitu Shadow Monarch Ashborn yaitu diriku


Kurasa aku cukup menantikan bagaimana ini akan berlanjut apakah masalah akan ada banyak masalah yang menghadangku well jika itu terjadi aku cukup menyelesaikannya karena aku sekarang adalah Shadow Monarch Ashborn


Bersambung.