
Yo Minna Kembali Lagi Bersama Saya GojoNeko,Disini Mau Bilang Gua Bakal Slow Up Karena Banyak Kerjaan Termasuk UTS, Niatnya Gua Mau Hiatus Tapi Karena Gua Pengen Bener Up Ni Novel Akhirnya Gua Kagak Jadi Hiatus
Cuma Itu Saja Pesan Gua Sekaligus Minta Maaf Untuk Slow Upnya, Tunggu Aja Dibulan Januari Nanti Gua Bakal Aktif Lagi
See You Guys In The Next Chapter, Bye\~
————————————————————
Hari ini adalah hari dimana festival Tempest diselenggarakan dengan meriah.
Banyak orang orang berdatangan dari berbagai daerah dan ras,mereka semua berbincang satu sama lain,makan bersama sama,dan menikmati hal hal yang ada difestival
Dikerumunan orang orang terdapat Ashborn yang sedang makan berbagai makanan dan membeli beberapa sovenir.
Tujuan dari festival ini adalah untuk membuat kesan dimana negara Tempest bukanlah negara yang jahat melainkan negara ramah.
Ashborn makan dengan senyuman manis diwajahnya dan melihat lihat festival,Ashborn pergi kesana dan kesini dengan bahagian.
"Sistem berapakah jumlah pasukanku ?"
< Jumlah Shadow Soldier adalah 5.826.193 >
"Tunggu, kenapa jumlah shadow soldiernya menurun"
< Itu akibat dari [Rebirth Trophy] dimana shadow soldier yang berhubungan dengan dunia tersebut akan kembali hidup >
< Sebagai contoh Iron dan Greed yang kembali hidup sebagai manusia dan juga [Rebirth Trophy] membuat dunia yang awalnya memiliki sihir berubah menjadi dunia biasa tanpa adanya hal hal fantasi >
< Banyak shadow soldier yang hilang setelah [Rebirth Trophy] digunakan tapi saya sebisa mungkin menarik mereka dari keabadian abadi dan saya hanya dapat menarik sekitar 3.735.012 shadow solider saja >
"Yah kau juga sudah berusaha, terima kasih"
Ashborn kemudian melanjutkan menikmati festival dengan tenang.
Ashborn selalu sibuk dan itu membuatnya sedikit stress padahal dia berniat untuk bersantai tapi itu tak dapat dilakukan.
Ketika Ashborn sedang jalan jalan, Ashborn tak sengaja menabrak seseorang.
"Ah...maaf"
"Ya tidak apa apa" (?)
Saat Ashborn dan orang itu saling menatap, ternyata orang yang ditabrak Ashborn adalah Rimuru.
Rimuru memakai pakaian demon lordnya lalu mereka berdua berdiri, ada beberapa orang yang melihat mereka tapi diabaikan oleh Ashborn dan Rimuru.
"Rimuru-san"
"Ashborn-san,sedang apa kau disini ?" (Rimuru)
"Aku sedang jalan jalan dan kau ?"
"Aku juga sedang jalan jalan" (Rimuru)
"Bukannya kau sibuk untuk acara dicolosseum"
Rimuru tiba tiba memalingkan wajahnya yang membuat Ashborn bingung sementara lalu Ashborn menyeringai seakan tau apa yang dilakukan Rimuru, Rimuru menatap Ashborn yang menyeringai dan berkata dengan sedikit keringat diwajahnya
"Itu tak seperti yang kau pikirkan" (Rimuru)
Ashborn tak percaya dengan perkataan Rimuru dan tetap menyeringai sambil menatapnya
"Kau, sedang bolos kan" kata Ashborn dengan nada menggoda
"Yah...kau kan, pekerjaanku cukup banyak....jadi aku pergi sebentar" (Rimuru)
Ashborn berhenti menyeringai dan menatap Rimuru lalu mendekatkan wajahnya kewajah Rimuru.
Hidung keduanya nyaris bersentuhan dan saat Ashborn menatap Rimuru, terdapat sedikit rona merah melintasi kedua pipinya.
"Bagaimana kalau kau pergi bersamaku untuk menikmati festival ini ?"
Mendengar usulan Ashborn, Rimuru hanya mengangguk kemudian mereka berdua pergi menikmati festival bersama sama.
Dimulai dari menikamati pemandangan festival lalu mencoba berbagai macam makanan disana, sedikit melihat sovenir yang dijual dan bercanda riang bersama.
Ashborn dan Rimuru pergi kesalah satu toko untuk makan, sang penjual disana yang mepihat tuan mereka ingin makan segera memasakkan yang terbaik untuknya saat selesai makanan yang mirip dengan masakan Jepang disajikan.
Ashborn sedikit heran bagaimana bisa mereka mengatahui makanan Jepang, walaupun ada orang orang Jepang yang terpanggil kedunia tapi untuk hal seperti ilmu pengetahuan pasti ada yang menyebarkan atau mengajari.
Karena tak mau ambil pusing Ashborn menyingkirkan itu dari kepalanya dan makan dengan tenang saat selesai Rimuru dan Ashborn ingin membayar tapi sang pemilik itu menolak karena baginya memberikan makanan kepada tuannya sudah sangat cukup.
Setelah itu Ashborn dan Rimuru pergi melanjutkan jalan jalan mereka.
Ashborn dan Rimuru terlihat sangat serasi dimata orang orang bahkan ada yang menganggap mereka berdua sebagai sepasang kekasih karena keserasian mereka.
Saat menikmati jalan jalan mereka berdua bertemu dengan Yuuki,Zenovia,dan para murid Shizu yang bernama Chloe, Alice, Ryota, Gale, dan Kenya.
Mereka nampak bersenang senang dan saat para murid melihat Rimuru mereka berlari kearahnya sambil meneriakkan kata.
"RIMURU-SENSEI !"
Chloe, Alice, Ryota, Gale dan Kenya memeluk Rimuru hingga terjatuh.
"Chloe, Alice, Ryota, Gale, Kenya ?!" (Rimuru)
Rimuru menyebutkan nama mereka dengan terkejut dan bingung lalu Yuuki dan Zenovia mendekati Rimuru.
"Kami yang membawanya kesini Rimuru" (Yuuki)
"Sesuai perintah dari master" (Zenovia)
"Yuuki lama tak bertemu" (Rimuru)
Rimuru melihat kelima murid Shizu menangis sambil memeluk tubuh Rimuru dengan erat lalu Rimuru menenangkan mereka sambil mengelus kepala masing masing.
"Jangan menangis, apa kalian rindu denganku ?" (Rimuru)
"Um, kami rindu denganmu Rimuru-sensei" (Chloe)
"Benar, kami kira kau sudah melupakan kami" (Ryota)
"Hmp !, aku sama tak merindukanmu kok" (Alice)
"Jangan kau katakan itu Kenya !" (Alice)
"Sudahlah kalian" (Gale)
Kenya dan Alice mulai berkelahi karena masalah sepele dan Gale berusaha menenangkan mereka kemudian Rimuru menghela nafasnya dan mencubit telinga Kenya dan Alice yang membuat mereka berdua kesakitan
"Kalian berdua sebaiknya berhenti bertengkar" (Rimuru)
Rimuru melepas tangannya dari telinga Kenya dan Alice lalu mereka berdua memegang telinga yang habis dicubit oleh Rimuru.
"Oh ya Rimuru, kau sedang apa dengan guru" (Yuuki)
"Ah...aku dan Ashborn-san cuma jalan jalan berdua" (Rimuru)
Mendengar jawaban Rimuru, Yuuki menatap Zenovia lalu Zenovia mengangguk sebagai seakan tau apa yang dipikirkan Yuuki kemudian Yuuki dan Zenovia menarik Chloe, Kenya, Alice, Ryota dan Gale menjauh dari Rimuru
"Baiklah anak anak, sebaiknya kita pergi" (Zenovia)
"Tapi kenapa ?" (Kenya)
"Jika kalian menempel terus dengan Rimuru, itu hanya akan mengganggu kencan antara Rimuru-sensei dan Ashborn-sensei\~" kata Yuuki dengan nada menggoda diakhir kalimat hal itu membuat Ashborn dan Rimuru salah tingkah akibat mali
"Ano, Yuuki-sensei apa itu kencan ?" Kata Chloe dengan polos yang membuat wajah Ashborn dan Rimuru sedikit memerah karena kepolosan dari Chloe
"Kencan itu adalah hal yang dimana sepasang kekasih jalan jalan menghabiskan waktu berduaan dengan bersenang senang" (Zenovia)
Kemudian kelima murid melihat Rimuru yang wajahnya memerah dan Ashborn yang memalingkan wajahnya agar tak terlihat ekspresi malunya.
Lalu Yuuki dan Zenovia membawa kelima murid Shizu pergi setelah itu Yuuki berhenti sebentar dan berpaling kearah Rimuru dan Ashborn.
"Maaf kejadian ini guru, Rimuru. Sekarang kalian dapat menikmati kencan kalian lagi !" (Yuuki)
Perkataan Yuuki menbuat orang orang disekitar melihat Ashborn dan Rimuru yang wajah mereka merah seperti tomat yang hampir matang.
Orang orang mulai yakin bahwa Ashborn dan Rimuru memiliki hubungan kekasih dan itu terdengar kesalah satu prajurit yang mana prajurit lain menyebarkannya kesemua orang termasuk orang orang penting di Tempest seperti eksekutif.
Karena Ashborn tak dapat menaha malu, Ashborn kemudian berjalan mendekati Rimuru dan menggendongnya seperti tuan putri
"A-Ashborn, apa yang kau lakukan ?!" (Rimuru)
Tak mendengarkan perkataan Rimuru, Ashborn pergi dengan cepat sambil membawa Rimuru.
Ashborn melompat dari atap rumah kerumah lain dengan cepat kemudian sampai digang kecil yang sepi.
Ashborn kemudian menurunkan Rimuru dan segera berpaling agar rona merah diwajahnya tak terlihat.
'Kalau dipikir pikir lagi' (Rimuru/Ashborn)
Kemudian mereka berdua mengingat kejadian saat mereka tadi jalan jalan sambil menikmati festival, hal hal yang mereka lakukan sudah seperti pasangan yang sedang kencan dan alhasil membuat kedua wajah mereka memerah seperti tomat.
'Yang kami lakukan tadi sudah seperti kencan' (Rimuru/Ashborn)
Keduanya saling mengalihkan pandangan sebelum mereka kembali menatap satu sama lain.
"Ano-" (Ashborn&Rimuru)
Ketika hendak berkata Ashborn dan Rimuru melihat wajah mereka merah masing masing dan membuat keduanya kembali memalingkan pandangan.
'Tenang Rimuru tenang, ingat dirimu itu laki laki' (Rimuru)
'Sial kenapa jadi begini, Rimuru harusnya laki laki kan ?'
'Tapi saat aku bersama Ashborn entah mengapa rasanya sangat nyaman, tidak tidak Rimuru tenangkan lah dirimu' (Rimuru)
'Diriku tenanglah'
Kedua saling menghela nafas bersamaan kemudian menatap satu sama lain, mereka berdua hendak berkata namun tidak jadi lalu Ashborn dan Rimuru tersenyum dan tertawa kecil.
Ashborn dan Rimuru lalu pergi keluar dengan senyuman dibibir mereka dan berjalan biasa tanpa ada rasa canggung ataupun malu diantara mereka walaupun terdapat sedikit rona merah membekas diwajah mereka.
Ashborn dan Rimuru membeli sate daging lalu pergi jalan jalan setelah itu mereka bertemu dengan beberapa eksekutif Tempest seperti Rigurd,Shuna dan Benimaru.
Mereka bertiga menanyai Rimuru tentang apakah hubungan Rimuru dan Ashborn adalah sepasang kekasih ? lalu Rimuru hanya menjawab.
"Tidak kok, kami hanya berteman saja" (Rimuru)
Diangguki oleh Ashborn yang mulutnya penuh dengan sate daging dan terlihat Shuna yang menghela nafas dengan lega.
"Rimuru-sama, sebentar lagi acaranya akan dimulai" (Rigurd)
"Baiklah kalian duluan saja" (Rimuru)
"Baik Rimuru-sama" (Rigurd,Shuna,Benimaru)
Lalu ketiga anggota eksekutif Tempest pergi meninggalkan Ashborn dan Rimuru.
Setelah itu Ashborn dan Rimuru pergi melanjutkan jalan jalan sebelum acara dimulai, dan saat Ashborn menghabiskan makanannya terdapat beberapa daging tersisa disamping mulutnya.
Rimuru lalu mengambil sebuah sapu tangan dan membersihkan wajah Ashborn yang terdapat bekas sate daging.
Ashborn melihat Rimuru yang sedikit berjingkit untuk membersihkan mulutnya dari makanan dan itu terlihat imut bagi Ashborn.
Ashborn menatap Rimuru dan Rimuru hanya tersenyum setelah selesai membersihkan mulut Ashborn, Rimuru memasukkan sapu tangan itu kedalam kantong celana dan mengulurkan tangannya kepada Ashborn.
Ashborn memegang tangan Rimuru dan kemudian mereka berdua berjalan menunu colosseum.
Orang orang melihat Ashborn dan Rimuru berpegangan tangan dan itu membuat wajah keduanya kembali memerah.
Rimuru terbawa suasana hingga melakukan itu dan Ashborn tak berpikir dan langsung melakukannya jadi keduanya berjalan menuju colosseum dengan wajah merah dan berpegangan tangan walaupun tau itu memalukan mereka tetap melakukannya.
Kenapa ?,karena itu cinta dan dari sinilah benih cinta keduanya mulai tumbuh dan dari tempat yang sangat jauh seorang Dewa Agung yang mana Dewa itu adalah orang yang mereinkarnasikan Ashborn.
Dewa Agung melihat Ashborn dan Rimuru lalu Dewa Agung berpikir akankah hubungan mereka akan terjalin atau tidak, sang Dewa Agung dapat melihat masa depan dan dia tau pasti akhir dari cerita mereka berdua tapi tetap saja menurutnya kisah hidup Ashborn sangatlah menarik karena itu sang Dewa Agung kadang mengamati Ashborn.
"Bibit dari bunga sudah ditabur, kurasa hanya perlu menyiram dan menunggu bunga tersebut mekar. Lalu saat itu terjadi kupu kupu akan hinggap dan mengambil nektar dari bunga tersebut dan menyebarkan spora hingga menciptakan bunga yang baru" (Dewa Agung)
"Kurasa ini patut dinantikan" (Dewa Agung)
Bersambung