My New Journey as Shadow Monarch Ashborn

My New Journey as Shadow Monarch Ashborn
Persiapan Festival



Setelah pertarungan dengan para Fangire dan menghentikan kesalah pahaman pihak Tempest dan Gereja Suci Barat.


Kami disambut hangat oleh para warga Tempest dan mereka yang melihat Rimuru pingsan terutama Rigurd panik dan meminta penjelasan dariku,aku menjelaskan semua yang kutahu kecuali beberapa hal yang tidak perlu.


Kami menahan pasukan gereja yang diperintahkan Seven Celestial Sage dan dalam beberapa hari Ruminas dan Hinata datang ke Tempest untuk membawa pasukan tersebut dan menghakimi mereka itu termasuk Seven Celestial Sage.


Yang aku dengar dari sistem,Seven Celestial Sage berusaha menyangkal itu namun dengan kesaksian para prajurit akhirnya mereka semua dihakimi dengan dijatuhi hukuman penjara dan ada yang terkena eksekusi.


Dan saat ini aku duduk santai diatas bukit tempat dimana Rimuru sering bersantai.


Aku akui tempat ini sangat nyaman sekali untuk bersantai apalagi dengan suasana tenang dan pemandangan kota Tempest membuatku cukup betah.


Aku membaringkan tubuhku dirumput hijau yang lebat dan melihat awan dengan berbagai bentuk.


"Sangat nyaman sekali benarkan sistem ?"


< Aku tidak tau namun menurut analisisku saat ini tempat ini memiliki suasan yang nyaman untuk bersantai >


"Oh ya sistem apakah kau dapat membuat para Shadow Soldierku menjadi Chibi ?"


< Tentu saja >


"Kalau begitu,Igris,Beru,Bellion,Kaisel,Tank keluarlah"


Dari balik bayanganku muncul Shadow Soldier dan mereka langsung bersujud padaku yang sedang berbaring.


"Sistem lakukan"


< Baik >


Seketika muncul sebuah kepulan asap dari Shadow Soldier yang membuatku duduk sambil mengipaskan tangan dan batuk akibat asap yang terhirup.


Dan saat kepulan asap itu hilang aku dapat melihat Igris,Beru,Bellion,Kaisel,dan Tank berubah menjadi kecil.


Dari perkiraanku mereka mungkin memiliki tinggi sekitar 50-60 cm namun aku memghiraukan itu karena satu hal saja dan itu adalah MEREKA IMUT SEKALI !!!


Aku memeluk Tank dan Kaisel yang membuat mereka semua bingung.


"Rajaku apa yang terjadi pada kami ?" (Beru)


"Oh itu....kalian berubah menjadi chibi dan tenang saja nanti kalian kembali seperti semula kok"


Semua Shadow Soldier yang awalnya diam hanya diam mengangguk kepadaku,Kaisel nampak senang dan akhirnya terbang mengelilingiku dan Tank yang ada dipelukanku dia hanya diam namun aku dapat merasakan tubuh bayangannya.


Ini seperti menyentuh sebuah benda lembut apalagi tubuh Tank yang agak menggumpal hampir mirip seperti boneka membuatnya sangat imut.


Igris dan Bellion dalam bentuk chibi memgeluarkan pedang mereka yang mengecil akibat efek chibi yang diterima sedangkan Beru diterbang dan duduk dipundakku.


Setelah itu aku mendapat ide dan mengeluarkan beberapa Shadow Soldier yang jumlah melebihi sepuluh dan membuat mereka dalam bentuk chibi.


Aku melihat para Shadow Soldier bermain main layaknya melihat anak anak padahal mereka biasanya cukup dingin well ini mungkin karena efek chibi.


Setelah hampir 1 jam bermain main dengan Shadow Chibi aku mengembalikan mereka semua kebentuk semula kecuali Tank dan Kaisel.


Lalu aku menyuruh mereka kembali kedalam bayanganku kecuali Igris karena notabenya dia adalah Shadow Soldier pertama Sung Jin Wo yang diberi nama meskipun loyalitasnya masih kurang dibandingkan Bellion yang mau menamani diriku dimasa lalu berperang dengan rulers bahkan dirinya mau menjadikan Sung Jin Wo sebagai rajanya karena menurutnya keputusanku adalah hal yang tak perlu diragukan.


"Sistem bisakah kau membuatku menjadi anak berumur 5 tahun ?"


< Hal itu sangat mudah Host,apakah anda ingin melakukannya Y/N >


"Yes"


Tak diduga sebuah kepulan asap muncul padamu dan menghilang kemudian saat aku melihat diriku pakaian yang kugunakan tadi menjadi sangat kebesaran.


"Um sistem"


< Ya Host >


"Bisakah kau membuat pakaianku menjadi pas pada tubuh anak kecil ini"


< Baiklah >


Seketika pakaian bersinar dan pakaianku menyusut dan membuat pakaian yang tadi besar menjadi pas.


"Igris bisa kau gendong aku ?"


"Suatu kehormatan aku dapat menggendong Raja" (Igris)


Igris meletakkan Blade Of Olympus dipunggungnya kemudian menangkap tubuh kecilku.


Dan entah mengapa aku dapat mendengar ocehan Beru yang iri pada Igris dan ingin sekali menggendong Rajanya(aku)


"Igris mari kita jalan jalan kekota"


"Sesuai perintah anda Rajaku" (Igris)


Igirs kemudian berjalan menuruni bukit menuju kota Tempest saat sampai dikota banyak sekali orang orang yang lalu lalang entah itu manusia ataupun monster.


Dan nampaknya kami menarik perhatian,seorang ksatria bayangan dengan badan yang tinggi menggendong seorang bocah lelaki berumur 5 tahun yang memegang beruang kecil nan imut bertubuh bayangan dengan wyvern kecil terbang mengelilingi mereka bagaimana mungkin kami tidak menarik perhatian orang orang.


Disaat jalan jalan aku juga membeli beberapa makanan untuk kumakan karena lapar dan untuk uang aku meminta sistem yang membuatnya karena bagi sistem itu sangat mudah.


Aku melihat para monster dan pedagang manusia yang sedang melakukan bisnis dan mereka terlihat sangat akur bahkan tak ada diskriminasi.


Disaat jalan jalan tiba tiba Igris mengambil pedangnya dan langsung mengarahkan pedangnya keleher seorang manusia dengan wajah yang ditutupi kain.


Orang orang kemudian menjadi penasaran dan melihat secara dekat karena aku tak tau kenapa Igris melakukan itu jadi aku bertanya padanya.


"Igris ada apa ?"


"Rajaku dia mencuri" (Igris)


"Ti..ti..tidak,aku tidak mencuri" jawabnya dengan wajah yang ketakutan kemudian dengan cepat Igris merobek bajunya lalu sekantong uang terjatuh sehingga membuat wajahnya sangat ketakutan.


Aku menyipit padanya dan sedikit memberikan tekanan padanya hingga dia jatuh dengan posisi duduk.


Wajahnya nampaknya sangat ketakutan jadi aku berhenti memberikan tekanan padanya laly beberapa petugas keamanan Tempest datang menghampiri kami.


"Ada apa ini ?" (?)


"Oh tuan penjaga,dia mencuri"


Aku menunjuk sekantong yang terjatuh lalu petugas keaman tersebut mengangguk kemudian mengambil uang dan menangkap pencuri tersebut.


"Selamat menerima hukuman tuan pencuri"


Ucapku dengan nada yang halus kemudian aku menyuruh Igris untuk melanjutkan jalan jalan kami.


"Tunggu sebentar kalian !" (?)


Igris berhenti lalu menoleh kearah sumber suara tiba tiba kami didatangi seekor gadis bertelinga kelinci dengan rambut coklat dia memiliki iris mata coklat kemerahan dengan pupil hitam bulat.


"Siapa kau ?" Tanyaku sambil memiringkan kepalaku


"Maaf memperkenalkan diriku namaku Framea putri dari kepala suku manusia kelinci" (Framea)



Gadis kelinci itu memperkenalkan diri dan mempunyai nama Framea cukup jarang ada monster yang memiliki nama terlebih lagi seharusnya yang memberinya nama juga kuat walaupun aku sudah tau siapa yang memberi namanya.


"Ada apa ?"


"Ijinkan aku mewancarai kalian" (Framea)


Oh ya aku baru ingat bahwa Framea mempunyai skill unik [Penghimpun] ternyata membaca spin off Tensura tak buruk juga.


"Baiklah,kalau begitu mari cari tempat yang nyaman untuk duduk"


Kemudian kami duduk disebuah bangku dekat toko yang menjual sate daging


"Kalau begitu mari kita mulai" (Framea)


"Um"


Aku mengangguk sebagai jawaban kemudian Framea mulai bertanya kepadaku.


"Jadi siapakah ksatria hitam yang bersamu ?" (Framea)


"Oh...ini*menunjuk*adalah Igris salah satu Shadow Soldier milikku dan yang*menangkat*ini adalah Tank dan yang terbang itu*menunjuk*adalah Kaisel"


"Lalu Shadow Soldier itu apa ?" (Framea)


"Mereka adalah pasukan bayangan abadi milikku"


"Abadi ?" (Framea)


"Asal kau tau saja,terlepas dari wujud ini aku sebenarnya abadi lo"


"Begitukah lalu ras milikmu apa ?" (Framea)


"Aku tidak tau"


Framea memasang wajah yang bingung setelah mendengar jawabanku serius aku bahkan tak mengetahui apa rasku,beberapa saat kemudian Framea mulai mencatat semua informasi yang dia dapatkan dibuku kecilnya lalu berdiri.


"Oh ya aku lupa,siapa namamu ?" (Framea)


"Namaku Ashborn,sang Shadow Monarch yang membawa kematian dan pasukan abadi sekaligus monarch terkuat"


Wajah Framea sedikit ketakutan kemudian dengan cepat dia mencatat dibukunya dan menatapku dengan senyuman pada bibirnya.


"Untukmu Ashborn,aku memberimu bintang 5 dan terima kasih sudah mau berbagi informasi denganku" (Framea)


"Um.....sama sama"


Balasku dengan memberikan senyuman kemudian Framea pergi meninggalkan kami.


Author Note : Bagi Kalian Yang Kagak Tau Framea Bisa Baca Manganya Yaitu 'Tensei Shitara Slime Datta Ken : Spin Off' OK


"Igris gendong aku lalu mari kita jalan jalan lagi"


Igris yang berdiri kemudian bersujud hormat dan berkata"Baiklah Rajaku"lalu berdiri dan menangkap tubuh anak kecilku kemudian melanjutkan jalan jalan kami.


Dan beberapa saat kemudian aku menyadari ada yang salah dengan diriku,kenapa aku malah berprilaku layaknya anak kecil padahal aku ini remaja dewasa.


"Sistem,kenapa prilaku mirip seperti anak kecil"


< Itu karena Host saat ini memang berumur 5 tahun >


"Tunggu sebentar,bisa kau jelaskan"


< Host meminta untuk membuat diri Host menjadi anak berumur 5 tahun jadi saya menggunakan sihir waktu untuk membalikkan umur Host sehingga membuat Host menjadi berumur 5 tahun dan hal itulah penyebab tingkah laku Host yang agak kekanak kanakkan,namun Host tenang saja aku sudah menekan sifat kekanak kanakan itulah kenapa Host tetap berpikir layaknya orang dewasa >


Heh jadi begitu,syukurlah aku masih bisa berpikir secara dewasa kalau tidak itu akan membuat masalah padaku.


Aku menatap wajah ksatria Igris yang memiliki goresan pada mata kirinya yang nampaknya agak membesar akibat evolusinya,Igris diam dan hanya berjalan sesuai perintahku mungkin itu karena dulunya juga dia seorang ksatria penjaga ruang takhta raja bisa jadi dia dulunya cukup jarang berbicara.


"Aku punya ide yang menarik,Igris bawa aku mendekat menuju Rimuru"


"Baik Rajaku" (Igris)


Igris kemudian berjalan menuju Rimuru dkk dengan bantuan sistem aku membuat warna rambutku menjadi biru dan mataky menyerupai mata milik Rimuru,ini pasti akan sangat menyenangkan hehehehe\~


Disaat jarak kami hanya beberapa meter aku turun dari Igris kemudian berlari menuju Rimuru dan saat dekat aku langsung berteriak.


"IBUUU !"


Aku melompat dan menerjang Rimuru dengan lembut dan orang orang yang bersama Rimuru terkejut saat aku melihat wajah mereka terdapat berbagai ekspresi dan aku hanya tersenyum manis.


Pov Rimuru


Disaat aku jalan jalan dengan beberapa eksekutif Tempest seperti Benimaru,Shuna dan Rigurd sambil membahas festival yang akan disiapkan Ramiris dan Beretta mendatangi kami


"Rimuru !" (Ramiris)


Ramiris terbang dengan cepat menuju diriku sedangkan Beretta dia hanya berjalan santai


"Ada Ramiris ?"


"Hehe...Rimuru bolehkah aku tinggal di Tempest ?" (Ramiris)


"Tidak"


Aku langsung menolak permintaan Ramiris,ayolah dokumen dan Veldora saja sudah cukup membuatku sakit kepala kini ditambah kau Ramiris itu hanya akan membuatku jadi gila


"Tapi Rimuru..." (Ramiris)


"Tidak..tidak..Veldora sudah membuatku cukup pusing ditambah dirimu itu hanya akan membuatnya semakin parah"


"Kumohon Rimuru ijinkan aku tinggal disini" (Ramiris)


Ramiris menggunakan puppy eyes miliknya sambil memohon didepan wajahku dan hal itu membuatku sedikit merasa bersalah dan sakit kepala tunggu sebentar Ramiriskan punya kemampuan menciptakan labirin.


Jika dia membuat labirin di Tempest aku dapat menggunakannya sebagai sarana dungeon bagi petualang untuk melakukan pertarungan dan tentu akan membuatku Tempest untung banyak


"Baiklah Ramiris kau bisa tinggal di Tempest tapi apakah kau bisa membuat labirin disini"


"Tentu tapi mengapa ?" (Ramiris)


"Ramiris untuk tinggal di Tempest kau perlu bekerja tau,dan jika kau membuat labirin kita bisa membuat labirin tersebut sebagai sarana petualang untuk melakukan pertarungan dan mendapat keuntungan"


"Benar juga tapi untuk itu aku memerlukan waktu terlebih dahulu karena aku perlu menyegel labirin milikku" (Ramiris)


"Baiklah aku nantikan labirin milikmu Ramiris"


Sukses,ternyata membujuk Ramiris sangatlah mudah,aku dan Ramiris kami melakukan jabat tangan kemudian aku bertanya pada Benimaru tentang pembangunan colosseum.


Benimaru mengatakan bahwa pembangunan saat ini lancar dan telah mencapai 18% untuk penyelesaian.


Karena masalah ini juga sudah selesai sebaiknya aku bertemu Myormile untuk membahas rencana festival nanti kurasa aku perlu bantuannya dan disaat aku hendak pergi


"IBUUU !" (?)


Aku mendengar suara teriakan yang memanggilku ibu lalu saat aku menoleh kesumber suara mataku mendapati seorang bocah lelaki berumur 5 tahun dengan rambut biru sama sepertiku lalu saat dekat dia melompat dan menerjangku dengan lembut.


Aku melihat ekspresi orang orang disekitarku dan yang terlihat adalah ekspresi terkejut,hey bukan hanya kalian saja aku juga sama terkejut dengan hal ini.


Bocah itu memelukku dan menatapku,aku dapat melihat mata yang emas yang sama sepertiku dan karena tak ingin pikir panjang aku bertanya pada [Raphael]


'[Raphael] siapa bocah ini ?'


< Entahlah Master saya juga tidak tau >


Bahkan [Raphael] tak tau identitas bocah ini,siapa dia sebenarnya


Author Note : Dia Calon Pasangan Lo Dimasa Depan :v


"Um...ano siapakah dirimu ?"


Tanyaku yang membuat sebuah senyuman masam pada bibirku


"Aku ? apa kau lupa namaku ibu" (?)


Sial bocah ini membuat situasi semakin aneh,bahkan wajah para eksekutif terlihat linglung


"Em...karena ibu lupa maka aku akan perkenalkan,namaku adalah Ryo Tempest" (Ryo/Ashborn)


"Tunggu Rimuru kau seorang ibu !?" (Ramiris)


"Ramiris tahan sebe-"


"Rimuru-sama apakah benar itu anak anda" (Rigurd)


"Tung-"


"Rimuru-sama bisa kah anda jelaskan ini ?" (Benimaru)


"Bisakah kalian berhenti menyelaku !" Aku berteriak secara intens namun hal itu tak berarti bahkan para warga yang ada disekitar juga ikut panik dan terkejut


'Ahh sial kenapa malah jadi begini'


Pov 3rd


Melihat Rimuru yang sedang kebingungan dan yang lainnya terkejut dan sedang memproses kejadian ini membuat Ashborn yang saat dalam bentuk anak anak tertawa kecil.


Shuna yang melihat Ashborn kecil tertawa sudah tak tahan lagi akhirnya dia memeluk Ashborn sambip berkata.


"Kya imutnya !" (Shuna)


Ashborn dipeluk erat oleh Shuna dan Ashborn dapat merasakan lembutnya dadanya Shuna dibalik kimononya walaupun agak kecil.


Ashborn sedikit merasa tercekik akhirnya dia menggeliat Shuna yang menyadari itu melepaskan Ashborn yang kemudian bernafas secara terengah engah.


"Maaf" (Shuna)


"Um...tidak apa apa Shuna-chan"


Semua orang menjadi bingung termasuk Shuna,mereka berpikir bagaimana anak ini(Ashborn) mengetahui nama mereka sedangkan ini adalah pertemuan pertama.


"Ano...Ryo-chan bagaimana kau tau namaku ?" (Shuna)


"Hehehe...kurasa bercanda hanya sampai disini saja"


'Sistem kembalikan aku'


< Dimengerti >


Seketika rambut biru dan mata Ashborn berubah kembali menjadi warna aslinya kemudian tubuh Ashborn diselimuti kegelapan dan membesar lalu saat kegelapan itu hilang,Ashborn telah kembali kewujud semulanya sambil tersenyum semua orang yang melihatnya kembali terkejut.


"Maaf-"


Sebelum dapat menyelesaikan kata katanya Rimuru mencubit pipi Ashborn dan menariknya hingga membuat Ashborn merasa sakit.


"Aduh aduh aduh Rimuru,sakit !"


Ashborn yang dicubit melihat wajah Rimuru yang tersenyum dan dapat terlihat jelas bahwa Rimuru menahan marahnya bahkan senyumannya terlihat terpaksa


"Maaf"


"......." (Rimuru)


Akhirnya Ashborn melakukan Seiza yaitu cara duduk dengan menekuk kedua lutut,kaki dilipat ke belakang dan posisi bokong berada di atas kaki atau secara sederhana bisa disebut dengan duduk bersimpuh sambil menundukkan kepala dan mendengar omelan Rimuru.


Igris yang melihat Rajanya tak bisa berbuat apa apa lalu mengangkat tubuh mungil Tank lalu mendekati Rimuru yang diikuti Kaisel kemudian mereka bersujud kearah Ashborn dan Rimuru.


“Ratuku,mohon maafkanlah yang mulia Raja” (Igris)


“Eh Ratu ?” (Rimuru)


“Orang yang dapat memerintahkan Raja seperti itu hanyalah Ratu dan orang tua Raja” (Igris)


“Tu..tunggu sebentar” (Rimuru)


Rimuru yang bingung lalu menatap Ashborn dan Ashborn hanya menggelengkan kepalanya seakan berkata bukan aku.


“Sama seperti Rajaku yang dulu,dia pernah diperintahkan Ratu seperti ini dan dimarahi karena telah melakukan hal yang aneh pada Pangeran” (Igris)


Author Note : Kata Kata Igris Itu Merujuk Pada Sung Jin Woo Yang Melakukan Hal Aneh Bersama Anaknya Yang Bernama Sung Suho Dan Akhirnya Dimarahi Oleh Istrinya Yaitu Cha Hae-In Maaf Tapi Ini SPOILER ;)


Wajah Rimuru sedikit merona sedangkan Ashborn hanya bisa menghela nafasnya.


“Igris letakkan Tank dan Kaisel sedikit berjauhan”


“Baik Rajaku” (Igris)


Igris lalu meletakkan Tank dan Kaisel sedikit berjauhan sesuai dengan perintah dari Ashborn.


‘Sistem lakukan’


< Dimengerti >


Seketika bayangan menyelimuti tubub Tank dan Kaisel hingga membesar dan membuat mereka kembali kewujud semula.


“Kalian kembalilah kedalam bayanganku”


Lalu Igris,Tank dan Kaisel masuk kedalam bayangan Ashborn dan Ashborn masih melakukan Seiza.


“Hah....Ashborn bisakah aku minta bantuanmu” (Rimuru)


“Bantuan apa ?” Ucap Ashborn yang berdiri menatap wajah Rimuru


“Saat ini kami sedang menyiapkan festival Tempest dan aku minta bantuanmu atau lebih tepatnya Shadow Soldiermu untuk membantu Geld dalam pembangunan colosseum” (Rimuru)


“Baiklah,tolong tunjukkan jalannya”


Kemudian Ashborn dibawa Rimuru menuju Geld yang sedang membangun colosseum dan saat sampai Ashborn mengeluarkan banyak Shadow Soldier dan yang akan memimpin mereka adalah Beru karena yang Ashborn ingat Beru dan Bellion dulu pernah membangun sebuah istana untuk Sung Jin Woo lalu Ashborn merasakan sebuah tarikan pada bajunya dan saat menoleh dia melihat Rimuru yang sedikit memerah dan sedikit menundukkan kepalanya.


“Um..ano..jika kau tidak keberatan Ashborn,kau bisa ikut makan malam bersamaku” ucap Rimuru yang malu dan Ashborn hanya bisa tersenyum dan menjawab


“Tentu saja”


Rimuru sedikit tersenyum lalu berbalik dan segera pergi meninggalkan Ashborn dengan senyuman bahagian pada wajahnya Ashborn hanya dapat memiringkan kepalanya dengan bingung.


“Yosh,mari kita bekerja semuanya”


Kemudian Ashborn dan semuanya mulai bekerja membangun colosseum untuk festival.


Bersambung