
...~Happy Reading~...
"Penelope di culik?!" Ucap Rosa terkejut saat mendengar beritanya dari Jake.
Saat ini Daniel, Kai, Jake dan Rosa tengah berkumpul di sebuah ruangan. Harusnya yang menyampaikan berita ini adalah Steve tapi pria itu sedang kehilangan akalnya dan berlari menuju suatu tempat yang berada di pikirannya.
"Steve pasti sedang menuju ke Green Moon Pack." Kata Daniel yang terlihat tengah berpikir.
"Itu pasti, aku juga yakin kalau Pene ada disana." Celetuk Kai. Bukankah mereka terlalu nekat? Kalau Adam tau maka semuanya akan berakhir dengan kehancuran.
"Apa paman Adam tau?" Tanya Rosa yang membuat Jake menggelengkan kepalanya.
"Saya tidak berani memberi tau beliau tanpa izin dari Yang Mulia."
Keputusan Jake sangat bagus. Lebih baik jika Adam tidak tau dulu. Setidaknya sampai Steve kembali.
"Aku akan membantunya." Kata Kai tiba-tiba. Mana mungkin Kau membiarkan sahabatnya yang beban di culik begitu saja. Walaupun sepertinya Penelope akan bertingkah disana.
"Tentu saja kita harus membantunya. Sophie akan mengamuk kalau tau Penelope di culik."
Ah benar, saat ini Sophie sedang dalam pelarian. Entah dimana dia berada, tapi mana mungkin Daniel tidak mengetahuinya.
"Kita bergerak sekarang." Kata Rosa yang langsung di setujui oleh Jake.
...🐺🐺...
Steve Cameron, pria yang hidup dengan dilimpahkan kasih sayang kedua orangtuanya sebagai anak tunggal, ia memiliki harta yang berlimpah dan tidak pernah kekurangan apapun.
Kekuatan dan sihir yang hebat yang diwariskan oleh kedua orangtuanya membuat Steve secara otomatis di akui sebagai Alpha selanjutnya. Dia bisa melindungi Pack nya dan orang yang paling ia sayangi, yaitu kedua orangtuanya yang saat ini sedang berlibur di Hawaii.
Kehilangan Penelope seperti ini membuat Steve marah pada dirinya sendiri yang tidak becus menjaganya. Ini pertama kalinya Steve kehilangan akal seperti ini. Pikiran buruk terus menghantuinya, tapi apa yang harus Steve lakukan selain terus mencari Penelope lalu membunuh orang-orang yang berani menyentuh miliknya?
"Kalau sampai Pene tergores sedikit saja. Aku akan memusnahkan Green Moon Pack." Steve menggeram marah.
Alih-alih mengambil Green Moon Pack, Steve malah berniat memusnahkan Pack itu. Bukankah sudah dibilang jika pikiran Steve sedang kacau?
Begitu sampai di tempat yang ia tuju, ratusan Warrior muncul dihadapannya. Steve tidak takut sama sekali bahkan jika ada ribuan Warrior pun Steve tetap tidak akan takut sama sekali. Ia akan menyerang siapa pun yang berani menghalangi jalannya.
"Auu..." Pada serigala itu mengaum membuat Steve menampilkan senyum sinisnya. Kevin yang berada di barisan paling depan menatap Steve dengan tatapan meremehkan.
"Kau mencari Mate mu? Sayang sekali dia tidak ada disini. Aku berniat menggantungkan kepalanya di Mansion Adam." Kevin menyeringai puas saat melihat Steve yang sebentar lagi akan mengamuk.
"Jangan terbawa emosi." Sosok serigala berbulu coklat itu muncul dan berdiri dengan gagah disamping Steve.
"Kau pergi saja, kami akan menghadapi mereka." Sosok serigala putih tersebut berseru. Steve menoleh kebelakang dan melihat ada ratusan Warrior milik nya dan milik teman-temannya berdiri dengan gagah dan bersiap untuk menyerang musuh.
Steve mengangguk dan kemudian langsung berlari dari tempat itu.
"Rosa Beltrame, Queen Dandelion Moon Pack."
"Daniel Macario, Kaisar Lavender Moon Pack."
"Kami menyatakan peperangan pada Green Moon Pack atas pelanggaran peraturan yang sudah melewati batas!!"
Mereka semua berseru yang justru membuat Kevin menyeringai. Ini akan menjadi semakin sulit untuknya tapi Kevin tidak akan mundur.
...~BERSAMBUNG~...