My Love From The Blue Sea

My Love From The Blue Sea
Perkelahian 2 Naga



Pria tampan itu menoleh ke belakang, dia tersenyum manis dengan sorot mata penuh cinta. Hati Ziya terasa sakit melihatnya, baru saja mereka hampir bahagia, karena gadis itu mau menerima lamaran Zeo.


"Zeo," lirihnya pelan tak rela sang kekasih berkelahi dengan pria asing yang tampak mengerikan itu.


"Aku akan baik-baik saja," balas Zeo seraya tersenyum manis.


Setelahnya, pria tampan itu langsung menatap tajam inang naga langit. Mata Zeo yang tadinya berwarna biru berubah menjadi hitam pekat. Bahkan, kata putihnya pun menghitam.


Angin berhembus kencang, membuat pepohonan yang berada di sekitar pantai terombang ambing. Suara gemuruh halilintar terdengar sangat kencang, membuat gadis manusia itu bergetar ketakutan. Meski, dirinya aman berada dalam barier milik Zeo.


Pria asing itu terkejut melihat transformasi Zeo. Matanya hitam pekat, tato naga di pelipis nya mengeluarkan aura pembunuh yang aman kentara. Baju yang di pakai oleh Zeo pun berubah menjadi zirah perang, lengan nya pun di penuhi sisik naga.


"Naga Langit, kenapa dia bisa berubah menjadi seperti ini?" tanya pria itu panik.


"Dia meminjam kekuatannya, Fang!" balas Naga Langit dengan nada suara dingin.


"Fang?"


"Nama naga yang bersemayam dalam tubuhnya!" balas Naga Langit lagi.


"Aku juga akan meminjamkan kekuatan ku untukmu. Tapi, kau hanya bisa memakai nya selama 5 menit. Pastikan, dalam waktu 5 menit, kau telah membunuh nya! Lagian, dia bukan tandingan ku!" balas Naga Langit angkuh membuat si inang tersenyum senang.


"Kau … datang di waktu yang tepat, Xu! Aku telah lama menunggu mu."


Fang mengambil alih kesadaran Zeo. Suaranya terdengar mengerikan, dia tersenyum dingin menatap inang naga Langit.


Sontak saja wajah pria jahat itu terkejut. Dia tidak menyangka kalau Zeo dan Fang sudah menunggu kehadiran mereka dari lama.


"Naga langit, sepertinya kita sudah masuk perangkap nya!" ujar pria itu membuat Naga Langit tertawa lepas.


"Kau tidak usah takut. Kekuatan nya tak sebanding dengan kekuatan ku!" ujar naga langit yang bernama asli Xu itu penuh keangkuhan dan keyakinan.


"Ahh … boleh juga tubuh ini." Xu Feng tersenyum tipis seraya meregangkan otot-otot tubuh inangnya.


Saat sedang meregangkan otot, Fang langsung menyerang Xu Feng dengan bola ungu kecil. Serangan itu tepat di jantung inang naga langit.


Boom.


Naga langit masih berdiri kokoh. Dia tersenyum remeh menatap Zeo yang sedang di raduki oleh Fang.


"Sudah ribuan tahun berlalu, tapi kau masih tetap sama! Kekuatan mu sangat lemah, kau bukan tandingan ku, Fang! Ck ck ck … kau tidak belajar dari pengalaman! Harusnya kau belajar lebih giat untuk memperkuat kekuatan mu. Sangat menyedihkan! Pantas saja ayahanda sangat bahagia saat tahu aku telah membuang mu dari kerajaan langit! Baginya kau hanya aib bagi ras naga, karena kekuatan mu sangat lemah!"


Xu Feng menghina Fang habis-habisan. Membuat Zeo meneteskan butiran kristal dari matanya. Dia yang berada di alam bawah sadarnya, merasa sakit hati. Pantas saja Fang memilih nya sebagai inang, karena kisah mereka sama.


Sama-sama di remehkan, dan di hina, karena tak memiliki kekuatan besar.


"Fang, jangan biarkan dia bahagia karena berhasil memprovokasi mu! Tetaplah tenang, agar dia kesal sebab tak berhasil membuat mu marah!" ujar Zeo melalui telepati.


Fang mendengarkan dengan baik. Dia membenarkan apa yang di katakan oleh Zeo, kalau Xu Feng hanya memanasi nya.


*


*


Bersambung.


Jangan lupa like coment vote dan beri rating 5 yah kakak 🥰


Salem Aneuk Nanggroe Aceh ❤️