My Husband Is Gus Zaka

My Husband Is Gus Zaka
kepulangan Diva



"Dikarenakan kemacetan yang sangat padat hari ini"jawab Zaka


"Padahal itu karena aku menghawatirkan mu"


gumam Zaka dalam hati.


"oh.. "


"Kamu di hukum"


"hmm... eh.. Apa!? ga, ga mau" ucap Diva dengan menunjukkan ekspresi ngambek.


"Tapi... Jika kamu masih ingin mengikuti ujian aku bisa saja membawakan kertas ujian nya kemari dan aku yang akan mengawasi mu mengerjakan soal, Sampai kamu sembuh(mengalihkan pembicaraan)"


"kenapa g dari kemarinnn!? " Ucap Diva mulai jengkel.


"Baik lah mulai esok aku akan membawakan soal ujian mu"


-Esok nya-


Meskipun Diva masih sakit ia sangat bersemangat mengerjakan ujian nya.


Zaka merasa tersentuh dengan ke gigihan Diva.


Beberapa hari kemudian ujian akhir nya selesai. Diva merasa sangat lega.


Para santri dilibur kan sekitar 2 minggu, Mereka juga di perbolehkan untuk pulang.


"emm... "


"kenapa? " tanya Zaka.


"Aku boleh g pulang kayak santri lain"


"boleh saja..."


"benar kah? "


"dengan 1 syarat"


"Sudah ku duga" Gumam Diva dalam hati.


Ia mulai Jengkel kepada Zaka.


"Apa syarat nya? " Tanya nya dengan kasar.


"kasar sekali nada bicara mu sayang... "


Sontak wajah Diva memerah setelah mendengar Zaka memanggilnya sayang.


"Su-sudah lah a-apa syarat nya? "


"pftt... Mulai hari ini kamu harus memanggil ku sayang "


"KAMU GILA!? " Tanya Diva dengan nada yang cukup tinggi.


"stt... Tenanglah hanya saat kita berdua saja"


"oh... baik lah"


"Esok pagi aku akan mengantarkan mu ke rumah,Dan bagaimana jika aku menginap disana? "


" Gak.. umph "


"Tapi aku tidak bisa membiarkan istri ku sendirian di sana"


Zaka terus-menerus menggoda Diva.


"pft... Lucu juga dia" gumam Zaka sambil melihat Diva yang salting.


Esok nya Zaka berpamitan kepada Ummi dan Abah untuk mengantarkan Diva. Diva juga berpamitan untuk pulang selama seminggu.


-Sesampainya di rumah Diva-


"Ayo ikut yah~" ucap Zaka.


"ih... engak" tegas Diva.


Diva bergegas masuk ke rumah.


Sedangkan Zaka masih menunggu hingga Diva masuk.


"Apa aku terlalu keras ya kepada nya? " gumam nya.


"Kalo ga mau berpisah suruh aja nginap sini" ucap Ayah Diva.


Diva pun kaget.


"Dih... si-siapa juga yang g mau pisah ama dia" Ucap Diva dengan angkuh nya.


Esok nya ketika Diva berada di taman ia bertemu dengan kalia(teman Diva).


"Loh Diva, ini kamu? " Tanya nya ke Diva.


"eh iya, kalia ya? "


"iya haha, Btw berubah banget kamu sekarang. Kira-kira masih bisa balapan kayak dulu ga sih? " ucap nya mengoda Diva.


"Ya masih lah, Kamu ngeremehin aku"


"Ya udah kita entar malem balapan mau ga, Sekalian mengenang masa dulu"


"okeh"


-Malam nya-


Diva datang dengan montor nya, Meskipun menggunakan pakaian islami tapi itu tidak menghalangi nya untuk balapan. Balapan malam itu sangat lah sengit. Diva berhasil sampai garis finish duluaa, Tetapi tak sengaja motor Diva tidak dapat di rem. Akhirnya ia kecelakaan dan menabrak sebuah banker.


Kakinya terluka parah. Kalia sangat khawatir dan langsung menelpon ambulan.Beberapa saat kemudian ambulan datang. Diva segera di bawa ke rumah sakit terdekat.


-Rumah sakit Lestari-


Kalia menelpon Ayah Diva.


"Om Diva kecelakaan"


"kok bisa, Sekarang di mana dia? " tanya Ayah Diva dengan nada panik sekaligus Cemas.


"di Rumah sakit Lestari om"


"y udah om segera kesana".Setelah mengatakan itu Ayah Diva bergegas pergi ke Rumah sakit Lestari.


Sesampai nya Disana, Ternyata Diva masih di operasi. Beberapa jam kemudian Dokter keluar dan berkata....


...-𝚎𝚗𝚍-...


𝚙𝚎𝚗𝚞𝚕𝚒𝚜 𝚋𝚢:𝚣𝚊


𝚌𝚛𝚎𝚊𝚝𝚘𝚛 𝚋𝚢:𝚣𝚊


…………………………………………