
Dokter pun berkata...
"pasien sudah keluar dari masa kritis, Ia akan segera sadar"
"Baik dok Terima kasih "
"iya bu, sama-sama ini sudah kewajiban saya"
Mereka masuk melihat keadaan Zaka, Ia masih belum sadar. Ummi sudah harus pulang karena hari sudah mau petang .
Diva lah yang menjaga Zaka malam itu.
Esok nya Zaka sadar. Air mata Diva sekali lagi
mengalir, Bukan karena sedih melainkan karena ia sungguh bahagia karena Zaka telah sadar.
"Kenapa nangis? "
"Enggak siapa yang nangis"ucap Diva sambil menyeka air mata nya.
" iya ga nangis cuma ngeluarin air mata, iya kan? "
"ihh... kamu, huft maaf karena diriku yang gegabah membuat mu terbaring di sini"
"gpp"
"gpp gimana coba?, kamu bahkan kritis dan nyawa mu juga terancam"
"stt... udah bisa diam"
"hemmh"
Beberapa hari kemudian Zaka telah pulih meskipun belum secara total.
-5-15-2023-
Hari ini merupakan hari yang di nantikan oleh Ummi. Meskipun acara pernikahan Diva dan Zaka di selenggarakan secara diam-diam dan tidak mewah itu sudah cukup bagi Ummi, Karena hari yang ia janjikan kepada sahabat nya akhirnya datang juga.
Acara pernikahan pun dimulai. Janji suci di lantunkan, Meskipun Zaka gugup pada saat mengucapkan janji suci...semua nya berjalan dengan lancar. Suasana di sana sangat indah pengantin yang serasi,Dekor yang bagus, dan Musik yang merdu.
Setelah acara selesai mereka pulang secara diam-diam ke pesantren, Supaya tidak di ketahui oleh para santri.Malam itu Diva dan Zaka masih pisah kamar, Supaya tidak menimbulkan kesalah pahaman( Di kira hamil diluar Nikah).Padahal mah Ummi pengen cepet-cepet gendong cucu. Bukan hanya itu saja alasan mereka tidak tidur bersama, Di karenakan Diva yang masih berumur 19 tahun
Zaka ingin ia menikmati masa remaja nya.
....
Beberapa hari setelah mereka menikah ada ujian kenaikan semester 1.Diva sudah belajar dengan sangat giat, Bahkan dia pingsan karena kelelahan. Zaka khawatir kepada nya dan menyuruh nya untuk tidak memaksakan diri. Tapi Diva menolak karena dia ingin membanggakan Zaka dan yang lain nya.
Sehari sebelum ujian Diva sakit. Zaka meminta nya untuk tidak mengikuti ujian hari pertama, Tetapi ia kekeh menolak permintaan Zaka.
" Ga, aku harus ikut ujian ini"
"Kamu ini sekarang sedang sakit tapi masih memaksakan diri untuk ujian. "
"ih... pokok nya aku ga akan bolos ujian sehari pun"
Setelah mengatakan itu ia meninggal kan ruangan Diva.
Diva merasa sangat jengkel, Karena esok adalah hari yang ia sudah persiapkan segala nya untuk mendapatkan nilai yang bagus.
Tapi ia malah sakit, Dan dilarang oleh Zaka untuk tidak mengikuti ujian hari pertama.
"ga, aku harus ikut...Tapi bagaimana cara ku keluar dari sini?... aha, Aku bisa lewat Jendela besok, Kebetulan ia (Zaka) besok ada acara...."
-Esok nya-
"Ini makanan mu, Dimakan abis itu minum obat... Aku ada urusan di luar. Dan kamu tidak boleh keluar dari sini ingat"
"Iya, iya... dasar posesif"
"Aku posesif karena aku menyayangi mu... eh"
"eh... kamu menyayangi ku, Aku kira kamu masih belum bisa melupakan Aliya"
"Jika aku belum melupakan Aliya maka dulu aku akan membiarkan Aliya menghabisi mu"
Ucap Zaka sambil mengecup kening Diva.
Zaka pun pergi.
Beberapa saat setelah kepergian Zaka, Diva segera melakukan rencana nya. Ia berhasil keluar dan mengikuti ujian. Saat ujian soal yang keluar lebih susah dari ujian sebelum nya. Meskipun Diva kesulitan ia tetap berhasil menyelesaikan soal-soal ujian. Tetapi setelah ujian Diva meninggal kan ruang ujian... Ia merasa sangat pusing, Penglihatan nya mulai kabur dan pada akhirnya ia pingsan di depan ruang baca Zaka. Untung nya Zaka yang sedang mencari Diva melihat nya. Sontak ia kaget, Ketika ia menemukan Diva dalam keadaan pingsan. Zaka bergegas membawa nya ke UKS umum karena UKS pribadi berasal di kediaman abah yang jarak lebih jauh, Dikarenakan itu Zaka membawanya ke UKS umum.
Disana siswa-siswi, dan juga dokter terkejut, Dikarenakan Gus mengendong seorang siswi yang pingsan. Zaka segera membaringkan Diva di atas ranjang. Dokter segera memeriksa keadaan Diva. Zaka terlihat sangat khawatir. Orang-orang disana penasaran apa yang sebenarnya terjadi.
"Jadi dia kenapa? "
"Gus siswi ini pingsan dikarenakan kelelahan dan juga demam yang terlalu tinggi, Saya sudah menyuntikkan obat kepada. Ia akan segera sadar"
"baiklah, terimakasih"
"sama-sama Gus"
Beberapa saat kemudian Zaka menyuruh seseorang untuk mengangkat Diva dengan tandu dan di bawa ke UKS pribadi Gus Zaka.
Setelah Diva bangun ia di marahi dan akan di hukum oleh Zaka.
"Kamu ini sudah ku bilang untuk tidak keluar dan mengikuti ujian"
"Maaf...Tapi bagaimana kamu bisa di sini bukan kah kamu bilang akan ada urusan diluar? "
"Di batal kan, Dikarenakan... "
...-end-...
𝚙𝚎𝚗𝚞𝚕𝚒𝚜 𝚋𝚢:𝚣𝚊
𝚌𝚛𝚎𝚊𝚝𝚘𝚛 𝚋𝚢:𝚣𝚊
…………………………………………