
Sebelum nya ini itu perkara author gak ada ide. Dan ini juga gak bermaksud menghina atau menyindir siapapun.Bab ini berisi beberapa hal tentang puasa.
...-Gak sengaja-...
"Wudhu dulu ah" Ucap Aisyah yang ingin mengambil wudhu untuk sholat dhuha. Tiba-tiba Diva muncul dan mengagetkan Aisyah hingga tertelan air saat berkumur. Oh iya kalau belum waktu dhuhur masih boleh berkumur yah.
"Ih mb, Ngagetin aja"
"Maaf, maaf"
"Ketelen nih air nya! "
"Pft... gak papa kan gak sengaja"
"Eh, Iya juga yah... Kalau gitu... Alhamdulillah gak aus lagi... hehe"
Mendengar ucapan Aisyah, Itu membuat Diva tertawa.
-Semangat Puasa
...-Sengaja-...
Abah dan Ummi punya 5 anak, Yaitu:
1.Gus Zaka
2.Neng Aisyah [ 20 Tahun]
3.Gus Rakha [ 15 Tahun]
4.Neng Kirana [ 10 Tahun]
5.Gus Rasya [ 7 Tahun]
Bulan ini adalah bulan dimana Gus Rasya pertama kalinya mencoba puasa. Rasya sudah mencoba selama 1 minggu, Tapi ia masih belum terbiasa.
"Aus banget... Kenapa aku harus ikut puasa... Aku kan masih kecil. "
"Aha!... Aku ada ide, Aku minum aja diem-diem" Gumam nya lagi.
Rasya lalu masuk ke kamar nya sambil membawa minuman dan makanan.
-Kamar Gus Rasya-
"Nah... Aku makan disini aja, Semoga gak ketahuan sama Ummi"
Beberapa saat kemudian disaat Rasya sedang menikmati makanan dan juga minumannya, Tiba-tiba Ummi datang untuk memanggilnya.
"Ra-... Astagfirullah Rasya... Bentar lagi udah buka puasa loh, Bisa-bisa nya kamu malah ngebatalin puasa mu" Ucap Ummi terkejut.
"Ma-maaf Ummi... Rasya udah gak tahan... Ummi gak marah kan? " Ucap Rasya yang sedang menahan air mata nya.
"Untuk kali ini Ummi maafkan, Tapi... Kalo diulangi lagi... Kamu tau akibat nya kan!?, Jadi jangan diulangi! "Tegas Ummi. Rasya lalu menyeka air mata nya dan mengangguk sebagai balasan nya.
-Jangan di tiru yah.
...-Menangis-...
kejadian:
Saat Rasya menangis karena lapar sampai meminum Air mata nya.
"Gak batal, Kata mb Aisyah gak batal"
"Iya itu kan kalo ga kamu minum air matanya, Tadi kan kamu minum"
"Iya sihh... Kalau begitu aku makan aja!". Setelah mengucapkan itu Rasya lalu berlari ke arah dapur untuk mengambil makan, Yang lalu disusul oleh Rakha.
Pembahasan:
Saat Aisyah mengajar dikelas 7 A ada bertanya seperti ini...
" Bu, Kalau seandainya kita nangis, Puasanya batal yah? "
"Siapa yang bilang? " Tanya Aisyah.
"Kata ibu ku gitu" Balas siswa itu.
"Gak, Menangis tidak membatalkan puasa, Kecuali... Air matanya di minum. Paham? "
"Paham bu"
...-Marah sampai berkata kasar-...
"Kalo... Marah sampai berkata kasar puasa nya gimana Bu? "Tanya lagi salah seorang murid.
" Tidak batal, Hanya saja cuma mendapatkan lapar saja. "
"Maksud nya bu? " Tanya murid yang belum paham. Aisyah lalu menjelaskan nya lagi. "Jadi gini maksud ibu, Kalau kalian puasa trus berkata kasar pahala puasa kalian itu tidak diterima... Mengerti ? "
"Iya bu... " Jawab semua murid.
"Jadi jangan sampai terjadi... Kalau tidak pahala puasa kalian tidak di terima Allah".
" em... Kalau di pelesetkan gitu bu? ".
" Ya sama saja.Contoh:Anjir, Anjim kan sama saja arti nya itu Anjing. Mau kalian pelesetkan sampai bagaimana pun, Kalu arti nya begitu ya sama saja. "
...-Tiba-tiba Haid-...
5 menit sebelum berbuka.
"Rasa nya kok kayak... Apa jangan-jangan haid ya? " Tanya Diva kepada dirinya sendiri.
Beberapa saat kemudian.
"Hua... beneran haid"
"Mb kenapa? "
"Mb Haid... Huhuhu"
"Pft, Hahaha kasian banget"
(Suara Adzan maghrib).
"Rasanya tuh ingin membunuh seseorang. " Ucap Diva yang kesal.
...-end-...