
"Di jatuhi hukuman yaitu dikeluarkan dari pesantren!!! " Tegas Zaka.
"Gus saya mohon jangan keluar kan saya"
"Apa alasan mu tidak mau keluar, Jika kamu tidak segera keluar kamu akan mencoreng nama baik pesantren ini! " tegasnya lagi.
"Tapi-"
"Cukup!, Saya tidak menerima alasan lagi! "
Gus Zaka lalu meninggal kan ruang sidang tanpa sepatah kata pun.
"Dasar mentang-mentang anak kiyai bisa mempermalukan ku seperti ini(dalam hati) " ia menggertakan gigi nya menunjukkan ia sangat marah.
"Lihat saja aku akan menyuruh Ayah membuat nya kecelakaan(dalam hati) "
-Kediaman Gus-
Saat ingin masuk ke kamar Diva, Zaka melihat Ummi menyuapi bubur kepada Diva. ia menjadi teringat ketika ia masih kecil. Dulu ketika Zaka dan Aisyah kecil sakit Ummi akan menyuapi bubur ke mereka berdua. Zaka merasa seperti melihat adik nya ketika masih kecil. Sangat sama seperti dulu hanya saja sekarang yang di suapi oleh Ummi adalah Diva.
*Tok, tok, tok*
"Udah bangun ya? "
"Seru banget kayak nya?, Apa jangan-jangan kalian melupakan ku ? " tanya Zaka lagi.
"Mana ada, Nak kalo mau bilang cemburu tuh bilang aja. Toh udah suami istri" balas Ummi sambil menggoda mereka.
"Ga gitu juga Ummi"
"pftt... iya, iya... Ya udah Ummi keluar dulu, Zaka suapilah Diva" ucap Ummi sambil berjalan keluar.
"Tapi Ummi aku ingin Ummi yang menyuapi ku" ucap Diva.
"Sudahlah lain kali akan Ummi suapi"
"kenapa ga mau ku suapi kah? "
"Enggak gitu"
"Lalu kenapa ga mau, Hmm? "
"Aku hanya belum terbiasa"
"Baiklah kalo begit, Bagaimana jika aku menyuapi mu setiap ingin makan?, Dengan begitu kamu akan terbiasa bukan? "
"Enggak gitu juga, Aku masih punya tangan huh"
"pft... " Zaka pun tertawa kecil melihat istri nya yang mencoba mengelak.
"Apa nya yang lucu ( ̄ヘ ̄)ᴴᴹᴹ? "
03:12
"Aku pergi dulu"
"kemana? "
"Aku ada urusan diluar, Jangan lupa makan, istirahat dan minum obat nya"
"iya, iya dasar cerewet. Udah sana pergi"
"iya sayang~"
-Di jalan tol-
Benar saja apa yang dikatakan oleh santri tadi, Ia benar-benar membuat Zaka kecelakaan hingga masuk ke dalam jurang. Zaka dikabarkan meninggal dunia. Jasad nya tidak ditemukan, Diperkirakan Jasad nya masuk jurang lalu dimakan oleh hewan buas.
Diva sangat terpukul dengan kejadian itu, Begitu pun yang lain nya. Diva bahkan tidak menuruti pesan terakhir Zaka kepadanya. Ia tidak makan seharian, Bahkan ia tidak meminum obat nya.
Ummi lalu mencoba membujuk Diva untuk makan dan juga meminum obatnya.
"Nak, Makan lah sedikit kamu belum makan sedari pagi. Setidak nya makan lah sedikit dan minumlah obat mu"
"Aku ga mau Ummi, Andai saja tadi aku tidak membiarkan nya pergi hiks... Dia pasti tidak akan seperti ini hiks..." Air mata mengalir dengan deras nya. Pipi nya dibasahi oleh air mata nya. Ummi menjadi semakin tidak tega.
"Nak, Jika Zaka melihat mu seperti ini dia tidak bisa tenang disana, Makanlah ya?, Demi Zaka"
"Hiks... Baiklah Ummi"
Aisyah yang melihat didepan pintu kamar Diva bergumam kepada diri nya sendiri.
"kasian Diva, Dia baru saja membuka hati nya untuk Kak Zaka, Tapi... kak Zaka malah pergi secepat ini meninggal kan Diva. " gumam Aisyah dalam hati. Ia merasa sangat kasian kepada Diva, Ia juga khawatir kalo seandainya Diva menjadi drop dan menyalahkan diri nya sendiri.
...-𝚎𝚗𝚍-...
𝙰𝚙𝚊𝚔𝚊𝚑 𝙳𝚒𝚟𝚊 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚛𝚘𝚙 𝚍𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚢𝚊𝚕𝚊𝚑𝚔𝚊𝚗 𝚍𝚒𝚛𝚒𝚗𝚢𝚊 𝚜𝚎𝚗𝚍𝚒𝚛𝚒 𝚜𝚎𝚙𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚍𝚒𝚙𝚒𝚔𝚒𝚛𝚔𝚊𝚗 𝙰𝚒𝚜𝚢𝚊𝚑??, 𝙳𝚊𝚗 𝚊𝚙𝚊𝚔𝚊𝚑 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚜𝚎𝚋𝚎𝚗𝚊𝚛𝚗𝚢𝚊 𝚝𝚎𝚛𝚓𝚊𝚍𝚒 𝚔𝚎𝚙𝚊𝚍𝚊 𝚉𝚊𝚔𝚊?
𝙸𝚗𝚐𝚒𝚗 𝚝𝚊𝚞?, 𝚂𝚝𝚊𝚢𝚝𝚞𝚗𝚎 𝚍𝚒𝚜𝚒𝚗𝚒 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜. 𝙱𝚎𝚛𝚒𝚔𝚊𝚗 𝚕𝚒𝚔𝚎 𝚍𝚊𝚗 𝚟𝚘𝚝𝚎 𝚗𝚢𝚊 𝚢𝚊𝚑~.𝙳𝚞𝚔𝚞𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚖𝚞 𝚕𝚊𝚑 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚖𝚎𝚖𝚋𝚞𝚊𝚝 𝚊𝚞𝚝𝚑𝚘𝚛 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚎𝚖𝚊𝚗𝚐𝚊𝚝 𝚞𝚗𝚝𝚞𝚔 𝚝𝚎𝚛𝚞𝚜 𝚖𝚎𝚗𝚞𝚕𝚒𝚜.
-𝚂𝚎𝚔𝚒𝚊𝚗 𝚝𝚎𝚛𝚒𝚖𝚊 𝙶𝚊𝚓𝚒, 𝙱𝚢𝚎𝚎.
-𝙻𝚘𝚙𝚎 𝚜𝚎𝚔𝚎𝚋𝚘𝚗💗💗💗
𝚙𝚎𝚗𝚞𝚕𝚒𝚜 𝚋𝚢:Za
𝚌𝚛𝚎𝚊𝚝𝚘𝚛 𝚋𝚢:Za
𝙰𝚞𝚝𝚑𝚘𝚛 :Za
…………………………………………