
06:00
"Hoam... Jam berapa ini? " Ucap Diva yang baru bangun.
"Astagfirullah aku belum subuh".Ia lalu bergegas mandi dan mengambil whudu lalu sholat. Hari ini dia tidak boleh terlambat ke sekolah. Karena jika ia terlambat ia dan Zaka tidak akan jadi bertemu.
-Kemarin-
" Em... Pak Zaka, Sa-saya ingin mengajak anda buka bersama nanti untuk membuktikan bahwa apakah anda adalah suami saya yang hilang"
"Eh!?, Tapi jika kita pergi buka bersama itu akan menimbulkan salah paham. "
Diva menunduk sejenak, Lalu tersenyum dan berkata "Kalo begitu tidak apa-apa, Mungkin saya saja yang salah mengira bahwa anda adalah suami saya yang hilang... Maaf atas kelancangan saya".
" Hmm... Baiklah, Seperti nya kamu sangat merindukan suami mu itu".
"Be-benarkah? "
"Iya, Tapi saya tidak bisa sekarang, Dan ada syarat nya. "
"Apa itu? "
"Kamu besok tidak boleh terlambat dan tidur dikelas."
"Baiklah" Ucap Diva dengan wajah yang masam.
Begitulah ceritanya...Ok lanjut.
Ia lalu bergegas ke kampus. Saat dia sampai di kampus sudah menunjukkan Jam 7 kurang 5 menit. Diva sangat beruntung hari ini.
"Tumben gak telat Diva. " ejek Rissa.
"Kamu ih... Telat salah, Ga telat salah... Terus mana yang bener!? ".Tiba-tiba Zaka masuk dan berkata " Yang benar itu segera duduk! ".
" Astagfirullah! "Ucap nya spontan.
" Cepat duduk! "Tegas Pak Zaka lagi.
Diva lalu duduk.
Pelajaran lalu dimulai. Ditengah pelajaran Diva merasa sangat mengantuk, Matanya sangat berat untuk dibuka.
" Ga, Aku ga bisa tidur... Aku ambil whudu aja"ucap nya dengan nada yang mengantuk.
"Pak izin kekamar mandi"
"Iya... "
Selang beberapa saat setelah whudu ia kembali mengantuk. Ia lalu mengambil wudhu lagi. Begitu terus hingga pelajaran Pak Zaka selesai.
Rissa merasa heran teman nya yang tukang tidur dikelas ini tiba-tiba mencoba menahan kantuk nya. Karena penasaran dan juga heran ia lalu bertanya kepada Diva.
"Div tumben whudu mulu, Biasa juga langsung tidur"
"Loh kenapa? "
"e... itu urusan pribadi"
"Halah, Sok pribadi lo. " Balas Rissa.
05:45
-Cafe Cie... gamon yah? -
"Jadi kamu ingin bilang apa untuk memastikannya? "
"Gini pak-"
"Gak usah formal".
" Eh, Baik... Kenapa kamu bisa amnesia? "
"Dari mana kamu tau kalo aku amnesia? "
"Aku dengar dari mahasiswa lain... Udah jawab pertanyaan ku! "
"Dulu hanya ada 1 hal yang aku ingat sebelum amnesia... Aku amnesia karena sebuah kecelakaan, Lalu diselamatkan dan dirawat seorang ustadz disana"
"Hanya itu yang kamu ingat? "
"Huft... selang 1 minggu aku mulai ingat tentang keluarga dan istri ku... Tapi secara samar atau masih tidak jelas.
" Be-begitu yah".Diva menunduk sejenak.
"Tapi... " ucap Pak Zaka secara tiba-tiba, yang membuatnya terkejut.
"Tapi ketika aku melihat mu, Aku samar-samar melihat bayangan istri ku"
"em... Sebenarnya suamiku juga meninggal karena kecelakaan, Hanya saja jasadnya tidak di temukan... Tapi ketika aku melihat wajahmu aku merasa kamu adalah suami ku yang telah lama hilang"
Pak zaka membuka maskernya dan berkata "Apakah wajah ku ini terlihat sangat mirip dengan suami mu? "
"Hmm" balas nya sambil mengangguk.
"Begitu rupanya"
"Ba-bagaimana jika kamu mampir ke rumah ku... Mungkin dengan begini Ummi bisa mengobati kerinduan nya."
"Ummi?, Kenapa terasa tidak asing ditelinga ku? " pikirnya.
"Hmm... baiklah" balas Pak Zaka.
Setelah berbuka puasa dicafe itu, Pak Zaka mengantarkan Diva pulang sekalian mampir. Ketika Ummi melihat wajah Pak Zaka Ummi pingsan karena terkejut, Sedangkan Aisyah menangis saking senang nya. Dan ketika kabar bahwa ada orang yang diduga sebagai Gua Zaka kembali dengan selamat setelah 2 tahun terdengar ke telingga para santri, Seketika 1 pesantren menjadi heboh.
...-end-...