My Husband Is Gus Zaka

My Husband Is Gus Zaka
Cobaan



-Rumah sakit-


Abah dan Ummi datang ke rumah sakit dengan tergesa-gesa. Ummi yang melihat kepala Zaka yang berdarah merasa sangat khawatir.


"Zaka kamu gpp nak? "


"Aku gpp Ummi, Tapi... Diva masih..."


"Udah sana perban dulu luka kamu"


Zaka pergi untuk memerban luka nya.


"Ya Allah kenapa begitu banyak sekali cobaan yang engkau berikan kepada putra hamba?, Ya Allah lindungi lah putra hamba dan juga menantu hamba Ya Allah... Amin" Do'a Ummi.


"Ummi kita harus sabar... Kita juga harus ikhlas... "ucap Abah.


" Tapi... Ummi tidak terlalu yakin apakah Zaka bisa melewati cobaan yang bertubi-tubi ini"


"Ummi ingat Allah pernah berkata:


لا يكلف الله نفسا إلا وسعها


Dibaca: laa yukallifullahu nafsan illaa wus'aha.


Artinya:" Allah SWT. tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuannya. "(Q.S. Al Baqarah:286)


Jadi Ummi harus yakin dengan kemampuan Zaka. "


"Abah benar, Ummi tidak seharusnya meragukan Zaka"


"Jadi kita harus membantu dan menyemangati nya"


Beberapa saat kemudian Zaka kembali, Dan secara kebetulan Dokter juga keluar. Zaka langsung bertanya kepada Dokter.


" Bagaimana keadaan istri saya? "


"Istri anda baik-baik saja hanya saja luka nya perlu untuk di jahit, Itu yang menyebabkan kami lama di dalam"


"huft... Syukur alhamdulillah. Makasih Dok"


Mereka pun masuk ke dalam.


"Sayang...Cepatlah bangun, Maaf a-aku tidak bisa menjadi su-suami yang baik "ucap nya dengan lirih.


" Nak kamu jangan bilang seperti itu"


"Tapi kenyataan nya memang seperti itu Abah" Tegas Zaka.


"Abah... seperti nya mereka membutuhkan waktu untuk berdua, Biarkan Zaka saja yang menjaga Diva. "


Abah dan Ummi pun keluar.


"Diva bangunlah... Aku benar-benar suami yang tidak berguna... " lirih nya.


Zaka menangis sampai tertidur.


Beberapa jam kemudian Diva terbangun dari pingsan nya.


"uh... Za-zaka, Dia menjaga ku hingga tertidur??, Aku salah menilai mu... "


Diva lalu tidur kembali.


Esok nya Diva terbangun pada jam 04:50 karena mimpi buruk. Ia langsung sholat Shubuh.


-Didalam mimpi Diva-


Diva melihat Zaka yang terus-menerus menengis, Disitu ia juga melihat diri nya yang terbaring koma.


"Ma-maaf Diva, Aku benar-benar tidak berguna, Aku bahkan tidak bisa menjaga mu...De-dengan baik"


Ia melihat Zaka yang sangat berbeda dari yang biasanya ia lihat. Zaka terlihat sangat sedih, Drop, dan putus asa.


Di dalam mimpi ia juga melihat Abah dan Ummi yang terlihat sangat kecewa kepada Zaka.


"Yaa Allah, Apakah kamu akan menjemput Diva untuk bersatu dengan ibunya kembali?. "


"Astagfirullah Jeng... Maaf kan aku yang tidak bisa menjaga Anak mu"


Ummi dan Abah terlihat sangat sedih.


Bahkan Diva juga melihat ayah nya yang juga bersedih karena ia koma. Diva juga melihat ketika Ayah nya benar-benar marah dan kecewa kepada keluarga Zaka, Terutama Zaka.


"Saya menitipkan putri saya untuk kalian jaga, Tapi bukan nya kalian jaga dengan baik...Kalian malah membuat putri ku sering terluka, Karena kalian menjaga nya dengan BURUK!. Dan kamu sebagai suami nya kenapa kamu tidak menjaganya dengan baik,Hah! " ucap beliau, Mata beliau memerah karena menahan air mata. Ia benar-benar di dalam mimpi itu. Abah dan Ummi tidak tau apa yang harus dilakukan, Mereka tidak mengatakan sepatah kata pun.


Hingga Diva sampai dititik dimana Zaka yang


sudah benar-benar Drop, Putus asa, Dan kecewa terhadap diri sendiri sampai ingin bunuh diri. Zaka sudah bersiap untuk bunuh diri, Ia mengikat tali di atas pohon dan berhitung...


"1... 2...3..."


Tiba-tiba...


...-𝚎𝚗𝚍-...


Maaf kalo gaje,author nya kehabisan ide dan juga author nya mau ujian. Jadi mungkin update nya bakal rada telat.


See you~


staytune terus ya. Jangan bosen-bosen baca karya ku, Byee