
-Pov Gus Zaka
Dulu aku mengira dia hanyalah gadis nakal yang dikirim kesini untuk belajar. Tapi, tidak menyangka bahwa dia adalah orang yang dijodohkan dengan ku. Dan pemikiran ku itu ternyata salah, setelah kemarin Abah menyuruh ku untuk pendekatan atau saling mengenal dengan nya, Aku melihat bahwa dia
menjadi nakal hanya karena ingin melampiaskan kematian ibu nya. Kemarin dia meluapkan semua kesedihan nya. Aku melihat nya benar-benar tulus. Aku merasa kasihan kepada Diva, Disaat aku masih kecil Ummi masih ada menemani ku, Sedangkan dia sudah tidak ditemani ibu nya. Aku juga mendengarkan cerita dari Ummi tentang Diva.
Sekarang aku mengerti alasan dia jarang senyum dan tertawa.
π³π ππππππππ π°πππ’πππ.
-Keesokan paginya-
Aku menyuruh Diva ke ruangan ku.
"Diva, kamu bisa cerita dengan ku jika punya masalah"
"oh, o-oke"
Tapi seperti aku membuat nya takut atau gimana ya. Melihat dari ekspesi nya kayak nya g nyaman aja gitu sama aku.
Aku pun meminta bantuan Aisyah.
"hah... apa aja yang disukai Diva? " teriak Aisyah.
"jangan keras-keras"
"pftt... ciee... kakak lagi pdkt y"
"kamuu... "
"iya...iya aku kasih tau, setau ku doang loh. Tapi seharusnya kamu nyari tau sendiri lah atau tanya ke orang nya sendiri malah nanya aku" ucap Aisyah dengan nada yang mengejek.
"kamu... ini ingin memberitahu ku tidak"
"iya, iya, Diva itu suka kucing, Coklat, susu, anak kecil... itu aja sih setau ku"
"dikit amat"
"y udah g usah tanya aku lagi kalo gitu, mau ku bantu g sih kakak ini? "
"boleh"
"tapi ini tidak gratis"
"kamu kalo g ihklas g usah "
"y udah mau apa? "
"aku mau ponakan kembar, iya, boleh yah"
wajah ku memerah setelah Aisyah mengucapkan hal tersebut.
"itu masih lama"
"nyeh... udah pokok nya kalo udah nikah sama Diva aku mau ponakan kembar, oke"
Setelah mengucapkan itu Aisyah pergi ke kamar nya.
"huft, andai aja Abah ga nyuruh aku juga g mau nyari tau tentang dia(Diva)... tapi kalo dilihat-lihat dia kasihan juga sih... hadehhh, mikirin apa sih aku" gumam ku di dalam hati.
-Pov Author
Beberapa hari telah berlalu. Gus di panggil oleh Abah ke ruang tengah.
"Jadi, Apakah kamu sudah menerima Diva? "
"Belum bah, Aku merasa belum nyaman dengan nya... Menurut ku ia masih seperti gadis kecil yang tidak tau aturan... "
"Tapi pernikahan mu dengan nya akan dilaksanakan pada tanggal 5 - 15 - 23(eps 7/8) "
"Tapi Abah g bisa memaksa ku untuk menikah dengan nya! "
"Asal kamu tahu itu adalah surat wasiat dari almarhumah ibu Diva. Diva udah mau menerima kamu loh, buka lah nak hati mu untuk Diva... Abah dan Ummi udah semakin tua, Pengen gendong cucu kayak orang lain.
huft... untuk sementara kamu abah berikan waktu untuk membuka hati mu kepada Diva.
-πππππ-
πΌπππ ππππ ππππππ ππππππ ππππ πππππππππ πππ,ππππππππ ππππ ππππ πππ πππππ ππππ ππππ π’π πππ ππππ ππππ ππππ ππππ ππππ ππππ π ππ’ππππππ.
πΌπππ ππππ πππππ πππππ ππππππ πππ’π ππππ πππππ πππππππ ππππππ. π³ππ πππππππ πππ πππΏπΎ ππππ πππππππππ πππ’π πππππ ππππ πππ πππππππ πππ ππππ ππππ π’πππ ππππππ ππππππππ ππ ππππ πππ’π πππππ ππππ.
...-πππ-...
πππππππ ππ’:π£π πππ ππ
πππππππ ππ’:π£π πππ ππ
β¦β¦β¦β¦β¦β¦β¦β¦β¦β¦β¦β¦β¦β¦β¦β¦