
2 tahun telah berlalu, Tapi Diva masih belum bisa mengikhlaskan kapulangan Zaka. Sekarang Diva sedang kuliah jurusan ke dokteran. Supaya ia bisa menyelamatkan orang lain, Dan supaya orang lain tidak merasakan apa ia rasakan(kehilangan orang yang di sayangi),meskipun hanya memperlama waktu untuk merasakan nya, Tapi Diva tetap ingin berusaha.
-Tidak ada yang bisa hidup kekal. Kecuali Allah SWT. Semua orang akan meninggal pada saat nya.
...
Sekarang Diva sudah semester 2 di Universitas islami 03.Disana juga ada beberapa ajaran Agama.
"huft... Ga nyangka udah 2 tahun sejak kepergian nya(Zaka). Aku rasa aku harus mengikhlaskan nya. "
"Huh... Sebaik nya aku segera masuk ke kelas"
-Kelas-
"eh denger-denger bakalan ada guru baru nih, Kalo sesuai apa yang dirumorin yah dia itu Gus, Nama Gus Zaka. Mana ganteng lagi" gosip seorang siswi.
"Hah, Zaka apa mungkin dia masih hidup?, Ga, Itu pasti bukan dia" Gumam nya dalam hati.
08:00
"Assalamu'alaikum wrb. Perkenalkan nama saya Muhammad Qiyas Zakaria, Kalian bisa memanggil saya Pak Zaka"
Guru baru itu langsung mengabsen murid-murid. Ketika ia melihat nama Diva ia merasa Deja vu.
Diva yang baru keluar kamar mand bergegas segera masuk ke kelas. Ketika ia masuk ke dalam kelas ia terkejut. Kerana yang mengajar nya sekarang adalah suami nya sendiri Zaka. Saking terkejut dan syok ia sampai pingsan.
Zaka sebagai guru bertanggung jawab dan membawa Diva pulang ke rumah nya.
-Kediaman Abah-
"Ada apa ini!? " Tanya Ummi terkejut.
"Saya tidak tau"
"Maaf merepotkan Pak Dosen"
Pada saat itu Zaka sedang memakai masker, Jadi Ummi tidak tau bahwa yang di depan nya adalah putra nya sendiri. Tapi Ummi sedikit menyadari hal tersebut. Beliau merasa tidak asing deng Dosen tersebut.
-ππ§ππ¨-
Zaka kan kecelakaan, Nah... Dia amnesia. Dia hanya mengingat nama nya dan juga identitasnya saja. Ia juga mengingat orang tua nya, Tetapi... Hanya secara samar-samar.
Setelah kecelakaan itu Zaka di rawat oleh kyai Hasyim, Seorang kyai besar di daerah sana (Tempat kecelakaan Zaka). Kyai tersebut ingin menikah kan Zaka dengan putri nya, Namun Zaka menolak, Kerena ia mulai ingat tentang pernikahan nya. Hanya saja ia tidak mengingat siapa orang yang ia nikahi.
"Emh..."
"Diva!?, Alhamdulillah kamu sadar nak"
"U-ummi?"
"udah jangan banyak bicara, Kamu harus berterimakasih kepada Dosen mu, Beliau sudah mengantar mu sampai ke rumah"
"Ummi Dosen ini... "
*Suara HP*Zaka lalu mengangkat telpon tersebut.
"Halo, Ada apa? "
"Maaf, Saya pamit pulang ya bu"
"Iya Pak Dosen"
Dosen itu lalu pergi sambil menelpon seseorang.
16:00
"Ummi sekarang tanggal berapa? " tanya Aisyah.
"Tumben nanya tanggal, emm... 20 maret kayak nya. "
"Bentar lagi puas dong Ummi"
"Iya, Bentar lagi puasa tahun 1444 Hijriah"
Di saat bulan Ramadhan mereka berpuasa. Hanya saja mereka merasa ada yang kurang, Yah... tentunya tidak ada Zaka. Aisyah rindu dengan Zaka, Dulu disaat Ramadhan Zaka akan menegur terus Aisyah. Ummi juga rindu dengan Zaka, Dulu Ummi lah yang selalu melerai mereka ketika bertengkar. Karena setiap Aisyah di tegur oleh Zaka ia tidak akan terima dan malah bertengkar.
...-end-...
Haloπ
Author ga jadi libur nih. Jadi sih... Cuman ga sampai 4 minggu.
Maaf yah Dikit, Soal nya Author bawaannya males banget buat up di bulan puasa ini. Rasanya tuh berat banget. Jadi maaf kalo up nya lama yah.
Byee, See you next time.