My Evil Dad Enemy My Boyfriend

My Evil Dad Enemy My Boyfriend
Zulfa di bawa kerumah sakit yang sangat lengkap



Setelah Zulfa kecelakaan dan banyak rumah sakit menolak Zulfa karena mereka tidak mempunyai alat yang dimiliki alat untuk menangani Zulfa karena luka Zulfa sangatlah dalam.


Arfa mencoba menghubungi ayah Zulfa karena Arfa panik jika sesuatu terjadi pada Zulfa karena penjahat sudah mencoba mencelakai Zulfa.


" Tuuut, Tuuut " Arfa menelpon ayah Zulfa.


" Yaa hallo nak ada apa Arfa apa ada sesuatu yang penting.....???" tanya ayah Zulfa.


" Hallo om Zulfa masuk rumah sakit sesuatu terjadi padanya om, aku bingung km harus gimna disini " ucap Arfa.


" Apaaa... apa yang terjadi dengan Zulfa apa dimana sekarang Zulfa sekarang dirawat...???" ucap ayah Zulfa.


" Di RS magiccom om, om tau kan tapi aku bingung karena rumah sakitnya menolak karena tidak ada alat yang bisa untuk mengatasi Zulfa om " ucap Arfa.


" Baik om langsung kesana Arfa jaga baik baik Zulfa om akan segera memindahkan ke rumah sakit yang lebih baik agar langsung bisa mengatasi Zulfa memang di sana seperti itu tunggu om om langsung jalan Arfa " ucap ayah Zulfa.


" Baik om hati hati " ucap Arfa.


" Hmm asrur ayah Zulfa sudah kemari lalu kita harus menunggunya karena ayah Zulfa akan membawa Zulfa ke rumah sakit yang lebih baik agar cepat mengatasi Zulfa " ucap Arfa.


" Baiklah kita tunggu saja ayah Zulfa agar Zulfa segera di tangani dengan yang lebih baik aku khawatir dengan Zulfa aku takut terjadi apa apa " ucap asruri.


" Panggilan panggilan untuk cbi asruri ada tugas untuk mu dan segera beri jawaban ganti " HT tugas asruri berbunyi.


" Akh sial aku ingin membantu zukfa laki bagaimana sekarang aku ingin selalu ada untuk Zulfa " ucap asruri.


" Pergilah asruri kau kan sedang bertugas nanti jika ada info lebih lanjut aku akan kabari dirimu yaa " ucap Arfa.


" Taaapi aku ingin menunggu ayah zukfa dulu aku ingin melihat ayah Zulfa karena aku akan bicara padanya " ucap asruri.


" Sudah kau pergi saja nanti apa kata ku pergilah asruri kau kan bertugas nanti akan ku kabari jika sampai di rumah sakit mana " ucap Arfa.


" Baiklah aku titip Zulfa ingat jika ada apa apa kabari aku yaa aku akan menunggu kabar dari kau tentang Zulfa " ucap asruri.


Ayah Zulfa tiba di rumah sakit itu dan membawa ambulan dari rumah sakit terbaik karena rumah sakit itu tidak bisa menangani Zulfa dan dipindahkan kerumah sakit health world.


" Arfa Araf dimana Zulfa apa yang terjadi padanya mengapa dia bisa seperti ini " ucap ayah Zulfa .


" Aku tidak mengerti om tiba tiba saja ada yang menabrak Zulfa dengan sengaja om aku bingung " ucap Arfa.


" Baik nanti kita cerita masalah itu nanti kita harus membawa Zulfa ke rumah sakit terlebih dulu agar dia bisa selamat " ucap ayah Zulfa.


Arfa dan ayah Zulfa membawa Zulfa ke rumah sakit Health world karena penanganan di sana lebih lengkap agar Zulfa bisa selamat dan segera diobati.


Sementara asruri mengerjakan perkerjaan nya dengan bingung karena dia kepikiran Zulfa takut sesuatu terjadi pada Zulfa dan membuatnya tidak konsentrasi.


" Hey asruri apa yang Lo pikirin tidak biasanya Lo diem aja apa ada sesuatu yang bikin Lo bingung " tanya Ferry.


" Iya fer cwek gue masuk rumah sakit karena dia kecelakaan tadi dan banyak darah yang keluar gue takut terjadi apa apa sama dia " ucap asruri.


" Terus apa yang Lo pikirin...???" tanya Ferry.


" Tadi gue nganter dia ke rumah sakit tapi komandan malah ngasih gue tugas komandan ada ada aja fer " ucap asruri.


" Tenang aja jangan Lo pikirin berdoa aja dia cepat membaik nanti selesai tugas kita jenguk dia kan " ucap Ferry.


" Clung " pesan dari Arfa.


" Pesan masuk dari Arfa teman Zulfa " ucap asruri.


Message :


Asruri sekarang gue lagi di ambulan zukfa di pindah ke rumah sakit health world karena rumah sakit tadi tidak ada alat untuk menangani Zulfa.


" Zulfa dipindah ke rumah sakit health world fer apa Lo tau rumah sakit itu nanti kita ke situ untuk bertemu dengan Zulfa yaa fer" ucap asruri.


" Baiklah, nanti kita ke Sono asruri tenang aja selesaiin dulu perkerjaan kita " ucap Ferry.


" Oke bro Lo baik banget, makasih yaa udah bisa ngertiin " ucap asruri.


" Dok dok tanganin anak saya cepet donk, jangan sampai anak saya kenapa napa " ucap ayah Zulfa.


" Ayah tenang dulu Zulfa akan baik baik saja dokter akan menolongnya beri waktu dokter untuk mengatasinya " ucap Arfa.


" Tolong anak saya dok jangan sampai anak saya kenapa napa donk saya akan bayar semua biayanya tapi tolong anak saya " ucap ayah Zulfa.


" Tenang pak kita akan melakukan yang terbaik untuk anak bapak bapak tunggu disini dulu yaa " ucap dokter.


" Baik dokter mohon yaa dok lakukan yang terbaik untuk teman saya " ucap Arfa.


" Apa yang terjadi mengapa Zulfa bisa sampai seperti ini....????" ucap ayah Zulfa.


" Begini om ada seseorang yang mengikuti kita dan Zulfa mengebut hingga dia tidak terkendali hingga menabrak pohon om " ucap Arfa.


" Apaa apa kau masih ingat dengan ciri cirinya Arfa katakan akan ku cari dia Samapi dapat " ucap ayah Zulfa.


" Tenang tenang dulu ayah jangan kesal seperti itu tidak baik untuk kesehatan ayah nanti jika ayah sakit bagaimana ayah menjaga Zulfa "ucap Arfa.


" Huh huh ini ayah kesal Arfa Zulfa anak ayah satu satunya ibunya telah meninggal dunia karena di tembak oleh seseorang yang sampai saat ini ayah tidak bisa mengetahui nya dia siapa " ucap ayah Zulfa .


" Iya ayah aku tau sabar lah dokter akan memberikan yang terbaik untuk Zulfa Zulfa akan selamat tenang saja tidak akan terjadi apa apa padanya " ucap Arfa.


" Iya nak terimakasih kau selalu ada bersama dengan Zulfa kau selalu menemani Zulfa dalam keadaan apapun dari dulu " ucap ayah Zulfa.


" Iya om Zulfa kan teman aku juga jadi jika terjadi apa apa aku harus menolongnya, ayahkan juga menganggap ku sebagai anak ayah juga terimakasih ayah kau juga selalu membantu keluarga ku dalam kesulitan " ucap Arfa.


" Sudah jangan sungkan ayah sudah menganggap kau seperti saudara Zulfa juga kau selalu menemani Zulfa dari dulu " ucap ayah Zulfa.


" Iya ayah Zulfa adalah teman terbaik ku dia sahabat ku" ucap Arfa.


" Ceklek " bunyi pintu IGD.


" Keluarga Zulfa " ucap dokter.


" Yaa dokter bagaimana dengan anakku apa dia apa apa...??" ucap ayah Zulfa dengan panik.


" Begini Zulfa tidak apa apa dia hanya luka bagian kepala nya dan tidak parah jadi tidak ada pengobatan serius untuknya beruntung kalian cepat membawa Zulfa kemari " ucap dokter.


" Terima kasih dokter," ucap ayah Zulfa .


"nanti jika pasien sudah sadar kalian boleh menjenguk nya, aku pergi dulu yaa " ucap dokter.


" Beruntung ayah tidak ada yang serius lukanya " ucap Arfa.


" Iya nak beruntung " ucap ayah Zulfa.