
" Kau tau Ferry aku mulai enek melihat mereka rasanya ingin muntah mereka lebay sekali " ucap Arfa.
" Benar Arfa, apa yang di lakukan oleh asruri dan Zulfa sangatlah lebay " ucap Ferry.
" Bilang saja kalian iri pada kami kalian berdua kan jomblo " ucap asruri.
" Tidak kita tidak iri hanya saja, kalian memang lebay "ucap Ferry.
" Sini asruri kau kan lelah sini biar aku saja yang menyuapi Zulfa kau kan berkerja seharian makan saja dulu " ucap Arfa .
" Iya asruri berikan saja kepada Arfa, biar Arfa yang menyuapi Zulfa kau kan belum makan asruri " ucap Ferry.
" Kau belum makan sayang makan saja dulu, kau kan lelah bekerja seharian berikan saja kepada Arfa biar Arfa yang menyuapi ku " ucap Zulfa.
" Tidak apa apa Zulfa aku akan makan nanti saja " ucap asruri.
" Makan biar Zulfa yang menyuapi ku, nanti kau sakit besok kan kau akan bertugas"ucap Zulfa.
"Yaa baiklah sayang, ini Zulfa kau suapi dulu aku akan makan " ucap asruri .
" Yailah asruri Lo tinggal makan aja ribet pake lebay segala sama Zulfa, gue pikir kenapa " ucap Arfa.
" Dasar Lo berdua bawel emang, dari tadi ganggu aja gue lagi pacaran gak jelas Lo Arfa " ucap asruri.
" Udah udah gausah emosi gitu broo makan aja, apa perlu gue suapin nih " ucap Ferry.
" Gausah lebay, gue bisa makan sendiri " ucap asruri.
Ayah Zulfa datang ke rumah sakit untuk menjenguk anaknya, dan tiba di ruangan itu dia melihat asruri dan ferry.
" Hmm Arfa bagaimana Zulfa, apa di sudah makan...??" ucap ayah Zulfa yang tiba-tiba datang .
" Eh ayah, aku pikir siapa ayah mengangetkan saja " ucap arfa.
" Kalian berdua siapa, apa kalian teman Zulfa juga " tanya ayah Zulfa.
" Iya om kita berdua adalah teman Zulfa om" Jawab asruri.
" Hmm teman yang mana yaa kok om gak tau ya Zulfa punya teman pria " ucap ayah Zulfa.
" Eh begini ayah, ayah ingat kan kita sering nongkrong di cafe jadi ini teman main kita saat kita berada di cafe ayah " sahut Arfa.
" Hehehe, iya om kita teman main Zulfa om " ucap Ferry.
" Owh begitu, aku pikir kalian teman kuliah Zulfa karena Zulfa tidak pernah bercerita tentang kalian dan om baru melihat kalian jadi om tidak tahu kalo kalian adalah teman Zulfa " ucap ayah Zulfa.
" Yaa om, maaf km kita lanjut makan dulu yaa kita belum makan sama sekali om " ucap asruri.
" Yaa lanjutkan saja tidak apa apa memang kalian dari mana kok belum makan sama sekali ...???" tanya ayah Zulfa.
" Kita baru selesai bekerja om jadi kita belum makan dari pagi kita lupa sarapan " sahut Ferry.
" Yaudah maaf yaa om menganggu, heh Arfa ayah titip Zulfa dulu ayah ingin menyelesaikan pekerjaan ayah dulu nanti jika ada perlu apa apa hubungi ayah aja yaa " ucap ayah Zulfa.
" Baik, ayah " ucap Arfa.
" Hati hati di jalan ayah " ucap Zulfa.
" Hati hati ya om " ucap Ferry dan asruri.
" Kalian jaga Zulfa yaa jangan sampai dia kenapa napa , om pergi dulu yaa " ucap ayah Zulfa.
Ferry dan asruri selesai makan, dan asruri menunggu Zulfa di rumah sakit karena Arfa pulang sementara dan Arfa di antar oleh Ferry.
Di rumah sakit, asruri menunggu Zulfa Sampai dia tertidur karena asruri juga kelelahan, dia bekerja dari pagi hingga sore hari.
Zulfa melihat asruri yang tertidur sangat pulas karena dia kelelahan, melihat itu Zulfa jadi kasian dengan asruri.
Ferry tiba di rumah sakit yang mengantar Arfa sekaligus menjemput asruri karena Ferry ingin mengajaknya pulang di ruang Zulfa, Ferry melihat asruri yang sedang tidur pulas, dan membangunkannya menyuruhnya pulang.
" Asruri, hey asrur bangun ayo kita pulang Arfa sudah datang" ucap Ferry.
" Iye Lo fer kasar banget ngebanguninnya udaah tau asruri tidur Lo gak kasian apa sama dia " ucap Arfa.
" Iya iya maaf yailah nyantai aja kali kalian pikir gue sekejam itu apa nggaklah " ucap Ferry.
" Asruri, asruri bangun ayo kita pulang Arfa sudah kembali " ucap Ferry.
" Huumm, ada apa fer kau ini membangun kan ku kebiasaan " ucap asruri dengan melamun.
" Ayo kita pulang istirahat di rumah saja jangan di sini kau kan besok akan kerja asruri " ucap Ferry.
" Sayang kuh asruri bangun ayo pulang saja kau beristirahat di rumah " ucap Zulfa.
" Hilih lebay banget Lo ngomongnya Zulfa" ucap Arfa.
" Huh iya sayang aku bangun, apa Arfa sudah tiba disini sayang " ucap asruri .
" Aku sudah tiba, ayo Lo pulang biar Zulfa yang nungguin gue aja kasian ke loo juga kan butuh istirahat besok kerja " ucap Arfa.
" Daah sayang aku pulang dulu, Arfa kalo terjadi apa apa kabarin gue aja yaa jangan sampai dia kenapa napa lagi " ucap asruri.
" Nyantai aman dan damai, gue bakal kabarin Lo terus perkembangan dia pulang aja dulu istirahat " ucap Arfa.
" Udah lama udah malem ayo pulang, besok kan masih bisa ketemu asruri dasar bucin " ucap Ferry.
" Iya iya ayo kita pulang , daah sayang Arfa jaga kesayangan gue baik baik yaa " ucap Asruri.
" Oke baik baik kalian hati hati yaa di jalan yaa " ucap Arfa.
Ferry dan asruri pulang karena mereka harus bekerja besok dan di jalan, tiba tiba ban Ferry dan asruri bocor.
Ferry bingung dengan hal tersebut mengapa bisa terjadi padahal Ferry sudah mengecek semua bannya sebelum dia berangkat.
Dan di jalan ada seseorang yang menolong Ferry dan asruri itu adalah suruhan seseorang yang telah membunuh di tempat kejadu yang mereka selidiki, namun firasat asruri seperti ada orang yang menyuruh nya.
" Malam pak, apa yang terjadi ....???" ucap seseorang yang tidak di ketahui itu.
" Yaa malam aku tidak tahu kenapa ban ku bocor padahal tadi aku sudah mengeceknya " ucap Ferry .
"Owh begitu pak aku punya teman seorang bengkel pak barang kali bisa menolong bapak " ucap orang itu.
" Yaa, bisa orang itu untuk membantu kita " ucap Asruri.
" Bisa pak sebentar aku Telpon dulu yaa mungkin saja dia bisa mengatasi ini dengan cepat" ucap orang itu.
" Tuuut, tuuut hallo Agus cepatlah kemari ada seseorang yang bannya bocor apa kau bisa untuk membantunya " ucap orang itu.
" Baiklah, aku akan segera kesana tunggu aku " ucap Agus.
" Bagaimana pak dia bisa kesini....??? " tanya Ferry.
" Bisa pak dia segera jalan menuju kesini" ucap orang ituu.
" Lo lagian bukan periksa ban yang bener Ferry, kalo gini kan repot hadeh dasar buaya " ucap asruri.
" Tadi gue udah periksa semuanya aman aman aja pas nganter Arfa tapi kenapa tiba tiba bocor gue bingung " ucap Ferry.
" Hallo malam pak, ada yang bisa saya bantu " ucap Agus.
" Maaf mengganggu ban kita bocor apa kau bisa menggantinya " ucap Ferry.
" Bisa pak, tunggu yaa pak pekerjaan ini akan cepat beres " ucap Agus.
Montir itu mengganti ban ban yang bocor dengan cepat,Ferry dan asruri pun pulang dengan segera Ferry dan asruri berterima kasih pada Agus Karena sudah membantunya.
Di samping itu Bobby bersembunyi agar dia tidak di ketahui oleh siapapun Agus dan Dicky adalah orang suruhan Bobby, Agar asruri dan ferry tidak curiga itu adalah perbuatan nya.
Asruri heran dengan semua itu dan bertanya dengan Ferry apa dia benar benar mengecek nya dengan benar apa ada salah, karena asruri curiga dengan semua itu