My Evil Dad Enemy My Boyfriend

My Evil Dad Enemy My Boyfriend
Zulfa melawan Irene



"Hey Lo wanita gila, jangan mengganggu asruri enak aja kau seenaknya mengganggu dia kau pikir kau siapa hah " ucap Zulfa.


" Hah lo ini wanita tidak jelas datang ke sini ada apa gue gk ada urusan sama Loo yaa jangan Lo pikir seenaknya enak banget Lo mikir nggak nggak Lo pikir Lo siapa Lo cwek apa hah " ucap Irene .


" Jangan pernah kau bicara sembarangan lagi pula kan aku adalah mantan dari asruri " ucap Irene.


" Tunggu sejak kapan lo punya pacar seperti Irene hahaha, pantas saja kau ada gila gila sedikit rupanya kau dulu pernah jadian sama Irene yaa "ucap Ferry.


" Stop Lo ini bicara enak aja dianya aja yang ngada kapan juga gue pernah jadian sama dia lagi pula dia terebsesi kali hiks mager banget gak jelas gitu " ucap asruri .


" Hahahaha jangan gitu sama mantan lagi pula kan Lo inget dulu Lo katanya pernah sayang sama dia hiks wkwk segitu sayang nya Ama meme Irene " ucap Ferry.


" Diam jangan ngeledek gue kayak gitu, enak lagi pula kan kalo gue jadian sama Irene Lo juga kan kecipratan teraktiran Lo gak inget itu gue ilang kesadaran lagi pula gue kan gak ngomong apa apa hahahah " ucap asruri.


Setelah mereka berdua meledek satu sama lain yang bahkan mereka berdua ingin menangkap Irena karena banyaknya kasus penipuan dan pembunuhan yang dia lakukan yang bahkan asruri dan Ferry saja mencoba ingin menangkapnya .


namun di sisi lain ada Zulfa yang berusaha untuk melakukan itu semua karena Zulfa juga harus magang di tempat asruri gang mengharuskan dia melakukan itu dan bahkan dia terus saja berusaha untuk mengalihkan Irene.


" Hmm kan gue bilang dimana asruri, kenapa Lo yang dateng kan gue gak ada urusan sama Lo gue ada urusan nya sama asruri guevpikir tadi Lo asruri " ucap Irene.


" Gak ada die lagi tugas ke tempat lain gue yang gantiin die disini buat nangkep Lo karena tugas Lo yang lo lakuin ke orang orang yang Lo bunuh tanpa sebab " ucap Zulfa.


" Dasar Lo cuman magang aja jangan belagu coba bilang dimana asruri, kalo gak Ferry aja suruh yang ngatasin gue lagi pula kan Ferry yang ngelakuin semuanya" ucap Irene.


" Tambeng banget sih Lo Lo maunya apa coba heran dibilang dia itu gak ada Lo tuh maunya apa sih kan gue bilang sama looo die berdua tugas ke tempat lagi yang ngatasin Lo itu gue dasar cwek gila " ucap Zulfa.


" Owh yaa ayo bodyguard serang wanita itu tidak mencoba membunuh kalian " ucap Irene menyuruh para anggotanya.


" Sini loo semuanya maju , hiiiaaaaak " teriak Zulfa.


" Gila ini masak iya Zulfa di keroyok gitu kita diem aja jangan diem aja ayo bantuin dia " ucap Ferry.


" Lo tuh jangan ngerecokin rencana kita Lo pikir aja ini juga kan tugas kita kita bikin strategi buat nangkep wanita gila itu jangan ribet nanti yang ada kacau " ucap asruri.


" Hmm iya iya juga yaa lupa gue lagi kan kita juga harus bantu dia kasian kan cewek masak iya dikeroyok gitu kita diem aja " ucap feryy.


" Yakin aja Zulfa bisa ngatasin ini kan lagi pula cwek kek dia itu kuat apalagi kan dia juga hebat apa apanya juga dia selalu belajar bahkan selalu belajar dari kesalahan " ucap asruri.


" Wuiiiih, sejak kapan temen gue begini sejak kapan Loo bijak kek gini gue pikir Lo tuh gak bijak, siapa yang berubah Lo Zulfa atau bagaimana " ucap Ferry.


Setelah beberapa saat kemudian mereka semuanya tumbang di hajar oleh Zulfa karena kan Zulfa juga latihan bela diri sejak dia masih kecil.


setelah mereka semuanya orang yang disuruh oleh Irene semuanya k,o Irene juga harus turun tangan sendiri untuk melawannya zulfa karena kan Zulfa adalah wanita yang kuat karena dia dari kecil oleh ayahnya di ajak untuk selalu mandiri dan selalu untuk menjaga daya tahan tubuhnya.


" Hey wanita gila semua prajurit mu sudah k.o semua apa kau tidak ingin turun tangan sendiri bahkan kau saja tidak mampu melawan ku " ucap Zulfa .


" Heh sebenarnya aku sih malas berhadapan lagi dengan mu tapi bagaimana yaa jika bukan aku lalu siapa yang akan melawan mu sini kau maju wanita stress " ucap Irene .


" Owh mari kita berduel jika kau berani dengan ku jangan banyak alasan kau kau ini kak sebenarnya takut katakan saja yang sejujurnya " ucap Zulfa.


"Test, test agen Zulfa ingat jangan sampai rencana kita di ketahui olehnya karena kita harus menyerang dia segera dan menangkapnya karena dia ini adalah belut yang licin " ucap Ferry.


" Iya aku tau jangan bawel kau ini bawel sekali Ferry ingat kita harus segera menyelesaikan ini dengan sebaik mungkin karena kan komandan kita juga menunggu kita " ucap Zulfa.


Setelah itu pertengkaran di mulai Zulfa melawan Irene karena kan Irene mulai ingin membunuh Zulfa agar Zulfa tidak memiliki asruri yaa begitulah.


saat beberapa menit kemudian tangan Irene memegang pisau dan menodongkan ke leher Zulfa dimana Zulfa merasa dia tidak bisa berkutik .


" Fer, Irene benar benar gila dia ingin membunuh Zulfa bagaimana jika Zulfa mati nanti dia ini kan baru mahasiswa magang apa yang harus kita katakan pada komandan asruri ingat kan bagaimana ini lagi pula kan aku bingung harus apa " ucap asruri.


" Sudah tenang saja kan kau yang bilang dia wanita hebat dari dulu dia dilatih untuk bela diri " ucap Ferry.


" Hiyaaaat, heh kau menondongkan pisau ke gue ingat yang Lo hadapin adalah wanita yang bukan biasa saja kau ini aku kan sudah bilang padamu hanya senjata seperti itu tidak akan bisa melukai ku itu hanya Carter " ucap Zulfa.


" Hah, sakit sakit cukup lepaskan genggaman mu padaku aku sangat sakit ayo Lo harus ikut gue ke sell biar di tahan " ucap Zulfa.


" Enggak enak aja Lo ngalahin gue segampang itu gk gak bakalan Lo bisa ngalahin gue gue adakah penjahat yang gak biasa juga " ucap Irene.


Tiba tiba Irene menyemprotkan sebuah asap ke ruangan itu dan Irene pergi, Ferry, asruri dan juga Zulfa tidak berhasil menangkap dia .


" Ferry dimana dia dia berhasil kabur gue bilang tadi ke lo gimana kan dia kabur Lo sih tambeng di bilangin langsung tangkep gak mau " ucap Asruri.


" Sudah besok dia akan kembali lagi pada kita ada barang yang tertinggal apa tau lihat ada jam yang tertinggal disini " ucap Ferry.


" Dia kabur asrur terus bagaimana kita apa kah kita bisa melanjutkan misi lagi atau bagaimana lagi pula kan berarti aku gagal donk dalam test " ucap Zulfa.


" Tenang saja kau tidak gagal kau juga sudah berusaha " ucap asruri