My Evil Dad Enemy My Boyfriend

My Evil Dad Enemy My Boyfriend
kesehatan Zulfa membaik



Beberapa hari kemudian pihak rumah sakit Health world menelpon ayah Zulfa untuk menegaskan bahwa kesehatan Zulfa sudah sangat membaik namun buruh bebebraoa hari untuk benar benar pulih.


Arfa yang bahagia bahwa kesehatan Zulfa sudah membaik segera membawanya pulang ke rumah dan memberi tahu ayahnya Zulfa .


Sementara Ferry dan Asruri berusaha menyelidiki kasus pembunuhan wanita yang mati tersebut tanpa ada sebab dan akibatnya mereka berdua berusaha untuk menyelidikinya dan banyak yang harus di selidiki yaitu dengan kecelakaan Zulfa, ban Ferry yang bocor dll.


Merek sangat bingung siapa dibalik dalang dalang kejadian ini yang membuat mereka harus menyelidiki nya dengan sangatlah teliti dan benar benar tuntas.


" Clek "pintu kamar Zulfa.


" Dok apa ada kabar dengan kesehatan Zulfa dok mohon untuk di periksa ulang dok " ucap Arfa.


" Begini kesehatan Zulfa sudah sangat membaik dan Zulfa boleh pulang hari ini namun luka di kakinya belum benar benar pulih mungkin butuh beberapa hari lagi untuk lukanya sembuh " ucap dokter.


" Lalu bagaimana dok, apa hari ini Zulfa boleh pulang dan boleh istirahat di rumah dok " ucap Arfa.


" Yaa hari ini Zulfa boleh pulang dan Ingat jangan sampai kaki Zulfa terkena tetesan air karena akan membuatnya sangatlah lama untuk mengering lukanya " ucap doketr.


" Baik dok " jawab Arfa.


" Baik mari ini obat yang harus di tebus di apotik yaa dan jangan sampai telat untuk meminumnya " ucap dokter.


" Baik, kita pulang dulu yaa dokter terimakasih banyak yaa " ucap Arfa.


" Ayo Zulfa kau pulang hari ini kau sudah boleh pulang kata dokter " ucap Arfa.


" Owh ayo Arfa aku mulai bosan di sini kau tau ini sangatlah tidak enak sama sekali " ucap Zulfa.


" Tunggu, aku telpon pak djon dulu untuk menjemput kita " ucap Arfa.


" Yaa baiklah owh iya dimana hp ku, apa Lo bawa fa ....??? " ucap Zulfa.


" Nggak gue gak tau hp Lo dimana Lo lupa kali naro di mana coba Lo inget inget dulu Lo taro hp nya di mana " ucap Arfa.


" Enggak gue inget Kok gue taro di atas meja di tempat ini di samping bubur " ucap Zulfa.


" Yaah gue gk tau, Bentar yaa gue liat di tas gue gue lupa tapi seingat gue hp Lo emang tadi ada disini " ucap Arfa dengan bingung.


" Owh ini nih nyelip kalo gk salah tadi ayah yang nari di tas gue gue di kamar mandi di taro tas gue biar gk ilang Lo sih naronya asal asalan untung aja gak ilang loo ayah nemuin " ucap Arfa.


" Iya gue lupa gue taronya asal asalan,namanya orang sakit mana gue inget ada ada aja loo gk jelas emang nih Arfa " ucap Zulfa.


" Iya iya gue yang slaah lagian kan gue juga lupa mana mungkin Gue inget tadi ada ayah Lo lagian gue lagi nelpon asruri jadi gue kaget asal naro tuh hp " ucap Arfa.


" Asruri udah 2 hari yaa gk kesini, gimana ya kabar nya gue penasaran, apa gue coba Telok aja kali yaa sekalian gue ngabarin gue bisa pulang hari ini" ucap Zulfa.


" Yaudah Lo telpon aja mungkin dia lagi kerja, bentar yaa tunggu sini jangan kemana mana loo gue mau ngambil obat loo dulu sambil gue kabarin ayah loo " ucap Arfa.


" Iya iya gue gak bakalan kemana mana kok" jawab Zulfa.


Zulfa menelpon asruri dan mencoba untuk mengabarinya tentang dia bahwa dia boleh pulang hari ini.


" Tliiit tliilit " hp asruri berbunyi.


" Asrur hp Lo bunyi tuh Lo gak angkat apa siapa tau penting "teriak Ferry yang sedang melihat barang bukti .


" Yaudah iya gue angkatin yaa " jawab Ferry.


" Halloo, dengan siapa ini ...???" ucap Ferry.


" Hallo Ferry jangan bercanda deh ini gue Zulfa dimana asruri, kok Lo yang jawab emang kalian dimana kalian lagi tugas yaa " ucap Zulfa.


" Menurut loo, Lo pikir kita lagi piknik Lo ada ada aja Zulfa yaa lagi kerja lah Lo tau gak gue nih sama pacar Lo capek tau gak nih kasus gak kepecahin lama lama banget gue bingung yang mikirin " ucap Ferry.


" Semangat lah kan itu tugas kalian kalian harus bisa ngebuktiin biar tub pelaku bisa di tangkep sama polisi " ucap Zulfa .


" Iya iya tapi capek gue mikirin nya Lo pikir ginian gak harus mikir apa ada ada Lok Zulfa Zulfa " ucap Ferry.


" Hahahaha, udah dimana ayang gue gue mau ngomong sama dia gue gak mau ngomong sama lo Ferry Lo kan nyebelin " ucap Zulfa.


" Iya iya gak tau tuh lama banget di belakang bentar gue panggil " ucap Ferry.


" Asruri asruri Lo lama banget di belakang Lo lagi ngapain katanya mau ngambil sarung tangan jangan lama lama asruri ratu Lo nih kangen " Teriak Ferry.


" Iya iya Ferry sabar ini gue lagi menuju ke sana bawel " jawab asruri.


" Lo jangan teriak teriak gitu gila kali yaa nanti kalo para anggota tau mati gue gue bakalan abis di ledekin Lo ini ada aja " ucap Asruri bisik bisik dengan nada agak sedikit kesal.


" Hahahaha, maaf maaf broo lagian si si Zulfa bawel banget " ucap Ferry dengan memberi hp asruri.


" Yaudah makasih yaa Lo selidiki yang tadi Lo kurang detail tau itu sidik jarinya kurang separo gimana sih " ucap asruri.


" Iya iya bawel Lo nih nih akh " kesal Ferry.


" Iya hallo ada apa sayang ku Zulfa ada apa tumben nelpon gimana udh baikan yaa " ucap asruri.


" Iya aku udh baikan dikit lagi aku pulang yaa kerumah, aku ngabarin aja takutnya kamu nengokin kesini, owh iya gimana tugasnya udh selesai apa belum ...???" tanya Zulfa.


" Enggak belum masih banyak tugas yang harus di selesain sekarang biar cepet libur juga " ucap asruri.


" Yaah barti hari ini kamu gk bisa jenguk aku yaa di rumah " ucap Zulfa.


" Kurang tau juga banyak juga yang harus di selidiki tau gak banyak banget tugas di kantor yang bener bener harus di selidiki aku bingung kayaknya bakal lembur deh " ucap asruri.


" Owh gitu yaudah, kalo lembur kalo sempet aja kamu jenguk aku kerumah kalo gak pas tugasnya pas selesai aja kamu kabarin aku " ucap Zulfa.


" Iya sih banyak juga yang harus di selidiki sekarang kasusnya banyak juga yang harus di cari tau apa lagi yang ban bocor pas arah pulang aku penasaran banget " ucap asruri.


" Hah emang kenapa kok bisa bocor gitu ...???" tanya Zulfa.


" Yaa gak tau pas arah pulang jadi tiba tiba bannya bocor gitu yaa aku bingung empat empatnya lagi " ucap asruri.


" Hah empat empatnya kok bisa gimana " ucap Zulfa.


" Yaa gak tau, yaudah dulu yaa aku nyelesain dulu tugasnya nanti kalo aku gk lembur aku ke kamu bawain makanan favorit kamu " ucap asruri.


" Iya daah sayang semangat yaa dan hati hati kerjanya " ucap Zulfa .


" Iya, daah nanti aku kabarin yaa " ucap Asruri.