
" Udah Lo kirim yaa ke asruri cepetan Lo kirim ke asruri jangan lama lama " ucap Arfa.
" Udah udah gue kirim ke Asruri" ucap Zulfa.
" Fer, Arfa sama Zulfa ngirim foto sesuatu nih kayak potongan kabel " ucap ucap asruri.
" Mana coba liat masak iya sih potongan kabel ....??? " tanya Ferry.
" Ini coba Lo telitiin lagi potongan kabel bukan sih "ucap asruri.
" Iya ini potongan kabel tapi ini kayak potongan kabel kipas angin yang tadi jatoh hampir kena ke Zulfa bukan " ucap Ferry.
" Iya bener " ucap asruri.
" Nah ini asruri udah bales dia bilang terus cari tau yang lainnya ada sesuatu yang lain apa enggak yang kita temuin di atas " ucap Zulfa.
" Yaudah ayo kita cari lagi barang kali ada barang barang lain yang kita temuin siapa tau ini bisa nyelesain masalah buat mereka berdua biar mereka berdua bisa nyelesain kasus ini cepet " ucap Arfa.
Saat mereka mencari sesuatu mereka berdua menemukan barang barang yang di sembunyikan oleh irene agar kasus ini tidak selesai dengan cepat, dan Irene muncul di depan mereka .
" Apa Lo berdua nyari sesuatu biar kasus ini cepet selesai owh gk bakal gue diemin ini semua " ucap Irene.
" Lo siapa, apa mau Lo kenapa Lo ganggu Ferry sama asruri saat mereka berdua tugas " ucap Arfa.
" Asal kalian tau gue adalah mantan pacar dari asruri, gue kesel sama asruri karena dia lebih mentingin pekerjaan nya dan gak pernah ada waktu buat gue " ucap Irene.
" Terus ngapain Lo ganggu mereka berdua apa mau loo Lo mau ngapain dan kenapa Lo sembunyiin ini semua dari mereka berdua asal Lo tau kalo Lo gini terus gue sama Arfa gak bakalan tinggal diem " ucap Zulfa.
" Owh silahkan gue gak takut sama kalian kalian kan cewek cwek lemah dan bukan kayak gue yang bisa segala nya buktinya saat Lo mau jatoh kipas angin Lo gak bisa nolongin diri Lo sendiri dan asruri yang nolong Lo, heh gue bingung kenapa asruri lebih milih Lo dari pada gue cwek yang cantik kurang apa gue bagi dia " ucap Irene.
" Owh Lo mantan dari asruri asal Lo tau gue gak takut sama sekali sama Lo gak tau gue siapa kan Lo belum kenal sama gue kan " ucap Arfa dengan menantang.
" Hah Lo aja cwek yang di gantung sama Ferry sampai sekarang Lo aja gk di kasih tau hubungan kalian apa sih " ucap Irene.
" Kurang ajar mau Lo apa sih ..???" dengan nada kesal ucap Arfa.
" Tunggu gue mau liat temen Lo dulu si Zulfa cwek yang sok cantik yang bikin asruri mau sama dia " ucap Irene
" Owh rambut Lo bagus dan muka Lo mulus juga yaa pantes Lo di sukai sama asruri " ucap Irene.
" Tapi Lo mau ngapain temen gue jangan sampe Lo ngapa ngapain Zulfa awas aja loo " ucap Arfa.
" Owh rambut yang halus " Irene menarik rambut Zulfa dan menaruh pisau di leher nya.
" Aaakh, sakit Arfa " teriak Zulfa.
" Lepasin Zulfa kurang ajar loo bisa bisanya Lo narik dia sekencang itu " ucap Arfa.
" Coba aja Lo halangin gue, gue pengen tau kalo Lo maju gue rusak mukanya Zulfa cwek yang di sayang banget sama asruri yang tolol " ucap Irene.
" Owh yaa, hiyaaa " teriak arfa dan menendang wajah Irene.
" Duuuk " wajah Irene tertendang Arfa.
" Huft Lo pikir gue selemah itu enggak yaa asal Lo tau Abang gue selalu ngajarin gue buat bela diri karena gue kuliah Intel " ucap Arfa.
" Owh Lo berani nendang muka gue " ucap Irene.
" Guys guys ayo kalian semua keluar " terbaik Irene.
" Waah kurang ajar arafa die manggil temen temennya die gak berani ngelawan kita sendiri " ucap Zulfa.
" Dasar cewek curang Lo beraninya manggil semua temn temn Lo kurang ajar Lo " ucap Arfa.
" Owh yaa ini namanya bukan curang ini namanya strategi yang hebat hanya saja kalian yang tolol " ucap Irene.
" Ayo serang mereka berdua " ucap Irene.
" Arfa gimana nih, gue bingung buat ngelawan die banyak banget pasukannya " ucap Zulfa.
" Udah Lo tenang saja selagi gue ada gue bakalan ngelindungin loo owh iya Lo ikutin gue yaa " ucap Arfa.
" Hah Gimana " ucap Zulfa.
" Hiya puak puak " Anggota Irene mencoba memukulnya namun Arfa berhasil menangkisnya.
" Hah iya iya " ucap zulfa.
" Nunduk Zulfa" ucap Arfa.
" Lo mau ngapain udah nunduk aja " ucap Arfa.
" Hiyaaaaa " arfa lompat dan menginjak tubuh Zulfa dan menendang semua anggota Irene.
" Hebat Lo fa Lo belajar dari mana " ucap Zulfa.
" Kan gue udah bilang gue belajar dari Abang gue " ucap Zulfa.
Asruri yang khawatir dengan mereka berdua mencoba bicara pada Ferry karena asruri telah curah bahwa ada sesuatu yang terjadi karena mereka berdua tidak mengabari asruri dan ferry.
" Ferry kok mereka berdua gak ngasih kita kabar lagi yaa apa jangan jangan ada sesuatu yang terjadi dengan mereka berdua " ucap Asruri.
" Kok iya iya udah 2 jam mereka gak ngabarin kita lagi perkembangan di atas" ucap Ferry.
" Apa kita ke atas aja nyusul mereka berdua takut mereka berdua kenapa kenapa " ucap asruri.
" Hmm yaudah ayo gue takut terjadi apa apa sama merek berdua" ucap Ferry.
" Broo keluar ini saatnya Lo keluar " ucap Irene dengan memanggil prajuritnya yang berbadan besar dan kuat.
" Arfa ini gimana die manggil bapak nya " ucap zulfa.
" Bapaknya dari mana itu sewaan dia Lo jangan ngelawak deh Zulfa " ucap Arfa.
" Heh gimana Merinding gimana yang mau ngelindungin diri kalian " ucap Irene.
" Kata siapa die doank gue udah pernah ngelawan orang yang yang badannya kayak sumo " ucap Arfa.
" Hah beneran kapan kok Lo gak ngasih tau ke gue " ucap Zulfa .
" Udah Lo diem aja jangan khawatir Lo ini malah khawatir ada ada aja, yaa enggak lah mana mungkin gue ngelawan sumo udah diem aja " ucap Arfa.
" Serang jangan banyak omong waktu kita sedikit " ucap Irene.
" Huaaaaah " teriak ank buah Irene.
" Hiyak, puak " Arfa menonjok Wajahnya.
" Zulfa siap siap " ucap Arfa.
" Lo kanapa ngelibatin gue sih Arfa " ucap zulfa.
" Udah ayo naik ke tangan gue " ucap Arfa.
" Yaudah iya " ucap Zulfa.
" Hiyaaa " teriak Arfa dan terbang ke pria itu.
" Tonjok mukanya abis itu tendang" ucap Arfa.
" Oka Arfa hiyaaa " teriak Zulfa.
" Puak " suara tendangan yang mengenai wajah pria itu.
"Hmm, kau menendang ku "'ucap pria.
" Dan ini adalah balasannya " ucap pria itu dan memegang tangan zulfa.
"Arfa tolongin gue di tarik sakit nih " teriak Zulfa.
" Aduuh gimana yaa Lo kok bisa ditahan sama dia" ucap Arfa.
" Cepet Arfa tangan gue sakit nih " ucap Zulfa.
" Aduh gimana yaa " ucap Arfa.
" Lepasin tangan zulfa dia kesayangan gue " teriak asruri.