My Evil Dad Enemy My Boyfriend

My Evil Dad Enemy My Boyfriend
Zulfa tiba dan Arfa hampir terkena kipas yang jatuh part 2.



" Tapi tunggu apa kalian benar benar ngerasa gak ada orang yang masuk kesini sekalian anggota kalian " ucap Arfa.


" Iya kami yakin kok gak ada orang yang masuk ke gedung ini kecuali kita " ucap Ferry.


" Tapi emang gue dari tadi ngerasa ada orang yang ngikutin kita berdua gue bingung itu beneran apa firasat gue gue juga gak bisa mastiin soalnya dari tadi gue cari orangnya gak ada bahkan gue merasa firasat gue tuh kayak ada orang yang dari tadi ngikutin gue gue pikir yaa halu gue kali karena emang gak ada orang " ucap Arfa.


" Mungkin seseorang yang telah datang sudah pergi Arfa tapi bagaimana cara kita mengeceknya yaa aku bingung " ucap Ferry.


" Hmm banyak hal yang membuatku sangatlah bingung apa yang terjadi dengan kalian sama seperti apa yang aku rasakan saat aku melihat seseorang yang melintas di jendela " ucap asruri.


" Entahlah yasudah kira makan dulu nanti kita pikirkan lagi nanti aku bingung ini " ucap Zulfa.


" Apa kalian nanti langsung pulang, jangan pergi kemana mana dulu yaa untuk saat ini sepertinya ada seseorang yang mengintai kalian berdua " ucap Ferry.


" Iya kita langsung pulang dan ingat jangan ada yang kalian percayai satupun maupun security disini, aku curiga mereka ada salah satu dari komplotannya " ucap asruri.


" Iya yaudah ayo makan nanti makanannya gak enak loo " ucap Zulfa.


" Gue udah abis dari tadi kalian sih ngomong mulu " ucap Arfa.


" Lo mah perutnya kayak tong sampah makan mulu heran gue " ucap Zulfa.


" Enak tau makanannya apa lagi itukan restoran favorit kita Zulfa apa Lo gak inget waktu SMA kita makan di situ mulu trus kita kabuur mulu " ucap Arfa.


" Udah gausah mikir kemana mana usah gak usah di bahas gue ada sakit hatinya diem disana " ucap Zulfa.


" Oke oke, sebentar yaa gue ke toilet dulu " ucap Arfa.


" Hati hati apa perlu gue temenin Lo ke toilet " ucap Ferry.


" Temenin aja Ferry gue takut Arfa juga di awasin sama mereka kan ini kan sangat gawat" ucap Asruri.


" Yaudah yaudah kalian ini ada ada aja terlalu lebay buat ngawasin gue gue pikir kalian kenapa " ucap Arfa.


" Bukan lebay, takutnya nanti Lo kenapa napa kasian kan diri Lo nanti kalo Lo sakit kan ganti an malah abis Zulfa masalah Lo " ucap Ferry dengan emosi .


" Yaa yaa emosi mulu Lo , yaudah iya ayo ikut gue ke toilet tapi inget nunggu di luar Yee jangan nunggu di dalem ntar Lo ngintip " ucap Arfa .


" Lo pikir gue apaan, aneh aneh aja kalo Lo Lo ngomong ane dasar lo Udeh kayak emak emak " ucap Ferry.


" Terus Lo berdua mau berantem gini mulu, gak jadi yang mau ke toilet " sahut Zulfa.


" Aduh yang, mereka berdua berantem mulu kayak tom & Jerry kalo ketemu gini mulu heran" sahut asruri.


" Yaudah makan aja dulu yang, mau ke toilet juga yaa " ucap asruri.


" Iya nanti aja, tunggu Arfa balik kesini gantian aja ke toilet nya masa iya mau numpuk di dalem toilet " ucap Zulfa.


"Yaudah iya sebentar ya aku cuci tangan dulu yaa tangan ku kotor tadi megang barang yang banyak debunya " ucap asruri.


" Iya nanti di makan yaa, abisin jangan lupa sayang makanannya " ucap Zulfa .


" ini kan cuci tangan dulu sayang, takut banget sih gak di makan " ucap asruri.


" Enggak gitu ih, takutnya itu kamu gak makan nanti kamu sakit kan malah yang perhatiin aku siapa " ucap Zulfa.


" Mulai deh sayang ku manja banget takutan gak di jaga hehehe, tenang aja kok gak bakalan sakit aku kan jaga diri bentar " ucap asruri.


" Yailah lebay banget sih, Lo berdua heran gue bingung padahal kan kalo sakit yaa tinggal istirahat aja gausah pake banyak ini lah " ucap Arfa.


" Yailah gak iri sama kalian tapi tingkah kalian itu aja ada tau nyebelin tau gak kalian tuh " ucap Arfa.


"Bentar yaa yang, aku makan dulu kamu mau ke toilet bareng Arfa gak kalo mau kamu ke sana aja minta anterin sama Zulfa " ucap asruri.


" Yaudah bentar yaa yang aku udah kebelet " ucap Zulfa.


Saat asruri selesai makan dan mereka sudah langsung menuju ke kamar mandi karena takut ada sesuatu yang harus takut terjadi kepada mereka dan Asruri dan Ferry segera menyusul mereka.


Namun saat mereka sudah selesai ada kipas yang bergerak dan saat asruri dan ferry berada di kamar mandi.


Arfa berteriak-teriak dengan keras, karena kipas itu mau mengenai Zulfa, saat itu asruri yang mendengar teriakan itu langsung keluar dari kamar mandi dan mencoba menolongnya.


" Zulfa awassss di atas loo " teriak Arfa dengan keras.


" Apa ada apa " ucap asruri.


" Ada kipas yang mau jatoh di kapala loo awas Zulfa " ucap Arfa .


" Awas sayang " teriak asruri dengan keras mencoba mendorong Zulfa.


" Duar " bunyi kipas yang jatuh.


" Aaaw, sakit banget " ucap Zulfa.


" Kamu gapapa kan yang, ada yang luka gak aapa ada luka yang serius " ucap asruri.


" Enggak aku gapapa cuman sakit aja tadi kepentok meja " ucap asruri.


"Ada apa ada apa ini, apa yang terjadi " ucap Ferry.


" Zulfa Lo gapapa kan Lo baik baik aja kan " ucap Arfa.


" Ini ada apa sih asruri kok bisa kipas jatoh gitu aja " ucap Ferry.


" Enggak gue bingung kok bisa kipas yaa jatoh padahal kan ini bintang 5 yang terbaik di jalan ini " ucap asruri.


" Gua bingung juga kok bisa yaa padhal kan ini bangunan yang baik dan sangat lah elit "ucap Ferry.


" Iya juga yaa, kok gue bingung yaa heran ini kan gedung yang baik " ucap Arfa.


" Udah kalian gak usah kalian pikirin lagi yaa " ucap Zulfa.


" Kok gue curiga nih ada sesuatu padahal tadi kan baik baik aja kok bisa tiba tiba gini " ucap asruri.


" Gubrak gubruk " suara sepatu security yang lari .


" Ada apa pak, apa ada sesuatu yang jatuh ...???" tanya security.


" Bentar deh tadi ada yang masuk gak sih pak kok tiba tiba kipas gak aman gini pak tiba tiba jatoh kayak gini pak " ucap Ferry dengan marah.


" Iya gimana sih untung aja temn saya gapapa kalo mereka kena bapak saya tuntut yaa karena kalian semua gak ngejaga keamanan dengan baik bahkan bisa aada seseorang tadi yang mengikutin mereka bapak ngeliat apa nggak " ucap Ferry.


" Maaf pak dari tadi semua anggota yang jaga gak ada yang masuk sama sekali pak bahkan sepi pak cuman kalian doank " ucap security.


" Yaudah kalian boleh balik balik lagi " ucap asruri.