
Setelah perkelahian yang antara Arfa dan Zaskia yang hebat mengakibatkan Zulfa masuk ruang UKS, karena mencoba memisahkan mereka dan di saat itu ada Asruri yang melihatnya dan terburu-buru membawa Zulfa ke UKS.
" udah udah kalian berantemin masalah apa sih kok kalian ada aja tiap hari berantem " ucap Zulfa .
" Diem Zul die harus di kasih pelajaran karena seenaknya sama kita " ucap Arfa.
" Alah Lo sok sok an berani padahal mah ciut kan yailah modelan kek loo gak takut gue " ucap Zaskia .
...... Setelah itu mereka saling menarik rambut masing masing hingga mengenai Zulfa dan akhirnya Zulfa pun terjatuh pingsan olehnya, Di saat itu Asruri melihat Zulfa yang terjatuh dan menolong nya .......
" Deee....bugggg.. " suara sikut yang mengenai Zulfa.
" Aaakh aduh kepala gue puyeng FA " ucap Zulfa.
" Hahahaha kena ke temn loo kan emang enak "ucap Zaskia.
" Zulfa....!!! zulfaaa bangun... !! " ucap Arfa.
...Zaskia melihat Asruri dan mencoba lari Asruri membawa Zulfa ke ruang UKS untuk diobati ....
" Zuuuu.....lll...faaa.. !! ini kenapa sama Zulfa FA kok bisa pingsan " ucap Asruri .
" Eee ... !! anu pak tadi gak sengaja kena sikut pas aku lagi berantem sama Zaskia " ucap Arfa.
" Ada aja kalian ini lain kalo mau apa apa mikir ayo bantu bapak bawa Zulfa ke ruang UKS" ucap Asruri.
" iiiiyaaa pak maap yaa pak kena ke Zulfa ". ucap Arfa.
" Kalian berdua nanti ikut bapak yaa jelaskan kenapa ini bisa terjadi ikut bapak ke ruang BK " ucap Asruri.
" Kenapa harus saya juga pak aturan kan cuman Arfa dia yang nyari masalah " ucap Zaskia.
"Eh ngaca loo emang gue yang nyari masalah Lo kali mikir jadi cwek dasar wanita malam " ucap Arfa.
" Apa Lo bisa cwek gak tau diri " ucap Zaskia.
" Sudah Sudah terusik kalian berantem kalian pikir ini apa ini tempat kuliah " ucap Asruri.
" Sudah sudah Zulfa ayo ikut aku pergi " Asruri berbicara pada Zulfa.
" Jangn bela orang kurang ajar kayak dia Asruri Lo tuh GK tau apa apa okeh " dengan nada tinggi ke pada Asruri.
" Sudah sudah ikut aku saja bisa tidak Zulfa nanti aku paksa loo " nada yang meledek namun Zulfa menambah kesalnya pada Asruri Karen Asruri selalu bercanda padanya .
" Sudah ikut Asruri saja ada benar nya jangan di selesain dengan nada emosi Zul ntar guru lain pada tau looh " Arfa membujuk Zulfa.
" Yaudah okeh ... ayo Asruri aku ikut kamu ..!!" dengan nada pelan karena emosi Zulfa sudah reda.
" Manis banget sih pacar aku ngomongnya heheh " canda Asruri pada Zulfa .
" Jangan bercanda Asruri lagi emosi kamu mah nyebelin untung aja hmm...!! " ledek Zulfa pada Asruri.
" Tersenyum hmm yaudah ayok ikut aku Zul cerita ada apa sih sini biar bapak bantu " ucap Asruri.
" Nanti aku ceritain ayo ke kantin aja males ngomongnya disini " lirik Zulfa pada Asruri.
" Sini duduk di samping ku Asrur pak heheh jadi gini aku mau cerita " melirik Asruri namun tersipu malu.
" Hey ada apa kau ini melirik tapi menunduk apakah baik baik saja Zul " ucap Asruri sambil menyentuh pipi Zulfa.
" Tidak tidak ada apa apa maksud mu bagaimana ..??" . tanya Zulfa.
" Tadi kau ingin bercerita tentang kenapa kau berkelahi dengan dengan siapa tadi " tanya Asruri.
" Owh, Zaskia jadi gini rur dia tuh selalu nyari masalah ama aku tapi aku gak tau kenapa dari awal masuk " jawab Zulfa.
" Maksudnya dia selalu meledek kamu dan selalu iseng sama kamu dari awal kamu masuk sini " ucap Asruri.
" Nah iya aku gak ngerti kenapa nya katanya sih aku saingan dia karena kecantikan dia lebih dari aku " dengan polosnya Zulfa bicara .
" Owh gitu mungkin kamu pernah deketin seseorang yang pernah sih Zaskia suka kali " tanya Asruri dengan nada yang halus .
" Iya sih dulu aku pernah dulu deket sama Aidam pas awal masuk " ucap Zulfa .
" Terus kamu jadian sama dia gitu apa gimana yang bikin Zaskia cemburu ..???" tanya Asruri.
" Hmm..!! enggak sih deket doank gak pernah nyampe jadian karena beberapa bulan gak lama dia pindah di Jerman katanya ayahnya ada urusan penting " jawab Zulfa .
" Kamu kenal sma ayahnya gak siapa ...??" tanya Asruri dengan ingin mengetahui nya .
" Enggak gak pernah di kenalin " jawab Zulfa dengan polos .
" Oke siapa tau dia akan kembali beberapa tahun kedepan nemuin " ucap Asruri .
" Mungkin suatu saat aku nggak tau kan ..!!! " ucap Zulfa.
...Beberapa menit kemudian bel berbunyi seluruh mahasiswa & mahasiswi di persilahkan masuk kedalam kelas masing masing , Zulfa dan Asruri terburu buru memakan makanan mereka karena waktu hanya beberapa menit lagi ....
" Ayo cepat abiskan kau ini makan lama sekali " ucap Asruri.
" Tadi yang mengajak aku bicara kan kamu makanya aku makan lama " ucap Zulfa dengan nada kesal .
" Hehehehe.... iya iya aku lupa lagi kamu makannya lama jangan maap ya " bujuk Asruri.
" Huft menyebalkan ...!!! " emosi Zulfa pada Asruri.
" Ayo cepat nanti aku antar ke kelas owh iya btw malem sibuk gak kita nongkrong ke tempat biasa yuk " tanya Asruri dengan nada meledeknya .
" Liat nanti aja aku gak tau takut ayah Dateng dari luar kota , hmm udah selesai ayo kembali ke kelas Asrur" ajak Zulfa .
" Mari jalan queen ku heheh " ledek Asruri pada Zulfa .
...Setelah berjalan dari kantin ke kelas Arfa, Melihat Asruri mengantarnya ke kelas lalu Arfa bertanya pada Zulfa dan meledek Zulfa ....
"Kiiw cie di anterin pak guru kiw kiw bahagia tuh bestie gue kiw kiw yailah pipinya merah gitu neng ..!!! " ledek Arfa .
" Apaan sih gak jelas lo fa " ucap Zulfa dengan nada emosinya.
" Yailah abis dari mana nih bestie gue kiw ntar gue kasih tau akh di grup ama yang lain , btw emng lo gak bosen jomblo mulu tuh guru nembak lo gak hahahaa...!!" ucap Arfa dengan nada yang meledek Zulfa.
" Isss apaan sih lo strees yee ada aje bocah " emosi Arfa pada Zulfa .
" Yailah gitu doank marah jangan marah donk bestie gue " bujuk Arfa .
" Siapa yang marah gak marah juga , Lo lagian ada aja syalan udeh tau udah kesel sama Zaskia malah bikin nambahin kesel juga " ucap Zulfa .
" Iya iya maap ya bestie gue kan gue bercanda jangan marah yailah " ucap Arfa.
" Enggak gak marah gue lanjut belajar aja tuh pak loris dateng buat ngajar kita" ucap Zulfa
" Males gue pelajaran pak loris pelajaran nya bikin bosen gue hahaha" ledek Arfa.
" nih makan gulungan kertas gue mangap mulu" emosi Zulfa pada Arfa sambil memasukan gulungan kertas.
" Stttss udh belajar FA bener bener yaa ..!! " ucap Zulfa.
...Tidak lama pak loris datang ke kelas dan mengajar anak anak dengan penuh bahagia, namun beberapa lama kemudian pak loris mengajarkan mereka agar tidak terlalu percaya pada seseorang karena bisa saja itu musuh musuh ayah nya ....
" Pagi anak anak aku bapak loris sudah pada tau " ucap pak loris.
" Pagi pak " sontak seluruh anak anak menjawab.
" Bapak sekarang mengajar sosiologis Intel bukan sosiologis biasa " ucap pak loris.
" Bedanya apa Zul kan sama aja ada aja nih guru " tanya Arfa pada Zulfa.
" Bisa diem gak ada aja emang nih bocah, dengerin aja dulu siapa tau manfaat buat kita " ucap Zulfa pada Arfa.
" Sosiologis adalah pelajaran dimana sebuah musuh bersosial, pada target dengan halus tanpa di ketahui oleh target dan mereka kira adalah seorang teman juga" ucap pak loris pada anak anak .
" Pak saya mau nanya bedanya apa sosiologis dan sosial kan sama aja pak " tanya Arfa pada pak loris.
" Baik nak bapak akan jelaskan apa itu sosiologis dan sosial apa bedanya " ucap pak loris.
" Sosiologis menurut palajaran Intel adalah bersosial dengan musuh dan kita harus hati hati pada orang yang tidak kita kenal, Karena bisa jadi mereka musuh ayah kalian yang mereka menyamar dengan baik dan ingin membunuh kalian " jelas pak loris.
" Lalu sosial apa pak " tanya Arfa lagi .
" Sosial adalah sosial biasa pada orang orang sekitar kita seperti teman, orang di jalan dan sebagainya" jelas pak loris pada anak anak.
" Owh gitu pak iya iya " ucap Arfa.
" Jangan owh gitu doank lo ngerti gak syalan " kesal Zulfa pada Arfa.
...Tidak lama sontak bel berbunyi untuk pulang, dan pak loris menutup pelajaran dengan salam dan doa, Seluruh Mahasiswa dan mahasiswi bergegas pulang, namun tidak lama terjadi sesuatu pada Zulfa di jalan arah pulang yang mengakibatkan Zulfa masuk ke rumah sakit terdekat....
" Silahkan anak anak kalian pulang hati hati di jalan , jangan lupa istirahat sampai ketemu besok " ucap pak loris
" Baik pak , Terima kasih kembali kepada bapak " sontak anak anak.
" Lo pulang naik apa di jemput apa mau bareng Ama gue jalan ...??" tanya Arfa.
" Hmm gak tau kayaknya bareng Lo deh nanti naik motor " ucap Zulfa.
" Gue nawarinnta jalan malah naik motor mentang gue bawa motor ye bener bener" emosi Arfa pada Zulfa.
" Parah banget Lo nyuruh bestie Lo yang cakep ini bak princess jalan yailah " ledek Zulfa.
" Iya iya deh yaudah ayo " ajak Arfa.
...Tiba tiba di jalan ada seseorang yang mengikuti Arfa dan Zulfa yang mencoba menyerempet mereka, Hingga mereka jatuh dan Zulfa terbentur sangat keras karena tidak menggunakan pengaman ....
" FA kayaknya ada yang ngikutin kita deh arah dari tadi..???" tanya Zulfa .
" Mana gak keliatan" jawab Arfa.
" Itu lo liat di sepion deh bajunya kayak Harley gitu motornya " ucap Zulfa.
" Iya bener dari tadi ngikutin ngapain yaaa.. mereka ngikutin kita kita kan gak ngapai ngapain mereka dan gak kenal juga" jawab Arfa .
" Yaudah ngebut cepetan kok kayak mepet banget ya nih orang " ucap Zulfa.
" Eh kalian mau ngapain kok beraninya Ama cwek " ucap Arfa.
" Udah kalian diem atau kalian kami bunuh " ucap pembunuh bayaran.
" Kalian mepet banget sih nanti gue jatuh tau" ucap Arfa.
" Aaaakkkkhh sakit banget tau kalian parah banget" ucap Arfa.
...Setelah itu melihat arah Zulfa dan tiba tiba, Seluruh badan Zulfa berlumuran darah karena kepala Zulfa terbentur, Membuat Arfa panik dan mencoba membawa kerumah sakit dan menelpon Asruri....
" Zul Zul ...!!! Lo gapapa kan aduh gimana nih " panik Arfa dan mencoba menelpon Asruri .
" tuuuut tuuut , Hallo Asrur lo dmn ini sinzukga kecelakaan gue bingung ini gimana " ucap Arfa di telepon dengan panik .
" Hallo iya Arfa kok bisa ada apa kok bisa sih Zulfa kecelakaan gimana ceritanya ...???" dengan panik tanya Asruri.
" Nanti gue ceritain Lo kesini aja dulu cepetan gue nelpon ambulans dulu , oke bye Asrur" ucap Arfa.
" Hello hallo Arfa kok di matiin " ucap Asruri.
... Asruri menulis pesan ke Arfa, Namun Arfa blom membalasnya Karena dia mencoba menelpon ambulans terdekat untuk membawa Zulfa ke rumah sakit terdekat ....
" Hallo selamat siang dengan rumah sakit Hema ada apa " ucap perawat .
" Hallo dari tadi di telponin tolong yaa kirim ambulans Karena teman saya kecelakaan tolong secepatnya RS HEMA " ucap Arfa dengan nada sedikit kesal.
" Baik kalo boleh tau di jalan apa dan dimana ...?? " ucap perawat .
" Udah, saya berada di Surabaya dekat atau mau arah lampu merah " ucap Arfa.
" Baik tim kami segera secepatnya kesana mohon maaf karena terlalu lama menjawab, Terima kasih " ucap perawat.
" mohon segera yaa " ucap Arfa.
" Aduh Zulfa darah lll banyak banget ini gimana yaa ngabarin ayah loo " ucap Arfa.
...... Setelah beberapa menit Asruri tiba di tempat dan Asruri kesal karena Arfa tidak memberi tahu lokasi terjadi karena Arfa lupa.......
" Eh Arfa Lo tuh yee malah gak ngirim alamat kejadian gimana sih " ucap Asruri dengan nada kesal kepada Arfa.
" Aaaaakhh akhirnya Lo Dateng , maap gue lupa nah Lo tau ini gimana coba...???" ucap Arfa dengan nada yang lega .
" Lo lupa gue Intel bisa ngelacak orang gimana sih, terus gimana udh nelpon ambulans ...!!! " ucap Asruri.
" Udah lagi mau jalan dia " ucap Arfa dengan santai .
" Kok baru jalan gimana nanti bisa bisa kenapa Napa Zulfa " ucap Asruri.
" Yaah gimana emng rumah sakit disini lelet " ucap Arfa.
" Hmm kok bisa yaa pantes rata rata banyak kematian disini " ucap Asruri.
... Tidak lama mereka ambulans tiba di lokasi kejadian, Namun Asruri emosi kepada supir ambulans mereka lama sekali datangnya ....
" Ini gimana coba kok kalian baru Dateng sedangkan kejadian udh 20 menit yang lalu kalian gila apa gimana" ucap Asruri dengan emosi.
" Maap pak fasilitas di rumah sakit kita kurang bagaimana pak apakah kita boleh membawa korban " ucap supir .
" Ya silahkan, Udah gausah emosi gitu nanti Lo tanyain aja rumah sakitnya kan Lo Intel pasti lebih ngerti kan " ucap Arfa.
" Okeh silakan nanti gue mau nanya ke kepala RSnya gila ini lumayan lama banget " ucap Asruri.
...Setelah itu ambulans membawa Zulfa ke rumah sakit ambulans tersebut dan Arfa ikut dengan Asruri, Asruri mencoba menanyakan kepada kepala rumah sakit dan ingin bertemu kenapa rata rata fasilitas di rumah sakit tersebut kurang dan kepala rumah sakit tersebut menjawabnya, Bahwa alat di rumah sakit disini kurang komplit namun tidak lama Arfa menelpon ayah Zulfa dan membeli semua peralatan kedokteran tersebut dan memberi tahu bahwa rumah sakit yang berada Zulfa kurang alat, Ayah Zulfa langsung mengirim semua peralatan rumah sakit dengan komplit....