My Evil Dad Enemy My Boyfriend

My Evil Dad Enemy My Boyfriend
Asruri menengok Zulfa.



Asruri belum juga selesai,mencari petunjuk atas meninggalnya wanita yang di bunuh oleh seseorang yang sampai saat ini belum juga di ketahui.


Ferry dan yang lainnya menemukan jejak tentang siapa pembunuh yang telah melakukan itu pada wanita itu.


Semua staff di panggil oleh Ferry ke tempat dimana Ferry menemukan barang bukti untuk menindak lanjuti kasus tersebut.


Sedangkan asruri segera melaporkanya kepada kepala intel agar asruri segera cepat menemui Zulfa yang sedang sakit.


" Guys guys, lihat apa yang kutemukan di ruangan ini apa ini bisa menjadi barang bukti untuk mengatasi kasus ini" teriak Ferry.


" Ada apa Ferry kau ini berteriak seperti itu membuat ku kaget saja apa yang kau temukan....??" ucap asruri.


" Lihat aku menemukan barang bukti untuk kasus ini coba lihat sobekan kain yang tersangkut di meja, apa ini akan berguna untuk kasus ini, tapi lihat lah ada petunjuk lain di sana " ucap asruri.


Pembunuhnya memberi tanda yaitu sebuah anting yang sangatlah unik anting emas yang selalu di ambil dari sebuah korban yang iya lakukan.


Karena pembunuh nya ingin balas dendam atas apa yang di lakukan oleh ayah Zulfa namun dia belum juga bertemu dengan ayah Zulfa.


" Sudah apa ada petunjuk lain Ferry aku pikir sepertinya petunjuk ini sangatlah cukup ayo kita laporkan kepada pak kepala" ucap Asruri.


" Test, siang pak kepala kami telah menemukan bukti lain bahwa korban, dan pembunuhnya telah memberi kita jejak pak kepala yaitu sebuah anting apa anting berguna untuk di periksa pak kepala " ucap asruri.


" Baiklah bawaa semua barang barang yang telah kalian temukan itu akan berguna, dan ingatlah pembunuh akan selalu saja melakauakan itu tapi kita belum menemukan motif apa yang akan ia lakukan dan apa tujuannya " ucap pak kepala.


" Siap pak kepala, lalu apa yang kita lakukan kembali pak kepala apa kita harus kembali atau terus mencari barang barang bukti lainnya " ucap asruri.


" Sudah pencarian ini sudah cukup kalian kembalilah ke kantor dan beristirahat lah belzk kalian harus menemukan barang barang milik pembunuh ituu " ucap pak kepala.


" Siap pak kepala kita akan kembali " ucap asruri.


" Apa yang pak kepala katakan padamu apa kita akan beristirahat apa kita akan kembali ke kantor terlebih dahulu " tanya Ferry.


" Iya Ferry pak kepala menyuruh kita untuk kembali terlebih dahulu dan kita beristirahat untuk sementara pencarian barang bukti akan di lakukan kembali esok hari, huft akhirnya aku akan beristirahat terima kasih Ferry, dan ingat Ferry Lo punya janji bahwa Lo akan nganterin gue ke rumah sakit Health world "ucap asruri.


" Iya iya tenang aja gue bakal anterin, Lo ke Zulfa tapi Lo harus janji neraktir gue makan yaa, gue laper banget " ucap Ferry.


" Iya santai tapi Lo harus nganterin gue ke rumah sakit nanti abis dari rumah sakit kita makan apa ke tempat makan dulu yaa baru ke Zulfa" ucap Asruri.


" Emang Lo gak laper dari pagi gak makan terus Lo mau ke rumah sakit dulu, langsung dah nyampe rumah penyakitan " ucap Ferry.


" Yaudah iya kita beli makan dulu tapi kita makan di rumah sakit yaa, gue pengen cepet ketemu sama Zulfa kasian dia Arfa kan pengen pulang dia pengen ganti baju dulu " ucap asruri.


" Yaudah iya terserah deh, yang penting gue makan gratis pengen makan apaa, apa yaa gue mumpung di traktir nih Ama asruri hahaha " ucap Ferry dengan mengejek .


" Yaudah tutup dulu Sono kasian yang lain nunggu malah bercanda dasar idiot " ucap asruri.


"Iya gue lupa knapa gak loo aja, Lo tutup pencarian ini ayo cepetan Lo kan ketua organisasi Intel ini di grup ini ayo cepetan " ucap Ferry.


" Dasar Lo gak jelas Lo kan wakil kenapa gak wakil aja dasar gak jelas, yaudah iya gue tutup orang yang lain nunggu loo Lo malah nyuruh gue gak jelas Ferry Ferry untung gue punya temn cuman satu kek loo " ucap asruri dengan kesal.


" Baik lah kawan kawan yang lainnya pencarian kita sampai di sini saja yaa karena, pak kepala menyuruh kita untuk kembali ke kantor untuk membawa barang bukti dan beristirahat dulu untuk Hari ini " ucap asruri.


" Siap laksanakan asruri " ucap semua staff.


" Sekian pencarian ini dan kembalilah ke kantor dan beristirahat lah sampai jumpa besok " ucap Asruri.


" Terima kasih kembali pak ketua, sampao jumla kembali " ucap staff.


Para anggota semua pergi dan kembali ke kantor terlebih dulu, asruri dan ferry sedang berdiskusi untuk kembali ke kantor dulu atau dia harus ke Zulfa terlebih dulu.


" Hey asruri gimana sekrng mau kemana dulu mau ke kantor aapa ke Zulfa dulu nih, kan pak kepala nyuruh kita buat ke kantor dulu" ucap Ferry .


" Yaudah, ke kantor aja dulu dari ada pak kepala marah marah kan gak enak bikin bingung dan gak tenang juga buat kita kalo dia nelpon mulu gimana " ucap asruri.


Asruri dan ferry segera bergegas ke kantor dan menyerahkan barang barang yang mereka temukan di tempat kejadian, dan segera ingin pergi untuk makan dan beristirahat, karena mereka sangatlah lelah mencari semua bukti bukti yang susah di temukan.


" Pelan pelan fer Lo gila nanti kalo kita kenala Napa gimana gk jadi jengukin zulfaa malah yang ada kita yang masuk rumah sakit " ucap asruri.


" Iya iya Lo bawel deh, yang penting kan nyampe ke kantor dan nyerahin bukti ini ke pak kepala " ucap Ferry.


" Yaudah deh serah Lo pusing gue sama loo Lo agak gila sih " ucap asruri.


Asruri dan ferry sampai di kantor dan menyerahkan semua bukti itu dan pak kepala menyuruh mereka untuk beristirahat, dan pulang.


" Selamat sore pak kepala, kami akan menyerahkan semua bukti bukti yang Kami temukan di tempat kejadian " ucap asruri.


" Iya pak ini semua bukti buktinya " ucap Ferry.


" Baik kalian berdua telah melakukan tugas dengan baik, kalian boleh pulang dan beristirahat lah kalian dirumah " ucap pak kepala.


" Siap pak kepala, terima kasih atas semuanya " ucap asruri dan Ferry.


Ferry dan asruri keluar dari kantor dan segera bergegas untuk membeli makanan, dan menengok Zulfa ke rumah sakit.


" Akhirnya Ferry gue capek sama semuanya huft, akhirnya bisa istirahat juga ayo mau kemana sekarang, mau beli makanan apa " ucap asruri.


" Bagaimana beli kesukaan Zulfa " ucap Ferry.


" Kesukaannya apaa gue bingung gue aja baru kenal sama dia terus pacaran " ucap asruri.


"Lo ini bego apa gimana ya Lo telpon Arfa lah trus Lo tanya kesukaannya apa " ucap Ferry.


"Iya juga yaa gue bego, bentar gue telpon dulu yaa " ucap asruri.


" Tuuut, Tuuut " hp Arfa berdering.


" Yaa hallo, ada apa asruri....??? " tanya Arfa.


" Kau tau kesukaan Zulfa apa apa yang dia suka dan apa makanan dan minuman favorit nya " tanya asruri.


" Yaa dia sangat suka dengan, pan pizza dan jus stroberi yang ada di restoran ituu " ucap Arfa.


" Owh oke baiklah, tunggu ya disana, byee " ucap Arfa.


" Bagaimana Zulfa Suka apa, apa favorit nya " tanya Ferry.


" Pan pizza favorit nya dan stroberi ayo kita berangkat.


Asruri dan ferry bergegas untuk membelikan pizza dan segera ke rumah sakit dan menemui Zulfa.


Dan tiba di rumah sakit Asruri langsung ke Zulfa dan menemui Zulfa di sana.


" Zulfa, bagaimana keadaan mu sayang apa kau baik baik saja " ucap asruri.


" Yaa aku baik baik saja, tidak ada luka yang serius " icali Zulfa.


" Sini makanan ku aku ingin makan aku tidak ingin melihat kalian berdua yang lebay ituu " ucap Ferry.


" Nih makanan mu ambilah " ucap asruri.


"Ya baiklah, apa kau ingin makan arfa " ucap Ferry.


"Yaa kenapa tidak aku sangatlah lapar " ucap Arfa.


" Ini ayo makan dulu sayang, kau harus makan agar kau segera sehat kembali " ucap asruri.


" Iya asruri terima kasih" ucap Zulfa.