
Saat kejadian itu yang membuat mereka menjadi bingung karena tidak ada orang yang bisa masuk karena ketatnya penjagaan namun Ferry meras ada yang mereka semua sembunyikan ada seseorang yang bekerja sama dengan Robert yang m
berusaha menutupi kasus itu dengan cara ingin mencelakakan Zulfa.
Asruri terus berpikir karena menurutnya sesuatu yang mereka sembunyikan tidak akan lama karena mereka berdua akan mencari tau semua itu dengan sangat detail .
Zulfa yang hampir terkena kipas angin yang sangat besar untung saja tidak ada yang luka luka karena biasa saja.
" Gue merasa kayak ada yang mereka sembunyiin asruri kayak salah satu dari mereka itu tau tentang kasus ini " ucap Ferry.
" Bener gue juga ngerasa kayak gitu Ferry " ucap asruri.
" Tapi kan ini semua di jaga ketat mana mungkin ada yang masuk kecuali anggota penyelidikan dari kalian " ucap Arfa.
" Mungkin saja ada seseorang yang menyamar, kau ingat Arfa tadi saat kita masuk ada seseorang yang memakai baju hitam semua dan di tutup wajahnya dengan topeng ninja aku pikir itu adalah salah satu dari anggota kalian " ucap Zulfa.
" Mana mungkin anggota kita semua memakai seragam berwarna biru dan semua mempunyai pin nama masing masing " ucap Ferry.
" Iya tidak ada anggota kita yang memakai seragam hitam " ucap asruri.
" Owh aku sungguh tidak tau itu aku pikir merek salah satu dari anggota kalian " ucap Ulfa.
" Lo inget gak Zulfa mereka ke mana saat pengen naik lift " tanya Arfa.
" Gak tau mereka berhenti di tempat kayak semacam ruangan yang untuk semuanya itu ada masalah " ucap Zulfa.
" Apaa mungkin orang itu terlibat Ferry di sini aku bingung apa hubungannya dengan ini semua " ucap asruri.
" Tenang lah asruri jangan kau pikirkan itu santai saja kita tidak akan berpikir seperti itu" ucap Ferry.
" Hmm apa gue boleh ngebantu kalian di kasus kali ini biar cepet selesaiin kasus kalian yang sulit ini sampe kalian aja berminggu Minggu buat nyelesain" ucap Arfa.
" Apa Lo tau sesuatu Arfa, apa Lo bisa bantu nyelidikin ini semua biar kita semua cepet selesai " ucap Ferry .
" Tapi gus harus gimana, apa yang harus gue cari " ucap Arfa.
" Jadi kalian ke atas temuin orang itu dan kalian cari tau tentang apa tujuannya dan apa hubungannya dengan ini semua " ucap asruri.
" Gue sendiri tapi gue harus sama Zulfa kalo ada apa apa kan bisa gue hubungin kalian " ucap Arfa.
" Ada bener nya yang, gue harus bantu Arfa juga biar kasus kalian ini cepat selesai " ucap Zulfa.
" Tapi nanti kalo kamu kenapa jenaka gimana, aku kan gak mau kamu kenapa kenapa " ucap asruri.
" Udah asruri Lo gausah lebay kita kan sekolah Intel juga jadi kita suatu saat bakalan nyusul kalian " ucap Arfa.
" Tau Lo asruri lebay banget sih gak jelas dasar lagian Lo lebay banget sih dulu kan kita juga awalnya cuman mancing Lo bisa apa nggak buat ngedapetin Zulfa tapi malah Lo nya cinta beneran " ucap Ferry.
" Iya gue tau itu awalnya kalian kan pada main game dan asruri kalah dan kalian ngasih tantangan ke Ferry agar bisa dia ngegoda gue apa nggak " ucap Zulfa.
" Tapi kan itu cuman permainan kok bisa si asruri cinta beneran sama loo " ucap Arfa.
" Owh Lo juga awal nya cuman cinta boongan yaa sama asruri terus Lo gak lama cinta beneran sama dia " ucap Ferry.
" Yaa itu ulah Lo sama anak anak sat nongkrong di cafe itu Lo ada ada aja ya mana tau kalo lama lama Zulfa bakalan cinta bneran sama gue" ucap asruri.
" Idih mulai drama percintaan di mulai disini yailah lebay sama dah ayo Lo kan mau bantuin gue katanya " ucap Arfa .
" Iya kita butuh rencana dengan serius nih buat bisa nyelidikin ini agar cepet selesai capek juga tiap hari ada disini, btw ini kasus yang lama banget bagi kita berdua " ucap asruri.
" Emang sebelumnya gimana apa sebelumnya Lo berdua nyelesain cepet apa gimana " ucap Arfa.
" Yaa kenapa tidak kita kan emang selalu nyelesain kasus awalnya dengan cepet ini aja nih kasus kayak banyak banget barang bukti yang di sembunyiiin gue bingung " ucap Ferry.
" Owh gitu pantesan kalian sampe lumayan males malesan, biasanya kalian semangat banget buat nyelesain " ucap Zulfa .
" Yaa gimana kita gak males Lo tau gak tuh barang bukti yang mau di kasih buat laporan selalu ilang gue kesel tau " ucap Ferry.
" Lah gimana kok bisa emang kalian gak naro di tempat yang bener bner apa " ucap Arfa.
" Udahan Lo tau gak itu alway ilang gue bingung apa ini semua adalah pelaku pembunuh yang selalu berusaha ngumpet barang bukti " ucap Ferry.
" Tapi kalo Zulfa bisa gapapa gue ikhlas kok dia bareng sama Lo jagain dia jangan sampai dia kenapa napa Arfa Lo tau kan nanti kalo dia kenapa kenapa Gimana " ucap asruri.
" Iya tenang aja lagian juga zulfa kan sahabat gue ayahnya dia nganggep gue kayak anaknya juga" ucap Arfa.
" Yaudah kalo kalian mau keatas baik baik yaa jaga diri kalian jangan sampai terjadi apa apa kalo terjadi apa apa kalian telpon aja gue sama Ferry " ucap Asruri.
" Iya sayang, kasus ini kita harus selesai dengan cepet agar kalian juga gak bener bner lelah sama kasus ini biar kalian juga punya waktu buat istirahat juga " ucap Zulfa.
" Yaudah kira ke atas dulu yaa buat nyelidikin semuanya " ucap Arfa .
" Iya dadah kalian Semangat yaa kalian berdua nanti kita kabarin perkembangan nya " ucap Zulfa.
" Hati hati sayang jangan sampai kamu kenapa kenapa yaa waspada dengan semuanya jangan sampai salah satu dari kalian kenapa kenapa " ucap Asruri.
" Iya kalian harus hati hati musuh yang kalian hadapin bukan lah musuh yang biasanya kalian hadepin saat latihan ini adalah musuh beneran " ucap Ferry.
Tiba di atas dimana tiba di ruangan tempat semuanya yang tertata rapih dan semuanya kabel dan semua alat alat yang berhubungan dengan gedung itu ada di ruangan itu, saat tiba di sana Zulfa melihat ada potongan kabel yang terpotong seperti terpotong oleh pisau atau Carter.
" Eh Arfa coba Lo liat deh ini, ini kayak potongan kabel gak sih " ucap Zulfa.
" Iya bener Zulfa ini potongan kabel tapi ini potongan kabel apa yaa " ucap Arfa.
" Apa mungkin ini potongan kabel kipas tadi yaa " ucap Zulfa .
" Mungkin aja ada bener nya ini potongan kabel " ucap Arfa.
" Kita harus kasih tau ini sama asruri dan ferry " ucap Zulfa.
" Iya cepet foto kirim ke asruri " ucap Arfa.