My Evil Dad Enemy My Boyfriend

My Evil Dad Enemy My Boyfriend
Menuju ke kantor untuk laporan ke atasan



" Ayo Ferry kita pulang, owh iya Zulfa apa semuanya baik baik saja tidak ada yang menggangu mu kan apa ada ancaman atau lainnya " ucap asruri.


" Hmm, im okay lagi pula semuanya baik baik saja huft mobil ini bagus kau setting bagaimana kau hebat sekali berdua kalian memang pintar bahkan kalian berdua membuat mobil ini bisa menolong seseorang" ucap Zulfa.


" Yaa mengapa tidak hanya mobil kita berdua yang bisa begini yang lainnya hanya di penuhi oleh senjata saja tidak bisa otomatis langsung berjalan ke tempat lain untuk menyelamatkan, bagaimana tidak saat kita sedang perang kan terkadang kita butuh mobil yang bisa berjalan sendiri kan tanpa kita harus menyetir nya, aku sudah lama berpikir tentang itu jadi ya aku buat saja mobil ini begini " ucap Ferry.


" Yang merencanakan ini siapa apa kalian berdua yang merencanakan ini atau hanya Ferry saja " tanya Zulfa.


" Kita berdua yang merencanakan nya aku yang membuat konsep untuk jalan jalan alatnya dan Ferry yang berusaha untuk membelinya " ucap asruri.


" Tapi btw, gue pikir mobil ini ternyata sekeren itu rupanya makanya aku juga ingin seperti mobil ini apa ada lagi atau hanya satu yang kalian buat " ucap Zulfa.


" Owh tidak, gue kan Udah bilang hanya mobil ini yang mempunyai kemampuan yang seperti ini kan lagi pula ini adalah mobil yang keren loo, tapi nanti kalo Lo mau bikin mobil kayak gini kabarin aja gue yaa " ucap .


" Oke oke tapi mungkin akan lama aku yang akan mendapat kan mobil seperti nya yaa lihat saja aku baru magang sekarang dan mungkin butuh beberapa tahun lagi kan tapi semoga saja secepatnya " ucap Zulfa .


" Eh iya Zulfa apa ada teman Lo yang jomblo coba kenalin donk ke gue, gue mau nyari seseorang buat penyemangat gue lagian gue juga bosen banget ini " ucap Ferry.


" Heh loo pura pura gak punya cwek, padahal mah cwek di kontak loo banyak tiap hari ada aja yang nelpon " ucap asruri.


" Iyee setiap hari cuman minta pulsa doank hahahaha, yang beneran mau serius mah sekarang susah tau asruri Lo nih sok tau juga " ucap Ferry.


" Yailah tenang aja ganteng kayak Lo mah bakalan banyak yang mau fer bahkan Lo bakalan ada aja orang orang yang bakalan Deket sama Loo pasti banyak kan jangan boong loo " ucap Zulfa.


" Kan dibilang Deket doank mah jadian juga enggak wkwk, gue mah nyari yang serius Zulfa gue udah bilang" ucap Ferry .


" Temen akrab kamu ay, yang waktu itu aja kenalin yang pertama kali kita ketemu di coffe shop ay " ucap asruri.


" Yang mana ay, aku lupa lagian kan teman akrab aku juga banyak ay " ucap Zulfa .


" Idih berdua ngomong nya ay ay an leebay banget ye gue sekarang di cuekin manas manasin gue yaa ceritanya awas aje Yee, mentang mentang gue jomblo gue di jadiin nyamuk " ucap ferry.


" Dan akhirnya kita sampe, eh iya asruri Lo aja yang ngelaporin ke komandan yaa gue males ngomong nya nanti kalo gue salah kan gak enak, kalo Lo kan jagoo dalam publik speaking lagi pula kan gue gak bisa heheh" ucap Ferry.


" Nyengir Mulu loo dasar, nanti kemasukan nyamuk aja yaudah nyantai aja gue yang bilang nanti sekalian bilang tentang Zulfa juga lagian juga kita kan lagi berusaha " ucap Asruri.


Mereka bertiga masuk ke dalam kantor, intelijen comunity untuk laporan tentang mereka berhasil menemukan Irene namun ternyata saat ingin menangkap nya Irene pun kabur entah kemana dia pergi yang membuat nya bingung .


Dan asruri menjelaskan dengan detail sekali apa apa yang mungkin sedang mereka temui di sana dengan komandannya.


" Selamat pagi komandan lapor bahwa hari ini kita telah menemukan Irene buronan yang sedang kita cari dan incar namun kita gagal dalam menangkapnya karena ada hal yang membuat kita menjadi gagal menangkap nya " ucap asruri .


"Baik selamat pagi coba jelaskan, bagaimana bisa mereka bisa lolos dari kejaran kalian tapi apa mungkin mereka akan kembali ketempat itu lagi " ucap komandan.


" Mungkin bisa jadi komandan dia akan balik lagi tapi mungkin bisa juga tidak lagi pula kan ini adalah buronan yang susah yang Kuta kejar sejak lama komandan " ucap Asruri.


" Dan kau Zulfa, apa kau berhasil menangkap dan menemui mereka Zulfa " ucap komandan.


" Maaf komandan saat kami menekam lehernya ternyata mereka bisa lari dengan bola asap " ucap Zulfa.


" Baik lah memang menangkap dia dari dulu adalah hal sulit sekali yang membuat aku juga hampir lelah tapi apa kita bisa menangkapnya " ucap komandan.


" Mungkin saja bisa komandan, mohon jangan putus asa terlebih dahulu karena ketuanya juga belum ketemukan sampai sekarang " ucap asruri.


" Baiklah kalian bertiga boleh beristirahat silahkan saja kalian ingin pergi kemana itu hak kalian dan kirim laporannya melalui email yang ada ......???" tanya komandan .


" Ada komandan nanti jika bersedia kita akan mengirim nya " ucap asruri.


" Baiklah, silahkan kalian bertiga balik kanan dan beristirahat see you tomorrow " ucap komandan.


" And thank you komandan " ucap asruri .