
Pagi yang cerah asruri dan ferry segera bangun dan ingin cepat berangkat ke kantor, karena ingin menuntaskan pembunuhan wanita itu namun sebenarnya kepala Intel ingin memberi tahu tentang identitas wanita itu bahwa wanita itu adalah seorang konglomerat dan sangat kaya raya.
" Ayo Ferry bangun, ayo kita bergegas ke kantor kau tau hari ini kan kita harus menyelesaikan penyelidikan itu apa kau Ferry " ucap asruri.
" Iya sebentar lagi asruri kau ini ada apa sih menganggu ku saja, 5 menit lagi aku bangun" ucap Ferry.
" Ayolah, jangan sampai kita kesiangan kau tau tugas ini kan akan selesai " ucap asruri.
" Iya iya aku bangun, kau ini seperti biasa selalu saja mengganggu ku " ucap Ferry.
" Hahahaha, lo mukanya muka bantal banget di Ferry gak kayak gue kalo bangun tidur muka nya gak muka bantal" ucap asruri .
" Bagus Lo ngeledek mulu Lo tau gak gara gara Lo gue jadi kurang kurang tidur semalem udeh pulang dari rumah sakit lama banget lagi " ucap ferry.
" Yaa kan itu juga ada musibah ban lo bocor udah gitu empat empatnya lo tau gak gue masih curiga sama kejadian itu gue mikirnya pasti itu ulah orang yang pengen nyelakain kita " ucap asruri.
" Iya sih maba mungkin ban bisa bocor empat empatnya sekaligus gitu padahal gue tiap ngontrol mobil tapi kok bisa yaa ada orang yang berusaha nyelakain " ucap asruri.
" Apa ini ada hubungannya dengan wanita yang meninggal, saat kita selidiki" ucap asruri.
" Mungkin saja bisa jadi tapi kau tau saat kita mencoba menyelidiki sesuatu pasti ada barang seperti anting anting yang tertinggal " ucap ferry.
" Iya orang itu selalu saja meninggal, atau kasus pembunuhan selalu saja ada tanda tanda benda yang dia tinggal apa yang dia mau sesungguhnya " ucap ferry.
" Benar sekaki apa yang dia mau yaa " ucpa asruri.
" Hey sudah sudah sana mandi lo belom mandi juga gimana dari tadi nanti kita telat nih " ucap asruri.
" Lo sih ngajak ngobrol lupakan gue jadinya " ucap ferry.
Setelah mereka bersiap mereka berdua bergegas ke lokasi kejadian itu dan ada seseorang yang mengikuti mereka berdua dan ferry merasakan ada yang sedang mengawasinya, hingga sampai di tempat kejadian itu ferry terus merasa ada seseorang yang mengikutinya.
Tiba di gedung itu ferry, melihat bayangan yang benar benar terlihat jelas itu adalah seseorang yang mengikuti dia dari tadi hingga sampai di kamar itu, melihat garis yang di pasang sudah putus mereka berdua pun sangat kaget.
" Apa kau merasa ada seseorang yang mengikuti kita dari tadi asruri " ucap ferry.
" Aku sudah melihat dari tadi ada motor hitam yang mencoba mengikuti kita namun aku ragu itu adalah mereka atau bukan kau tau aku kan selalu saja mengira jadi aku ragu Ferry " ucap asruri.
" Kau tidak akan bisa hidup dengan tenang kau mencoba menuntaskan ini bukan maka kau akan terbunuh " ucap Robert dengan bersembunyi di tiang .
" Siapa kau apa yang kau mau dan ingat kita akan menuntaskan pembunuhan ini kau ingat aku tidak akan diam " sahut Ferry.
" Coba saja jika kau bisa kau tidak akan selamat " ucap Robert.
" Jika kau berani maka tunjukkan lah wajahmu jangan hanya bisa bersembunyi " sahut Ferry.
" Sudah Ferry kita akan urus dia nanti saja kita urus masalah wanita ini kita harus segera menyelesaikan pekerjaan ini " ucap asruri .
" Lo pikir gue takut sama lo keluar kalo berani jangn ngumpet, gue gak pernah takut sama lo " ucap Ferry .
Beberapa menit kemudian seorang anggota yang berpakaian hitam seperti ninja ingin mencoba ingin membunuh asruri dari belakang beruntung Ferry langsung mendorongnya.
" Hiyaaa" teriak suruhan Robert.
" Awas asruri....!!!!" teriak Ferry sambil mendorongnya .
" Akh " teriak asruri terpentok lemari.
" Kau berani menyakiti, asruri hiyaak " teriak Ferry.
" Apa kau juga teman nya aku akan menyakitimu, mundur lah jangn melawan " ucap suruhan robert.
" Owh kau bisa berkata seperti itu pada anggota ku tapi tidak dengan ku kau tau " ucap Ferry.
" Hiyaaaa" teriak prajurit Robert yang lain.
" Awas Ferry hati hati di belakang mu " teriak Asruri.
" Skring" samurai asruri menahan serangan prajurit Robert.
" Apa kau pikir aku tidak siap siaga dalam hal ini apa kau pikir begitu jangn pernah berpikir bahwa kami lemah kami tidak selemah apa yang kau pikirkan dia mana bos mu " ucap asruri.
Dan mereka semua telah menghilang dari sana, hingga membuat asruri dan ferry sangat lah kesal namun mereka meninggalkan sesuatu yaitu anting yang sebagai tanda ciri khas mereka.
Ferry melihat anting tersebut dan melihatnya dengan sangat teliti karena itu adalah bukan anting biasa melain kan anting yang sangat unik yang dimiliki oleh salah satu anggota itu.
"Coba kau lihat asruri mereka meninggalkan sesuatu, seperti nya anting seperti biasa yang kita temukan " ucap Ferry dengan mengambil anting itu.
" Tidak anting ini bukan anting biasa melainkan anting yang sangatlah unik, pasti ini adalah milik dari salah satu anggota itu aku yakin " ucap Asruri.
" Apa kau yakin Asruri aku tidak terlalu yakin dengan itu aku saja bingung saat kita sedang menyelesaikan semuanya mereka tiba tiba datang dan muncul asap itu asap yang membuat kita sangatlah perih " ucap Ferry.
" Benar sekali asap itu memang sangatlah perih apa kau tau itu bukanlah asap yang biasa atau sebuah petasan aku pikir bukan seperti itu" ucap asruri.
" Hmmm benar sekali, tapi apa kau yakin itu bukan sebuah petasan yang biasa di mainkan oleh anak anak ...???" tanya Ferry.
" Sebentar aku sangatlah yakin itu bukan asal yang biasa, jika asap biasa aku akan ingat dengan semuanya kau tau " ucap asruri.
" Kau memang pintar asruri, pantas saja pak kepala memilih mu dalam hal ini kau selaku saja detail dalam hal apapun dan sangat lah hebat " ucap Ferry.
" Hmm, Ferry kita harus menyelidiki ini dan kasus yang semalam tentang ban yang bocor karena Kuta harus tau siapa yang telah, ingin menggagalkan kita " ucap asruri.
" Tunggu apa Lo udah nyeken semua hal disini coba Lo pindain asruri barang kali ada barang yan mempunyai barcode yang mungkin saja kita bisa memeriksa dimana barang itu di beli dan diproduksi kan" ucap Ferry.
" Benar Lo benar gue lupa tentang itu gue lupa Ferry tentang itu untung Lo ngingetin ke gue Ferry Lo hebat " ucap asruri.
" Tapi tunggu anting ini kok beda sama yang lain yaa sama yang kita temuin biasanya kan biasanya bentuk nya sama persis dan ada logonya yang sama " ucap Ferry.
" Iya Lo ada benarnya Ferry kok ini beda yaa apa ini mungkin punya seorang gadis yang mereka bunuh atau mungkin prajurit itu Gadis juga aku bingung " ucap asruri.
" Hah kasusnya bikin gue bingung ada aja nih kasus, Lo sih bukan tangkep salah satu dari mereka malah sama Lo Lo lepasin asruri " ucap Ferry.
" Bagus Lo nyalahin gue salahin aja gue terus Lo tau gak ini kan bukan salah gue doank ini salah Lo juga lagian sama Asep murahan aja Lo bisa perih matanya apa lagi gue gue kan cuman tim hore tim yang ikut ikutan doank " ucap asruri.
" Nah kan sekarang nyalahin gue terus aja Lo salahin gue trus padahal ini juga sama sama salah Lo kan ketua gue kan wakil doank di sini asruri " ucap Ferry.
" Iya juga sih, Lo juga ada bner nya gue kan ketua yaa harusnya Gus tau taktik mereka kalo mereka nyerang kayak gitu " ucap asruri.
" Nah kali kali Lo mikir kayak gitu jangan gue mulu yang Lo salahin " ucap Ferry.
" Tapi Lo mikir gak sih salah satu dari mereka saat gue cekek lehernya itu kayak cwek apa mungkin itu anting cwek itu yaa mungkin aja tuh cwek jadi prajurit yang di bayar atau gimana ya " ucap asruri.
" Udahlah kita selesaiin biar kita cepet istirahat gue laper " ucap Ferry.
" Ketua kita semua sudah memeriksa semua barcode yang ada ketua bahkan ada barcode dari perusahaan yang terdekat dari sini ketua ketua tau, salah satu anggota kita melihat ada seorang pria yang benar benar mengikuti kalian dari tadi anggota kita melihat itu ketua " ucap Niko anggota asruri dan ferry.
" Apa kau yakin yang di katakan olehnya , dan kita melihat sesuatu yang benar benar tidak wajar saja kita ketahui " ucap asruri.
" Dan kita sudah tahu bahwa wanita ini adalah namanya syila wanita yang cantik polos dan lugu kita harus membawanya ke kamar mayat untuk di otopsi jenazah nya apa yang luka apa yang di lakukan oleh pembunuhnya " ucap Ferry.
" Benar yang kau katakan Ferry kita harus segera mengevaluasi semua ini dan kita harus segera menuntaskan semuanya, beruntung saja penjahat itu tidak ada yang menyelakai kita apa ada yang terluka di antara kalian....??? tanya asruri.
" Tidak ada ketua tidak ada yang terluka dan ingat di antara kita mungkin masih ada seseorang yang mencoba menyamar sebagai anggota kita atau lainnya dan kita harus berjaga jaga " ucap Ferry.
" Hari ini kita sudah mencoba menangkap pembunuh itu namun kita tidak berhasil menangkapnya dengan baik kita harus, lebih waspada lagi dan selalu sigap kita tidak tau siapa pembunuhnya dan apa tujuan di ingin membunuh seseorang " ucap asruri.
" Hari ini kita telah berusaha sebaik mungkin untuk menjadi yang terbaik dan hampir menuntaskan siapa pembunuh itu juta harus selalu sigap " ucap Ferry.
" Owh iya apa kau sudah bilang pada Zulfa dan Arfa untuk berhati hati, selalu menjaga jaga takut saja mereka mengincar Zulfa dan Arfa, asruri dan bagaimana jika mereka juga menculiknya " ucap Ferry.
" Sudahlah ayah Zulfa adalah seseorang yang hebat aku yakin ayah Zulfa mengirim semua bodyguard nya untuk menjaga Arfa dan Zulfa kau jangan khawatir kita kan tau itu" ucap Ferry.
" Dasar Lo laki laki yang tidak perduli dengan wanitanya asli saja kau bisa menjawab pertanyaanku " ucap Ferry.
" Apa kau lupa Kitakan sudah lama sekali berteman bahkan saat awal aku masih menjadi anggota Ferry dan kau selalu bersama ku maka dari itu pak kepala menyuruh mu menjadi wakil ku " ucap asruri.
" Dasar kau pantas saja aku selalu bersama mu, tapi memang benar jika kita melakukan nya berdua, kita menyelesaikan dengan baik asruri " ucap Ferry.
" Benar kan benar tidak " ucap asruri.
" Lo benar kali ini bro ayo kita ke kantor dan melaporkan semua ini " ucap Ferry.