My Evil Dad Enemy My Boyfriend

My Evil Dad Enemy My Boyfriend
kembali ke kantor untuk laporan



" Bagaimana ini aku gagal bahkan aku tidak bisa mendapatkan Irene dan menangkapnya apakah nantinya komandan akan memarahi kita dan akan menghukum kita aku takut karena kan akan menyusahkan kalian juga aku pikir begitu " ucap Zulfa.


" Tenang saja, nanti kita berdua yang akan bicara pada komandan kan lagi pula kan ini semua kan akan mudah di atasi bahkan aku akan biasa saja dengan ini, anggap saja ini pengalaman mu yaa jangan lupa " ucap Asruri.


"Iya tenang saja jangan khawatir, ingatkan kita adalah team mu dan ini adalah tugas kami juga nanti kami yang akan bicara pada atasan dan komandan karena menangkap Irene itu tidak mudah apalagi dia itu kan liicin" ucap Ferry.


" Tapi apa ini tidak merepotkan kalian berdua, aku hanya takut merepotkan kalian berdua dan kalian yang akan terkena hukuman yang aku lakukan " ucap Zulfa.


" Sayangku, Zulfa tenang saja kita yang akan bicara jangan khawatir yaa, sayangkuh lagi pula kan ini juga kesalahan kita karena kita lambat dalam bergerak " ucap asruri.


"Huek, jijik gue dengernya gue tau kalian ini pacaran tapi gak gini juga brooo, loo berdua yaa malah manas manasin gue yang lagi jomblo bener bener Lo kalian ini, ayo kita kembali ke kantor komandan memanggil kita " ucap Ferry.


" Ferry Lo nih gak bisa apa jangan ganggu kita berdua dulu kita berdua ini lagi ada momen penting tadi tapi Lo malah nyaut aja kek petir aja looh, yaudah ayo balik ayo Zulfa ku sayang " ucap asruri.


" looo itu bisa gak gak lebay Lo nih ada aja bisa bisanya ada ada aja loo Udeh gausah mesra mesraan sama gue gue geli dengernya gue muak mentang mentang Lo berdua itu selalu mesra mesraa abis tugas selalu begini geli gue " ucap Ferry.


" Jomblo itu yaa cari pasangan gih, hahahaha cie Ferry jomblo panas yaa masuk kulkas gih hahahaha " ucap Asruri.


" sudah ay jangan mengganggu dia kasihan, bagaimana sama teman akrab ku saja kau mau tidak ...???" tanya Zulfa .


" Hemmm, tidak gue gak mau temen Lo emosian Zulfa yang lain aja yang ada gue di marahin Mulu sama dia bahkan waktu itu yang lo sakit aja gue di marahin mulu sama dia yang nganter die pulang Lo enak tiduran die sepanjang jalan ngoceh Mulu pusing dengerinnya beneran deh " ucap Ferry.


" Yailah gapapa nanti kita Double date yaa gimana Lo mau gak Lo kan gitu hahaha dapet wanita cakep kapan lagi e kan sekali kali aja jadian biar kita bisa double date biar Lo gak jomblo terus " ucap asruri.


" Mending gue jomblo dari pada gue di ocehin Mulu sama temen akrab tani hahahah parah dia tuh marah marahnya sepanjang jalan bahkan tiba dirumahnya aja die tetep ngoceh, sampe mamahnya bilang dia memang begini jangan marah yaa namanya kan cewek " ucap Ferry.


" Yaudah kapan nih yang balik ke tempat komandan dari tadi begini Mulu emang komandan gak nanyain kalian apa ngoceh Mulu, ayo lagi pula gue juga capek nih " ucap Zulfa.


" Owh iya lupa ayo naik aja ke mobil dinas duluan gapapa nanti gue nyusul " ucap asruri.


" Eh iya tadi kameranya Nana buat barang bukti nih ke komandan kalo kita udah ketemu sama orang gila itu " ucap Ferry.


" Laaah iya ada tas bentar yaa gue check dulu takutnya jatoh bahkan setiap saat kan memang begitu kadang gue lupa " ucap asruri.


"Kok gak ada, bentar gue inget inget dulu kayaknya gue gantung tadi di dinding oh my God gue lupa ada di dalem gak keambil " ucap Asruri.


"Yaah kan gue bilang tadi gimana ujung ujungnya Lo malah gini kan tadi gue ingetin hati hati loo tapi Lo tetep aja begitu, ayo lari masuk ke dalem " ucap Ferry.


" Kalian mau kemana, ada apa apa ad sesuatu yang tertinggal apa kalian melupakan sesuatu barang atau apa ..???" teriak zulfa.


" Tunggu disini jangan kemana mana yaa kita ambil kamera yang tertinggal dulu di dalam dulu kita lupa ada di dalam maaf yaa, jangan kemana mana hari hati aku takut kau kena jebakan Irene " ucap Ferry.


" Oke, hati hati juga kalian jangan sampai kalian kenapa napa lagi pulang kan ini tugas yang penting " ucap Zulfa .


" Daah sayang hati hati kau disini yaa jangan lupa kau jaga jaga juga, semuanya ada di mobil barang barangnya jangan sampai ada yang lengah jika kau ada bom mobil itu otomatis akan berjalan " ucap asruri.


"Oke, hati hati " teriak zulfa .


Asruri bergegas untuk berlari dan mencari camera yang tertinggal di atas karena itu adalah barang yang sangat penting yang akan di tunjukkan pada komandannya.


Beberapa saat kemudian ada bunyi bom yang hampir melukai Zulfa namun mobil itu segera mengebut dan menjauh dari semuanya karena takut terluka Zulfa, Zulfa teriak sekeras-kerasnya dan mencoba untuk memanggil asruri dan Ferry .


" Tolong asruri, Ferry kalian mendengarku juga tidak, tolong Ferry mobil ini mengebut sengebutnya ada apa yaa " teriak zulfa.


" Hay my name Tecno activis, aku di tugaskan kan untuk melindungi seseorang yang berada di dalam mobil jadi tadi aku mengebut karena ada sesuatu dibawah yang membuat aku menjadi mengebut, maaf kan aku tiba tiba " ucap mobil itu.


"Owh Hay my name is Zulfa, sorry aku pikir tadi kau mencoba untuk mencelakai aku karena kau membuat mobil nya ngebut sekali aku pikir kau ingin mencelakan aku" ucap Zulfa.


Anak buah dari Irene mencoba mencelakakan Zulfa namun gagal karena mobilnya asruri melindungi nya yang bahkan hampir saja ledakan itu mengenai mereka, jika mereka tidak mengebut dan pergi dari situ entah apa yang terjadi .


Anak buah Irene dia diam melihat dan terkejut karena rencana dia gagal karena jika tugas yang diberikan itu gagal mereka akan mati di bunuh oleh Irene.


Seketika dia panik dan bingung harus apa dia tetap saja mencoba mencari cara agar mencari cara agar Zulfa, menjadi celaka yang bahkan mereka berdua adalah sepakat akan melakukan, itu semuanya adalah rencana irene sementara ledakan terus terjadi dan mobil itu terus mengebut dan mencoba melindungi dia bahkan Asruri dan Ferry kaget mendengar itu namun mereka berdua terus mencari kamera itu karena adalah barang barang penting, itu adalah bukti