
Balik lagi pada 2 gadis cantik,
"Ayo kita makan"
Angel mengangguk,
Kemudian mereka mulai menyantap makanan masing masing. Tapi tiba tiba, imel melihat raut wajah angel yang berbeda ketika baru memasukkan 1 sendok makan ke mulutnya.
"Loh angel, kenapa?"
"Apa tidak enak makanannya?" sambung imel.
"Bukan, cuma pedas. Aku tidak tahu kalau makanan ini ternyata pedas"
"Kenapa? Kamu tidak suka pedas?"
"Aku gak bisa makan makanan pedas"
"Ya sudah jangan di makan, nanti kamu kenapa kenapa lagi"
Angel mengangguk.
"Apa mau tukar dengan punyaku atau mau ambil lagi yang lain?"
"Gapapa, masih ada yang ini"
Untungnya angel mengambil beberapa lauk, jadi tidak binggung atau bulak balik untuk mengambilnya lagi. Mereka kembali menyantap makanan.
"Hari minggu kamu ada di rumah?"
"Kenapa?"
"Aku ingin main ke rumahmu, apa boleh?"
"Boleh dong, Mommy pasti suka ketemu kamu"
"Benarkah?"
Angel mengangguk,
"Aku jadi tak sabar untuk ketemu mommy kamu, pasti mommy kamu cantik, secara anaknya kan juga cantik"
"Nanti datang saja ke rumah, aku kirim alamatnya""
Imel mengangguk.
"Imel"
"Apa ngel?"
"Boleh aku bertanya?"
"Tanya saja, memangnya kamu mau bertanya apa?"
"Di sebelah sana, siapa mereka?" tunjuk angel pada theo dan bara.
Imel pun melihat ke arah yang di maksud angel di mana menunjukanya dengan dagu.
"Mereka adalah idola kampus, pria terkenal dan terpopuler di sini, terutama untuk kaum hawa. Sebelah kiri theo dan sebelah kanan bara"
"Keluarga mereka sangat kaya, terpandang, terhormat di negara ini. Vander dan Mahesa" sambung imel.
Angel mengangguk mengerti,
"Kenapa memangnya? Jangan bilang kalau kamu terpesona oleh ketampanan mereka"
"Hanya bertanya saja"
"Aku kira kamu suka salah satu dari mereka"
Angel tidak menanggapi ucapan imel,
"Jadi, pria yang bertabrakan pagi tadi dengannya adalah idola kampus" batin angel.
Sejak masuk ke dalam kantin, sebenarnya angel sudah sadar akan keberadaan theo yang sedang menatap ke arahnya, hanya saja angel berpura pura tak melihatnya.
Bahkan saat makan pun, pria itu masih tetap menatap ke arahnya terus, membuatnya merasa sedikit risih, salting. Bagaimana tidak salting, orang di tatap terus seperti itu.
Maka dari itu, akhirnya angel bertanya pada imel tentangnya.
**
Di perjalanan,
Masih tetap sama seperti hari sebelumnya, di mana angel di antar jemput oleh supirnya.
"Pak joko nanti mampir dulu ke toko buku"
"Baik Non"
Tak sampai 5 menit,
Mobil pun berhenti di toko buku, angel langsung keluar dari mobil dan meminta joko untuk menunggunya.
Angel masuk ke dalam toko dan di sambut oleh pelayan yang berjaga di depan. Dia langsung di suguhi pemandangan yang luar biasa, di mana rak rak buku berjajar dengan rapi.
Semua buku tertata sesuai kelompoknya, sehingga orang dengan mudah mendapat buku yang mereka cari.
Angel mencari beberapa buku untuk bahan pembelajarannya nanti dan akan membelinya. Dia menyusuri tiap tiap rak yang berjajar. Berbagai jenis/macam buku yang di jual.
Mulai dari A sampai Z, semua judul buku ada.
Toko buku yang berada di tengah kota merupakan toko buku terbesar, terlengkap, semua buku ada di toko ini di bandingkan dengan toko buku lainnya yang kurang lengkap.
"Ini dia buku yang aku cari cari akhirnya ketemu"
Angel langsung mengambil buku tersebut, melihatnya, walau buku tak bisa di buka isinya. Karena masih terbungkus rapih plastik. Kemudian mencari buku yang lainnya.
Tanpa terasa, sudah 1 jam angel berada di toko buku, menyusuri setiap rak untuk mencari buku yang ingin di belinya. Dia sudah menemukan semua buku yang di carinya .
Angel segera menghampiri joko yang menunggu di mobil.
"Maaf pak, sudah menunggu lama"
"Tidak apa apa Non, apa sudah selesai"
"Sudah pak, kita langsung pulang ke rumah"
"Baik Non"
Kemudian Joko membuka pintu untuk angel masuk ke dalam mobil dan menutup kembali. Setelah itu berputar arah, masuk ke dalam mobil dan duduk di tempat kemudi.
Mobil pun menyala dan melaju pergi.
15 menit kemudian,
Kediaman Kim,
Angel masuk ke dalam rumahnya, di mana sekarang sudah pukul 4 sore. Kemudian dia mencari hanna yang ternyata ada di halaman belakang, sedang menyiram tanaman.
"Mommy"
"Sudah pulang sayang"
"Iya Mom"
"Kamu bawa apa itu?" tunjuk hanna pada paper bag di tangan angel.
"Ini buku mom, tadi sebelum pulang angel mampir dulu ke toko buku dan membeli beberapa buku"
"Untuk bahan kuliah?"
Angel mengangguk,
"Sekarang pergi ke kamar dan mandi, kamu bau matahari sayang"
"Mana ada Mom, walau pun seharian di luar aku tetap wangi kok"
"Mommy hanya bercanda" kekeh hanna.
"Angel tahu"
"Hari ini mommy buat pudding kesukaanmu"
"Terima kasih Mom, ya sudah angel ke kamar dulu mau mandi, setelah itu makan pudding"
Kemudian angel pergi dari halaman belakang, menuju kamarnya. Seperti biasa sebelum pergi dia akan mencium pipi sang ibu dulu.
"Dasar anak itu"
Hanna tersenyum dan menggeleng kepala melihat tingkah putri semata wayangnya itu. Kemudian kembali menyiram tananam yang sempat tertunda karena kedatangan angel.
Beberapa menit kemudian,
Angel kembali dengan tubuh segar dan pakaian yang berbeda. Dia langsung bergegas ke dapur untuk mengambil pudding kesukaannya yang di buat oleh hanna.
Sambil membawa piring berisi pudding, dia berjalan menuju ruang TV, di mana hanna ternyata sudah ada di sana sedang menonton acara berita sore.
"Mommy"
"Sini sayang"
Angel pun duduk di samping hanna, memakan pudding tersebut sambil menonton TV, sesekali mengobrol dengan hanna.
"Mommy sudah selesai nyiram"
"Sudah, bagaimana rasanya?"
"Sama seperti biasa, sangat enak" puji angel.
"Apa malam ini daddy lembur lagi?" sambungnya.
"Tidak, mungkin sebentar lagi pulang"
Angel mengangguk mengerti,
Kemudiam mereka berdua kembali menonton acara berita tersebut dengan fokus karena menampilkan berita yang sedang viral belakangan ini.
**
Di negara lain,
Seorang perempuan sedang duduk di ruang tunggu menunggu waktu keberangkatan pesawat bersama kedua orang tuanya.
"Akhirnya aku kembali lagi, aku sudah merindukanmu, theo. Sekarang pasti kamu semakin tampan. Aku jadi ingin cepat cepat berjumpa kembali denganmu" gumam perempuan tersebut.
"Papa, Mama, kapan pesawatnya berangkat? Aku sudah tidak sabar"
"Sabar sayang. Nah ayo, sekarang kita masuk ke dalam. 5 menit lagi pesawat kita akan berangkat" ucap seorang perempuan paruh baya.
"Yes Mama"
Kemudian perempuan itu berjalan masuk ke dalam pesawat bersama kedua orang tuanya. Tak lupa beberapa koper yang di bawa mereka.
"Tunggu aku pulang theo" gumam perempuan itu.
Perempuan itu adalah perempuan yang di maksud theo dan bara. Di mana perempuan yang mengganggu hidup theo selama ini.
Bersambung...
Kira kira siapa perempuan itu? Apa yang akan terjadi selanjutnya?
Jangan lupa like, komen and share.
Mohon dukungannya🙏