
Tak lama kemudian,
Alex dan hanna kembali, mereka duduk di tempat biasa yang memang sedari tadi angel sudah menunggunya.
"Kita makan dulu"
Angel mengangguk,
Kemudian seperti biasa hanna melakukan tugasnya, mengambilkan makanan untuk suami, anak dan dirinya.
"Mari makan"
Mereka menyantap makanan masing masing dengan nikmat. Dan beberapa menit, mereka selesai makan malam.
"Daddy ucapan terima kasih pada Mommy dan kamu, honey. Kalian rela menunggu daddy sampai pulang, menahan lapar kalian untuk bisa makan bersama seperti ini"
"Aku senang daddy"
"Aku pun senang sayang, sudah beberapa hari ini kita melewati makan malam bersama"
"Aku minta maaf"
"Jangan seperti itu daddy, sayang" ucap mereka.
"Kami tahu, kalau daddy sedang sibuk. Pekerjaan daddy sangat banyak"
"Terima kasih sayang, honey"
Mereka mengangguk,
"Daddy ingin bicara penting padamu, honey"
"Apa dad?"
"Daddy ingin mengenalkanmu pada semua orang, bahwa kamu adalah penerus pewaris daddy"
"Apa itu artinya angel harus memberitahu identitasku?"
"Kamu tidak usah khawatir, kita lakukan seperti biasanya. Daddy hanya ingin mengenalkanmu pada mereka. Hanya segelintir orang yang tahu keberadaanmu yang sebenarnya.
Walau banyak sekali klien bisnis daddy tahu, tapi mereka tidak tahu wajah kamu seperti apa. karena selama ini kamu tutupi, Kita akan buat skenarionya sama seperti dulu"
"Baiklah dad, aku mau"
"Lalu mommy bagaimana?"
"Seperti biasa sayang"
Hanna mengangguk mengerti,
"3 hari lagi daddy akan mengadakan acara perusahaan, nanti akan daddy undang semua klien kita dan lainnya"
"Angel ikut saja, daddy pasti akan mengurusnya semuanya dengan baik"
"Siap Big Boss" ucap alex sambil hormat.
Membuat hanna dan angel tertawa melihat tingkah alex yang seperti itu.
Alex memang ingin memperkenalkan putri semata wayangnya pada publik sebagai pewarisnya tanpa memperlihatkan wajahnya, dia memiliki caranya sendiri.
Mungkin di setiap negara ada sebagian orang yang sudah mengetahui putrinya dan ada juga yang tidak. Maka dari itu alex akan memperkenalkan kembali.
Jika memang suatu hari rahasia angel terbongkar, alex tidak akan mempermasalahkannya. Mungkin sudah jalannya, mereka hanya menunggu waktu saja.
Mereka semua tahu bahwa nama putrinya adalah Kim Yung Mi bukan Angel Iggrisy Hou.
**
Kampus,
Sekarang angel sedang mengikuti pembelajaran, dia sedang menyimak dan mencatat hal penting yang sedang di sampaikan dosennya.
"Apa ada pertanyaan?"
Semua menggelengkan kepala,
"Kalau tidak ada, berarti semuanya sudah mengerti dan untuk mata kuliah hari ini, kita akhiri. Sampai jumpa minggu depan"
"Sampai jumpa lagi Mr. robert"
Semuanya keluar dari kelas setelah dosen lebih dulu. Semua orang mulai pergi ke tempat yang berada di area kampus, termasuk angel dan imel.
"Apa kamu sudah ada ide untuk tugas Mr. robert?"
"Sudah"
"Serius?"
Angel mengangguk,
"Cepat sekali, aku malah pusing memikirkannya"
"Pelan pelan, jangan terburu buru. Masih ada banyak waktu"
Imel mengangguk,
Mereka sampai di cafertaria, suasana sama seperti hari hari biasanya, ramai.
"Kamu sendiri ke sana. Aku tidak ikut, mau mencari tempat duduk"
"Tidak makan?"
"Aku bawa dari rumah"
"Ya sudah"
Imel pergi untuk mengantri, mengambil makan. Sedangkan angel pergi mencari tempat duduk dan saat itu tiba tiba suara seseorang memanggil namanya.
"Angel"
Pandangan angel langsung bergulir ke sana kemari untuk mencari asal suara itu. Dan setelah menemukan siapa orang yang memanggil namanya adalah bara.
"Ke sini angel"
Bara memanggilnya dengan sedikit teriak karena suasana kantin ramai, serta tangannya melambai lambai ke arah angel, memintanya untuk ke sana.
Tanpa berpikir lagi angel berjalan menghampiri bara yang sedang duduk bersama theo. Orang orang yang melihatnya mulai membicarakan mereka.
Seperti biasa, mereka tidak peduli.
"Sini duduk sama kita"
Angel sudah ada di hadapan mereka dan langsung duduk yang berhadapan dengan theo. Meletakan tasnya di kursi, setelah mengeluarkan makanan dan minumannya.
Angel mengangguk,
"Imel mana?" tanya bara saat tidak melihatnya.a
"Sedang ambil makanan"
"Apa isinya?" tunjuk bara pada tepak makan angel.
Angel membuka tepak makannya, memperlihatkan isi di dalamnya.
"Bento?"
"Kamu yang buat sendiri?" sambung bara.
Angel mengangguk,
Sampai tak berapa lama akhirnya imel datang sambil membawa nampan, dia mencari keberadaan angel yang ternyata duduk dengan kedua idola kampus.
"Maaf menunggu"
"Tidak apa apa"
"Duduklah"
Imel langsung duduk di samping angel, berhadapan dengan bara. Hubungan mereka semakin lama semakin dekat, walau masih ada rasa canggung di antaranya.
Mereka mulai menyantap makanan masing masing.
15 menit kemudian,
Mereka selesai makan, lalu mengobrol setelah menaruh bekas makan ke tempatnya.
"Mana anak ayam?" tanya imel saat tidak melihat keberadaan naura.
"Mak lampir?"
Imel mengangguk,
"Tumben tidak terlihat"
Mereka mengedikkan bahu, tidak tahu dan tidak mau tahu tentang naura. Perempuan yang membuat mereka kesal dan naik pinta.
"Boleh minta nomor ponselmu ngel?" ucap bara tiba tiba, membuat bara dan imel langsung melihat ke arahnya.
"Apa?" tanya bara saat melihat tatapan imel dan theo padanya.
Angel belum menjawab,
"Bolehkan?"
"Untuk apa kamu meminta nomor angel?"
"Bukankah kamu sudah tahu?"
Imel dan theo mendencih,
"Boleh kok, mana ponselmu?"
"Ini"
Angel mengambil ponsel bara dan mengetikan nomornya, setelahnya kembali memberikan ponsel itu pada pemiliknya.
"Terima kasih" ucap bara senang.
Angel mengangguk,
Bara yang sedang memainkan ponsel sambil mengobrol dengan mereka, tiba tiba dia melebarkan matanya dan menyemburkan minumannya.
Bara terkejut,
Byurrrr (anggap suara semburan)
"Uhuk,, uhuk,, uhuk,,"
Bara tersedak air yang sedang di minumnya, setelah menyemburkan air dari mulutnya ke depan, yang di hadapannya adalah imel.
"Astagaaa, kamu apa apaan sih" ucap imel kesal, lantaran terkena semburan bara yang memang ada di depannya.
Imel langsung mengambil tisu dari dalam tasnya, mengelap tangan dan meja yang terkena semburan bara. Untungnya imel sudah selesai makan, coba kalau belum.
Pasti sudah kena makanannya.
"sorry"
"Aku tidak sengaja" sambung bara mengelap mulut dan meja dengan tisu yang di berikan theo padanya.
"Ada apa denganmu?"
"Ini lihat"
Bara memberikan ponselnya pada theo dan langsung di bacanya, berita yang membuat sahabatnya seperti itu.
Sama seperti bara, theo pun terkejut.
"Ada apa? Sini aku lihat" ucap imel setelah melihat perubahan wajah theo dan merampas ponsel itu.
Imel membacanya dan ikut terkejut juga.
"Ini serius?"
Berita yang mengumumkan perusahaan hou (asing) akan mengadakan acara untuk memperkenalkan pewarisnya, yang akan meneruskan semuanya.
"Ada apa mel?" tanya angel penasaran.
Imel memperlihatkan pada angel, dia langsung melihat serta membaca artikel yang memuat isinya tentang perusahaannya.
"Ternyata daddy sudah mengumumkannya, pantas saja mereka terkejut seperti itu" batin angel.
"Katakan sesuatu"
"Apa?"
"Kamu tidak terkejut dan terlihat biasa saja"
Angel mengedikkan bahunya, dia tidak mau menanggapi perkataan imel ataupun berita tentang perusahaannya.
Bersambung....
Jangan lupa like, komen, vote, share😊