Moved Dimensions To The Old Days

Moved Dimensions To The Old Days
Menyembuhkan



Pada malam harinya Amel dan Huo Yan bertemu di sebuah kedai.


"ada apa"ucap Amel.


"aku mau tanya"ucap Huo Yan.


"cepet"ucap Amel.


"apa....apa...apa"ucap Huo Yan.


"apa apa.kalau mau ngomong yang jelas"ucap Amel.


"apa kamu cinta sama kakak kedua?"tanya Huo Yan.


"tidak"jawab Amel singkat padat dan jelas.


"kenapa?"tanya Huo Yan.


"karna aku mencintai orang lain"jawab Amel.


"siapa?"tanya Huo Yan.


"bukan urusan kamu"ucap Amel.


"lagian ngapain juga kamu nanya kaya gitu"lanjutnya.


"aku cuma ngerasain kalau kakak kedua mulai suka sama kamu"ucap Huo Yan.


"udah sekarang lebih baik kita bahas bagaimana cara aku dapat menemui pangeran kelima"ucap Amel mencoba mengalihkan pembicaraan.


"tinggal tunggu waktu"ucap Huo Yan.


"maksudnya?"tanya Amel.


"kamu mau kapan menemui pangeran kelima"ucap Huo Yan.


"ya udah kalau gitu malam ini aja kita menemui pangeran kelima"ucap Amel.


Huo Yan pun menyetujui permintaan Amel dan mereka pun pergi menuju istana dingin yang ditempati oleh pangeran kelima.


Sampainya di istana dingin yang malam itu tak ada penjaga yang menjaga istana dingin.


"eh Hua Yan kamu disini aja buat jaga jaga"ucap Amel dan diangguki oleh Huo Yan.


Amelpun langsung masuk ke istana itu. Saat didalam Amel melihat seorang anak yang menggigil karena udara di tempat itu.


"pangeran"ucap Amel membangunkan tidur pangeran kelima yang tidak ada nyenyak nyenyaknya.


"kamu siapa"ucap pangeran kelima dengan lemah.


"kamu tak perlu tahu"ucap Amel.


Pangeran kelima langsung mengambil botol itu dan langsung meminumnya.


"pangeran apa kamu tidak takut jika aku meracunimu?"tanya Amel.


"buat apa juga kamu meracuni ku"ucap pangeran kelima.


"iya juga ya"ucap amel.


dan tiba tiba"uhuk uhuk"pangeran kelima batuk dengan mengeluarkan darah yang berwarna hitam pekat dan setelah batuk tanda yang ada di badan pangeran kelima memudar dan menghilang.


Amel yang melihat itu berdecak kagum


"ternyata air itu dapat menyembuhkan penyakit aneh itu"ucapnya.


"ba ba bagaimana bisa"ucap pangeran kelima yang merasakan jika tubuhnya sudah tidak lemah lagi tetapi semakin berenergi.


"apa aku sembuh"ucap pangeran kelima dan dijawab anggukan oleh Amel.


"terima kasih"ucap pangeran kelima sambil memeluk amel.


"sudah aku harus pergi"ucap Amel melepaskan pelukan pangeran kelima.


"apa aku bisa ikut"ucap pangeran kelima dengan tatapan penuh harap.


"kenapa"ucap Amel.


"aku ingin selalu sama kakak. karena kakak peduli sama aku"ucap pangeran kelima.


"lebih baik pangeran...."


"jangan panggil pangeran panggil saja chen"ucap pangeran chen li.


"baiklah aku panggil chen chen.jadi gini lebih baik chen chen tetap berada di istana aja tapi jangan diistana dingin."ucap Amel.


"kalau aku pengen ketemu sama kakak gimana"ucap chen chen.


"tanya aja sama Huo Yan dia tahu dan juga perkenalkan nama kakak Amel"ucap Amel.


"dan jika kamu mau ketemu sama kakak jangan bilang sama orang lain"ucap Amel dan diangguki oleh chen.


Setelah beberapa saat Amel pun pamit karena ia sudah terlalu lama meninggalkan Huo Yan yang tengah berjaga.


bersambung


jangan lupa like comment n vote.


by